Bola.com, Jakarta - Roy Keane melakukan perubahan sikap mengejutkan terkait masa depan Michael Carrick di Manchester United.
Legenda Setan Merah itu kini mengakui bahwa ia berharap Carrick diberi kesempatan menangani MU secara permanen, meski tetap meyakini klub bisa menemukan pelatih yang lebih baik.
Carrick ditunjuk sebagai pelatih sementara MU hingga akhir musim, menggantikan Darren Fletcher yang sebelumnya mengambil alih tugas setelah pemecatan Ruben Amorim.
Kembalinya Carrick ke Old Trafford langsung menghadirkan dampak positif. Dalam dua laga pertamanya sebagai caretaker, Carrick sukses membawa Setan Merah meraih kemenangan atas dua rival berat, Manchester City dan Arsenal.
Awal impresif itu memicu spekulasi bahwa manajemen klub bisa mempertimbangkan mempertahankannya sebagai manajer tetap.
Keane sempat meremehkan wacana tersebut. Usai kemenangan atas Arsenal, ia menyebut anggapan Carrick layak dipermanenkan sebagai sesuatu yang "konyol". Namun, pandangannya kini melunak.
Dukung, tapi Ragu
Berbicara dalam podcast "Stick to Football", Keane ditanya apakah Carrick pantas mendapat jabatan tetap jika mampu menjaga performa dan membawa United finis di empat besar serta lolos ke Liga Champions.
"Saya pikir mereka akan terus melaju dan finis di empat besar," ujar Keane.
"Saya berharap mereka memberinya jabatan itu, saya benar-benar berharap Carrick mendapatkannya pada musim panas nanti," lanjutnya.
Meski demikian, Keane tetap menegaskan keraguannya.
"Saya tidak berpikir itu keputusan yang tepat. Tapi, ya, semoga sukses untuknya. Saya tetap pada pendirian saya," imbuh Keane.
Cari yang Lebih Mumpuni
Keane menilai ada perbedaan besar antara menjadi pelatih sementara dan menjadi manajer MU dalam jangka panjang.
"Menjadi caretaker itu hal yang berbeda dengan menjadi manajer United yang dituntut memenangkan gelar liga dalam dua, tiga, empat, atau lima tahun ke depan," katanya.
Menurut Keane, United masih bisa mencari sosok yang lebih mumpuni.
"Saya yakin Anda bisa mendapatkan manajer yang lebih baik daripada Carrick, tentu saja. Tapi, saya akui, dia sedang melakukan pekerjaan yang bagus."
Ia juga menilai momen ini sangat menguntungkan Carrick. Bahkan jika tidak dipertahankan MU, hasil positif ini bisa membuka pintu karier lain.
"Jika dia tidak mendapat pekerjaan di United, hasil-hasil ini bisa membawanya ke klub lain. Dia kemungkinan besar akan mendapat pekerjaan sebagai manajer Premier League," ucapnya.
Perbandingan
Namun, Keane mengingatkan bahwa keberhasilan di MU tidak otomatis bisa direplikasi di tempat lain.
"Hanya karena Anda tampil bagus di United, bukan berarti Anda akan berhasil di klub lain. Banyak hal terjadi karena momen dan situasi. Tapi, pujian untuknya karena mampu memanfaatkannya," kata Keane.
Sebagai perbandingan, Keane menyinggung Ruud van Nistelrooy, yang musim lalu memenangi tiga dari empat laga saat menjadi pelatih sementara Setan Merah tanpa terkalahkan.
Namun, setelah ditunjuk sebagai manajer Leicester City, Van Nistelrooy gagal menyelamatkan klub dari degradasi dan akhirnya dipecat.
Saat ini, MU berada dalam persaingan ketat memperebutkan posisi empat besar. Kemenangan atas Arsenal akhir pekan lalu membawa Setan Merah naik ke peringkat keempat, unggul satu poin atas Chelsea.
Carrick berpeluang melanjutkan awal manisnya saat MU menjamu Fulham di Old Trafford pada Minggu mendatang.
Sumber: Talksport