Bola.com, Jakarta - Mantan kapten Manchester United (MU), Roy Keane, sempat melontarkan pernyataan kontroversial soal Michael Carrick. Dia mengatakan Carrick tidak layak menjadi manajer permanen MU apa pun hasil yang dicatatkannya hingga akhir musim ini.
Keane membuat pernyataan itu setelah Carrick mengantar MU mengalahkan Manchester City dan Arsenal dalam dua laga beruntun. Itu menjadi start yang mengesankan bagi Carrick sebagai manajer permanen MU.
Sepekan setelah melontarkan kata-kata kontroversial itu, Keane berubah sikap drastis.
Pria asal Irlandia itu masih meyakini ada kandidat yang lebih baik untuk pekerjaan manajer tetap. Namun, ia mengakui ingin melihat Carrick diberi kesempatan pada musim panas 2026.
“Saya berharap mereka memberikannya (pekerjaan permanen) kepada dia. Saya berharap mereka memberikannya kepadanya di musim panas," kata Keane di acara The Overlap’s Stick to Football, seperti dikutip The Sun, Jumat (30/1/2026).
Alasan Keane Berubah Pikiran
Gary Neville kemudian mengingatkan Keane soal komentar sebelumnya, yang membuat Keane menegaskan bahwa Carrick bukan pilihan terbaik untuk pekerjaan tersebut.
“Saya tidak berpikir itu keputusan yang tepat, tapi semoga berhasil," kata Keane.
"Saya tetap pada pendirian saya. Saya sudah mengatakan pendapat saya, saya pikir dia punya peluang mendapatkan pekerjaan itu, dan jika dia mendapatkannya di musim panas maka Anda bilang ‘dengar, semoga berhasil untuknya’," imbuh pria berusia 54 tahun tersebut.
Berhasil Kembalikan Kepercayaan Pemain
Menurut Roy Keane, manajer caretaker itu berbeda dengan menjadi manajer MU yang harus mencoba memenangkan gelar liga dalam dua, tiga, empat, lima tahun ke depan.
"Saya pikir klub bisa mendapatkan manajer yang lebih baik daripada Carrick, tentu saja. Tapi saya pikir dia melakukan pekerjaan bagus, timing-nya sempurna untuk dia, dan bahkan jika dia tidak mendapatkan pekerjaan di United, hasil-hasil ini seperti Ruud (Van Nistelrooy), dia bisa mendapatkan pekerjaan lain, mungkin sebagai manajer Premier League lainnya," tutur Keane.
"Tapi hanya karena Anda tampil bagus di United, bukan berarti dia akan tampil bagus di klub lain. Dia berhasil mengembalikan kepercayaan para pemain, semuanya seperti momen pintu geser. Bagus untuk dia, dan dia memanfaatkannya," sambung dia.
Sumber: The Sun