Bola.com, Jakarta - Penyerang Barcelona, Raphinha, mengaku kecewa karena tidak berhasil meraih Ballon d'Or 2025, meski tampil gemilang sepanjang musim.
Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Ousmane Dembele, yang menerima penghargaan bergengsi itu pada September 2025, mengalahkan rekan satu klub Raphinha, Lamine Yamal.
Raphinha menempati posisi kelima, sebuah hasil yang mengejutkannya.
"Saya kecewa karena saya berharap setidaknya berada di tiga besar," ujar pemain asal Brasil itu kepada Sofascore.
Raphinha menyadari bahwa memenangkan Ballon d'Or bukan perkara mudah, terutama karena prestasi di Liga Champions menjadi faktor penentu besar.
"Saya memang tahu menang itu sulit karena Liga Champions sangat menentukan untuk penghargaan ini. Tapi, saya tetap kecewa dengan posisi saya. Kalau saya yang menilai, saya akan menempatkan diri saya di peringkat pertama," jelasnya.
Beri Kritik, tapi Tetap Bangga
Bagi Raphinha, penghargaan individu seharusnya menilai performa sepanjang musim, bukan hanya satu kompetisi.
"Menurut saya, penghargaan individu tidak seharusnya hanya dilihat dari satu turnamen. Saya merasa pantas berada di peringkat pertama untuk apa yang saya berikan sepanjang musim, dari gelar yang saya menangkan, statistik yang saya capai, hingga performa di lapangan. Saya pantas menang," ucapnya.
Meski begitu, ia tetap bangga dengan musimnya.
"Saya puas dan bahagia dengan musim saya. Penghargaan individu tidak akan menghapus apa yang sudah saya lakukan musim lalu," kata Raphinha.
Selama musim lalu, Raphinha mencetak 34 gol dan memberikan 25 assist dari 56 penampilan saat Barcelona menjuarai La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa Spanyol. Di Liga Champions, ia menyumbang 13 gol dan 9 assist dalam 14 laga, membantu Barca menembus semifinal.
Pantas Menang, tapi...
Namun, Raphinha menyadari kegagalan meraih Liga Champions memengaruhi peluangnya.
"Akhirnya saya paham, Ballon d'Or melibatkan banyak faktor yang tidak bisa saya kendalikan, dan beberapa hal sulit diukur," ungkapnya.
Jika menilai dari keseluruhan musim, Raphinha yakin ia pantas menang.
"Kalau dilihat dari musim secara keseluruhan, saya pantas menang. Saya akan menempatkan Lamine di posisi kedua, Pedri ketiga, dan Dembele di peringkat keempat. Tapi, karena penghargaan ini menitikberatkan pada satu kompetisi, Dembele memang pantas menang, apalagi dia menjalani musim yang spektakuler," ujar Raphinha.
Dembele mencetak 35 gol dari 53 penampilan untuk PSG, yang meraih treble domestik sekaligus mengangkat trofi Liga Champions pertama mereka, menambahkan Ligue 1 dan Coupe de France ke lemari trofi klub.
Sumber: ESPN