Bola.com, Jakarta - Sejak 2015, Nestle MILO secara konsisten menghadirkan kompetisi sepak bola bagi anak usia Sekolah Dasar (SD), dan telah menjangkau lebih dari 50.000 anak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya mencari bibit pesepak bola berbakat di Indonesia.
Melalui gerakan MILO ACTIV Indonesia, Nestle MILO kembali menyelenggarakan MILO National Championship 2026 bekerja sama dengan Yayasan Garuda Anak Nusantara (GAN).
Tahun ini, MILO National Championship 2026 semakin memperluas daerah pelaksanaannya dengan melibatkan lebih dari 10.000 peserta dalam dua kategori usia, U-10 dan U-12 yang diikuti dari 22 kota di Indonesia.
Mulai dari Medan, Bangka Belitung, Palembang, Bengkulu, Jambi, Lampung, Bandung, Bekasi, Banten, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, Madiun, Banyuwangi, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Pare-Pare, Kolaka, serta Manado.
Pertandingan final MILO National Championship 2026 digelar pada 31 Januari-1 Februari 2026 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.
"Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, MILO National Championship menegaskan komitmen jangka panjang Nestle MILO dalam mendukung perkembangan cabang olahraga sepak bola di Indonesia," ucap Alaa Shaaban, Marketing Manager Nestle MILO Indonesia.
"Melalui kompetisi ini, Nestle MILO terus mendorong kecintaan terhadap olahraga sejak dini serta mendukung kebutuhan energi dan gizi anak agar dapat aktif bergerak dan turut membentuk bibit-bibit pesepak bola dengan karakter dan mental juara," lanjutnya.
Apresiasi Kemenpora
Sementara itu, Taufik Hidayat, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia mengatakan pembinaan olahraga nasional harus dilakukan sejak dini. Taufik pun mengapresiasi Nestle MILO yang telah melakukan kegiatan tersebut sejak lama.
"Kami mengapresiasi inisiatif Nestlé MILO yang selama lebih dari 50 tahun terus konsisten dalam menghadirkan berbagai acara olahraga bagi masyarakat Indonesia, salah satunya seperti MILO National Championship," ucap Taufik.
"Pembinaan olahraga harus dibangun mulai dari akar rumput, dari usia dini, dari kompetisi yang sehat, terstruktur, dan berkelanjutan. Kompetisi ini menjadi salah satu bentuk pembinaan olahraga dini yang merupakan pondasi utama dan regenerasi atlet nasional serta membantu memperkenalkan anak-anak pada atmosfer kompetisi yang sehat dan mendidik sejak dini," tambahnya.
Gelar Coaching Clinic
Sebagai bagian dari rangkaian babak final, Nestlé MILO juga menyelenggarakan sesi coaching clinic bagi para peserta MILO National Championship 2026, menggandeng Andritany Ardhiyasa, penjaga gawang Persija Jakarta sekaligus mantan pemain Timnas Indonesia.
Sesi coaching clinic ini menghadirkan berbagai pelatihan dasar sepak bola, mulai dari passing, ball control, dribbling, hingga aktivitas berbasis permainan dengan melakukan tendangan penalti ke gawang.
"Coaching clinic yang saya berikan hari ini, menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar teknik dasar sepak bola secara langsung, sekaligus menanamkan rasa percaya diri dan semangat bermain sebagai tim," kata Andritany.
Diikuti 20 Tim
Sebanyak 20 tim kategori U-10 dan 24 tim kategori U-12 dari tiap kota penyisihan MILO National Championship 2026 berlaga untuk menjadi yang terbaik. Rabbani FC Malang berhasil menjadi juara satu kategori U-10.
Adapun Palembon FC Bojonegoro, Jawa Timur menjadi yang terbaik pada kategori U-12. Palembon FC Bojonegoro telah menjadi finalis MILO National Championship selama tiga tahun berturut-turut.
Lebih dari lima dekade, Nestlé MILO telah mengajak 50 juta anak Indonesia di 300 kota/kabupaten untuk menerapkan gaya hidup sehat, aktif dan berkarakter tangguh dengan berpartisipasi di berbagai kegiatan olahraga.
Mulai dari MILO Sports Development di sekolah, MILO National Championship, MILO ACTIV Indonesia Race, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), dan Liga Mahasiswa (LIMA) Basketball.