Bola.com, Jakarta - Manchester City kembali menegaskan statusnya sebagai raja belanja pada bursa transfer Januari. Untuk kali kedua secara beruntun, klub milik Sheikh Mansour itu menjadi pengeluar terbesar, menyapu talenta elite Premier League demi menjaga peluang juara tetap hidup.
Kedatangan Marc Guehi dan Antoine Semenyo ke Etihad Stadium memberi Pep Guardiola amunisi baru. Dua rekrutan tersebut diproyeksikan sebagai fondasi penting untuk mengejar Arsenal di Premier League sekaligus menjaga asa meraih gelar Liga Champions kedua.
Namun, hasil imbang yang terasa pahit melawan Tottenham Hotspur pada akhir pekan lalu menjadi pengingat bahwa skuad City belum sepenuhnya sempurna. Dominasi permainan tidak selalu berbanding lurus dengan hasil, dan celah di lini tengah masih terlihat jelas.
Situasi ini membuat hari terakhir bursa transfer kembali menggoda. Direktur olahraga Hugo Viana disebut bisa memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan satu manuver tambahan, meski rencana besar sebenarnya disiapkan untuk musim panas.
City Masih Haus Tenaga Tengah
Manchester City memang sudah sangat aktif pada Januari ini. Marc Guehi memperkuat lini belakang, sementara Antoine Semenyo menambah daya dobrak di sektor serang. Secara kedalaman skuad, kondisi City jelas lebih sehat dibanding beberapa pekan lalu.
Akan tetapi, kebutuhan di lini tengah belum sepenuhnya terjawab. Guardiola masih mencari profil gelandang yang mampu mengontrol duel, agresif tanpa bola, sekaligus fleksibel secara taktik. Di sinilah nama Elliot Anderson mulai mencuat.
Gelandang Nottingham Forest tersebut sejatinya masuk dalam radar City untuk bursa transfer musim panas. Namun, muncul spekulasi bahwa City bisa mencoba mempercepat proses, setidaknya dengan membangun komunikasi lebih intens sebelum musim ini berakhir.
Elliot Anderson, Paket Lengkap yang Menggoda
Elliot Anderson dinilai sebagai salah satu gelandang paling komplet di Premier League saat ini. Ia kuat secara fisik, rapi dalam penguasaan bola, dan memiliki etos kerja tinggi, atribut yang sangat disukai Guardiola.
Secara statistik, Anderson disebut sebagai salah satu pemenang duel terbaik di liga. Ia juga mampu bermain di beberapa peran lini tengah, dari gelandang bertahan hingga box-to-box, membuatnya ideal sebagai suksesor jangka panjang Bernardo Silva.
Usianya yang baru 23 tahun menjadi nilai tambah besar. Tak hanya itu, minat Manchester United terhadap sang pemain juga membuat potensi transfer ini memiliki dimensi rivalitas tersendiri bagi City.
Godaan Tawaran Fantastis di Deadline Day
Nottingham Forest bersikukuh tidak ingin melepas Anderson. Namun, situasi serupa pernah terjadi saat Crystal Palace mencoba mempertahankan Marc Guehi sebelum akhirnya melepas sang kapten klub.
Jika City datang dengan tawaran lebih dari 100 juta poundsterling pada hari terakhir bursa transfer, posisi Forest akan berada di bawah tekanan besar. Sulit menolak angka sebesar itu, terutama ketika sang pemain sendiri memiliki ambisi melangkah ke level tertinggi.
Manchester City sudah melakukan hal yang sebelumnya terasa mustahil dengan merekrut Guehi dan Semenyo dalam satu jendela. Tidak ada jaminan mereka akan berhenti di situ. Dengan kebutuhan akan hasil instan setelah kembali kehilangan poin, Elliot Anderson bisa menjadi kepingan terakhir untuk mendekatkan City ke Arsenal dan menjaga mimpi Liga Champions tetap menyala.
Sumber: Express