Copa del Rey: Barcelona Hadapi Albacete tanpa Raphinha, Hansi Flick Tak Mau Terjebak seperti Madrid

Hansi Flick menatap laga perempat final Copa del Rey dengan kewaspadaan tinggi.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 03 Februari 2026, 18:25 WIB
Selebrasi penyerang Barcelona, Raphinha usai membobol gawang Villarreal, Minggu (21/12/2025) (AP Photo/Alberto Saiz)

Bola.com, Jakarta - Hansi Flick menatap laga perempat final Copa del Rey dengan kewaspadaan tinggi. Pelatih FC Barcelona itu menegaskan timnya tidak boleh lengah meski hanya menghadapi Albacete, lawan yang di atas kertas berada jauh di bawah level Blaugrana.

Barcelona akan bertandang ke Estadio Carlos Belmonte, Selasa (waktu setempat), dalam laga sistem gugur satu pertandingan. Format ini, menurut Flick, justru membuat Copa del Rey menjadi kompetisi yang berbahaya jika tidak disikapi dengan fokus penuh sejak menit pertama.

Advertisement

Pelatih asal Jerman tersebut menyadari sejarah panjang Copa del Rey sarat dengan kejutan. Banyak tim besar tersandung karena meremehkan lawan, sesuatu yang tidak ingin ia ulangi bersama Barcelona.

Di tengah performa positif timnya dalam beberapa pekan terakhir, Flick tetap menekankan pentingnya menjaga konsentrasi, kedalaman skuad, serta kesiapan mental seluruh pemain, terutama di fase krusial musim ini.

 


Fokus Penuh, Tak Peduli Lawan

Penyerang Barcelona, Raphinha, memberi isyarat kepada para penggemar selama pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Club Atletico de Madrid di Stadion Camp Nou, Barcelona, ​​pada 2 Desember 2025. (Josep LAGO / AFP)

Hansi Flick menegaskan Barcelona tidak akan mengubah pendekatan hanya karena status lawan. Menurutnya, setiap pertandingan harus diperlakukan dengan standar yang sama, baik di liga maupun di kompetisi piala.

“Apa yang saya sukai dari kompetisi piala adalah hal seperti ini. Sangat sering terjadi hasil yang mengejutkan,” ujar Flick.

Ia menambahkan bahwa tim pelatih selalu melakukan analisis mendalam terhadap lawan, apa pun nama dan reputasinya. “Kami selalu menganalisis lawan. Kami harus beradaptasi dengan gaya mereka, stadion mereka, dan masuk ke lapangan dengan sikap serta mentalitas yang tepat. Kami harus 100 persen fokus,” tegasnya.

 


Puas dengan Performa, Tapi Masih Menuntut

Pemain Barcelona, Raphinha, sukses mencetak gol ke gawang FC Copenhagen dalam lanjutan Liga Champions 2025/2026 di Camp Nou, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (Lluis GENE / AFP)

Barcelona datang ke laga ini dengan modal kemenangan meyakinkan atas Elche. Flick mengaku puas, tetapi menolak terlena oleh hasil positif tersebut.

“Pada Sabtu kami bermain sangat baik melawan Elche dan saya sangat senang, tetapi kami masih harus memperbaiki detail-detail kecil,” katanya.

Bagi Flick, progres tim lebih penting daripada kesempurnaan. “Ini bukan soal menjadi sempurna, melainkan soal menjadi lebih baik. Dan kami sudah banyak berkembang sejak pertandingan melawan Chelsea,” lanjutnya.

 


Rotasi Dimungkinkan, Flick Enggan Terbuka

Duel Alvaro Mantilla dengan Marcus Rashford dalam laga babak 16 besar Copa del Rey antara Racing Santander vs Barcelona di El Sardinero, 16 Januari 2026. (AP Photo/Miguel Oses)

Dengan jadwal padat yang menanti, Flick mengisyaratkan kemungkinan rotasi pemain. Namun, ia menolak memberikan bocoran mengenai susunan sebelas awal yang akan diturunkan.

“Kami harus mengatur menit bermain,” ucap Flick. “Tetapi saya tidak akan mengatakan siapa yang akan bermain dan siapa yang tidak.”

Ia juga menyinggung pentingnya belajar dari kegagalan tim lain di kompetisi serupa. Barcelona, menurut Flick, harus menghindari jebakan yang membuat tim besar tersingkir lebih cepat.

 


Mental Kuat dan Skuad yang Solid

Flick menilai kondisi ruang ganti Barcelona berada dalam situasi yang sangat positif. Ia menekankan peran seluruh pemain, bukan hanya mereka yang menjadi starter.

“Kami berada di kondisi mental yang fantastis. Tidak mudah masuk ke tim ini. Ada sebelas pemain yang memulai pertandingan, tetapi ada lima pemain lain yang menyelesaikannya dan mereka juga sangat penting,” jelas Flick.

Semua pemain, kata dia, harus selalu siap memberikan kontribusi saat dibutuhkan. Ia juga memuji keharmonisan skuad serta kerja manajemen klub.

“Kami memiliki pemain-pemain yang luar biasa. Atmosfer di antara mereka sangat luar biasa. Mereka adalah rekan setim dan juga teman. Saya senang dengan semua orang. Deco melakukan pekerjaan yang fantastis dan akan terus melakukannya, memikirkan bagaimana menjaga pemain untuk masa depan,” puji Flick.

 


Raphinha Absen, Flick Tak Menyembunyikan Kekhawatiran

Barcelona dipastikan tidak diperkuat Raphinha pada laga ini. Winger asal Brasil tersebut mengalami cedera otot adduktor di paha kanan dan akan diistirahatkan sebagai langkah pencegahan.

Raphinha diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan sekitar satu pekan. Absennya pemain berusia 27 tahun itu menjadi pukulan tersendiri bagi Flick, mengingat perannya yang vital musim ini.

“Saya tidak senang dengan cederanya. Kami harus melihat apa yang perlu diubah. Kami berada di momen penting dan kami membutuhkannya. Tidak bagus bagi kami jika dia tidak tersedia,” tutur Flick.

Musim ini, Raphinha telah mencatatkan 22 penampilan bersama Barcelona dengan kontribusi 13 gol, ditambah etos kerja dan energinya dalam sistem pressing yang diterapkan Flick.

Sumber: FC Barcelona


Persaingan di Liga Spanyol

Berita Terkait