Bola.com, Monza - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan keyakinan jika timnya tetap bisa berkembang dan tampil kompetitif, meski tanpa mendatangkan pemain anyar pada Januari 2026. Kemenangan atas Torino pada perempat final Coppa Italia menjadi bukti.
I Nerazzurri meladeni Il Toro di U-Power Stadium, Monza, Kamis (05/02/2026) dini hari WIB. Duel terpaksa tak digelar di Giuseppe Meazza karena akan digunakan untuk upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026.
Meski tidak bermain di kandang sendiri, Inter Milan tampil percaya diri. Menurunkan pemain lapis kedua termasuk dua jebolan akademi, Matteo Cocchi dan Issiaka Kamate, Il Biscione berhasil menyudahi duel dengan kemenangan 2-1.
Sepasang gol Inter Milan dicetak Ange-Yoan Bonny pada menit ke-35 dan Andy Diouf menit ke-47. Adapun gol tunggal Torino disarangkan Sandro Kulenovic pada menit ke-57.
Berkat hasil positif tersebut, Inter Milan melenggang ke semifinal Coppa Italia. Pada babak empat besar, Inter akan menantang pemenang antara Napoli atau Como 1907 dalam pertandingan dua leg.
Akademi jadi Sumber Kekuatan
Christian Chivu menyebut rotasi dalam duel kontra Torino bukan sekadar eksperimen, melainkan kebutuhan di tengah padatnya jadwal yang dijalani Inter Milan. Kehadiran pemain akademi juga menjadi sumber kekuatan Inter, kendati tak merekrut pemain anyar pada Januari 2026.
"Kami tahu siapa yang kami hadapi dan pemain-pemain yang kami miliki. Ini adalah pertandingan yang membutuhkan energi dan kaki-kaki segar, jadi saya memilih pemain yang memiliki itu," jelas Chivu.
"Jangan lupa, Januari kami sangat sibuk dan Februari akan lebih padat lagi. Saya memuji Cocchi dan Kamate, tetapi juga semua orang yang bekerja di akademi Inter dan membina mereka selama bertahun-tahun."
"Hari ini Cocchi dan Kamate, tapi saya juga bisa menyebut Bovo, Topalovic, Alexiou, hingga Berenbruch," lanjutnya.
Puas dengan Energi dan Mental Tim
Cristian Chivu mengaku puas dengan performa timnya, terutama dari sisi energi dan keberanian dalam bereksperimen.
"Saya bukan jurnalis dan juga tidak bermain fantasy football, jadi saya tidak akan memberi nilai pemain," kata Chivu.
"Saya puas dengan penampilan, dengan energi yang kami butuhkan di laga seperti ini, dan dengan apa yang berhasil kami ciptakan. Saat skor menjadi 2-1, wajar jika lawan mendapatkan dorongan semangat, tetapi mereka tidak benar-benar membuat kami dalam masalah besar," sambungnya.