Sassuolo Nyaman di Papan Tengah Serie A, Fabio Grosso Bangga dengan Performa Jay Idzes Cs

Sassuolo yang diperkuat bintang Timnas Indonesia, Jay Idzes, terbilang bisa bersaing di Serie A 2025/2026.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 05 Februari 2026, 13:00 WIB
Jay Idzes (kiri), bek Sassuolo di Liga Italia Serie A 2025/2026. (Dok. X @SassuoloUS)

Bola.com, Jakarta - Sassuolo yang diperkuat bintang Timnas Indonesia, Jay Idzes, terbilang bisa bersaing di Serie A 2025/2026. Berstatus tim promosi, mereka mampu memberikan perlawanan bagi tim-tim mapan Italia.

Sampai dengan pekan ke-23 Serie A 2025/2026, Sassuolo untuk sementara berada di peringkat ke-11 klasemen. I Neroverdi nyaman duduk di papan tengah klasemen dengan nilai 29, hasil dari 8 menang, 5 imbang, dan menelan 10 kekalahan.

Advertisement

Sebuah pencapaian yang tidak buruk bagi tim dengan status promosi. Sassuolo lebih baik dari Verona, Pisa, bahkan Fiorentina yang tertatih-tatih di zona degradasi.

Sassuolo juga berpeluang terus naik ke tangga klasemen yang lebih tinggi, dengan kompetisi masih menyisakan 15 pertandingan. Situasi ini membuat pelatih Sassuolo, Fabio Grosso full senyum.

 


Mencari Keseimbangan

Pemain Sassuolo, Jay Idzes, berusaha menghadang pergerakan pemain Inter Milan, Marcus Thuram, pada matchday keempat Serie A 2025/2026 di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (22/9/2025). (AP Photo/Antonio Calanni)

Dalam pertandingan terkini yang dijalani, Sassuolo berhasil membungkam tuan rumah Pisa dengan skor 3-1 pada akhir pekan lalu. Mereka pun mengukir kemenangan beruntun setelah sebelumnya menang 1-0 atas Cremonese.

Tren positif itu menjadi bekal penting bagi Sassuolo saat menjamu Inter Milan di MAPEI Stadium, Senin (9/2/2026) dini hari WIB. Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, merasa bangga atas semua pekerjaan dan pencapaian pasukannya sepanjang 23 laga Serie A.

"Sebuah kejutan yang menyenangkan bagi saya. Sesuatu yang membuat saya bangga. Biasanya tidak mudah bagi tim seperti kami untuk mencapai itu, karena mereka belum sepenuhnya terstruktur," ucap Grosso dalam pemberitaan Sassuolo News.

"Ini adalah pengalaman pertama mereka di Serie A bagi beberapa pemain, serta bagi saya, jadi wajar jika ada pasang surut. Kami, di sisi lain, telah membangun keseimbangan tim yang melampaui hasil atau momen pertandingan individu; ini adalah aspek fundamental untuk kejuaraan kami," lanjut pelatih berusia 48 tahun tersebut.

 


Memuaskan

Sayangnya, penampilan apik Jay Idzes tak dibarengi dengan performa timnya. Skuad asuhan Fabio Grosso harus merasakan tiga kali kekalahan dan dua kali hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir. Hal itu membuat mereka kini menghuni posisi ke-11 klasemen sementara Liga Italia. (AFP/Alberto Pizzoli)

Saat ditanya mengenai kesulitan memimpin skuadnya saat ini, Fabio Grosso mengklaim pendekatan dengan cara tertentu menjadi kuncinya. Eranya ketika masih aktif bermain dianggapnya jelas sangat berbeda dengan zaman sekarang.

Meski demikian, Grosso sangat menikmati tugasnya menangani Jay Idzes dan kawan-kawan, dan cenderung memuaskan melihat pencapaian saat ini.

"Terkadang kami menemukan pemain yang sempurna dalam sistem, dan terkadang juga harus sedikit beradaptasi, tetapi saya harus mengakui di lini tengah kami sangat terorganisir, kami dapat berlari dan bermain vertikal, seperti yang saya sukai," terangnya.

"Mereka berbagi momen bersama dengan cara yang berbeda dibandingkan saat saya bermain. Mereka melakukannya melalui konsol atau obrolan telepon. Sebagai staf, kami harus sangat berhati-hati dan mengenali kunci yang tepat untuk masuk ke dalam pikiran mereka," tegas pahlawan Italia menjuarai Piala Dunia 2006.

"Anda harus mempertimbangkan bahwa para pemain sekarang sangat profesional, mereka tahu secara detail apa yang dibutuhkan untuk pencegahan dan untuk manajemen pra dan pasca latihan. Itu adalah karakteristik penting, tentu saja, tetapi terkadang hal itu menumpulkan insting yang dibutuhkan pada kesempatan tertentu," tegas eks pemain Palermo dan Juventus itu.

 


Kedatangan Pemuncak Klasemen

Pemain Sassuolo, Jay Idzes, berusaha menghadang tendangan pemain Inter Milan, Carlos Augusto, pada matchday keempat Serie A 2025/2026 di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (22/9/2025). (AP Photo/Antonio Calanni)

Setelah membungkus kemenangan penting di markas Pisa, Sassuolo akan kedatangan tim terkuat Serie A saat ini. Pemuncak klasemen, Inter Milan akan menjadi lawan.

Jay Idzes dan rekan setim wajib ekstra waspada untuk meladeni tim favorit peraih scudetto musim ini. Inter Milan sangat superior di Serie A, dengan mengumpulkan 55 poin.

I Nerazzurri juga tak terkalahkan di 11 laga beruntun Serie A, dengan torehan 10 kemenangan dan sekali imbang. Inter juga dihuni pemain-pemain beken, terutama Lautaro Martinez dan Marcus Thuram yang akan dihadapi langsung Jay Idzes.

Pada pertemuan pertama musim ini, Sassuolo kalah 1-2 dari Inter Milan pada 22 September 2025. Saat itu Jay Idzes bermain 90 menit dengan melakukan 13 kali defensive contribution, 2 tekel, 9 sapuan, dan 6 kali recoveries.

Sumber: Sassuolo News


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait