Bola.com, Jakarta - Marc Marquez memilih bersikap realistis usai menuntaskan rangkaian tes pramusim MotoGP di Sepang.
Kendati mengaku puas dengan pekerjaan awal bersama Ducati, juara dunia bertahan itu menegaskan dirinya masih harus meningkatkan performa karena saat ini ada dua atau tiga pembalap yang lebih cepat.
Tes di Sepang menjadi momen penting bagi Marquez. Pembalap berusia 32 tahun itu untuk pertama kalinya kembali mengendarai motor MotoGP setelah musim 2025 miliknya berakhir lebih cepat akibat insiden tabrakan pada Grand Prix Indonesia, Oktober lalu.
Marquez mengawali tes dengan impresif setelah mencatatkan waktu tercepat pada hari pertama.
Namun, pada akhir hari ketiga, ia menutup rangkaian tes di posisi keempat secara keseluruhan, berada di belakang Fabio Di Giannantonio, Marco Bezzecchi, serta sang pencatat waktu tercepat, Alex Marquez.
Ducati GP26 di Jalur Tepat
Menilai hasil tes, Marquez menilai perkembangan Ducati GP26 berada di jalur yang tepat.
"Tidak buruk. Maksud saya, kami melangkah setahap demi setahap, mencoba beberapa hal, dan kami pulang dengan informasi yang cerdas," ujar Marquez kepada MotoGP After the Flag.
"Mari kita tunggu tes Thailand dan terus melanjutkan pekerjaan kami, tetapi sejauh ini semuanya terlihat berada di arah yang benar."
Meski demikian, Marquez menegaskan masih ada pekerjaan rumah yang harus ia benahi secara personal.
"Tentu saja, saya harus meningkatkan performa saya sendiri, tetapi itu akan dilakukan bertahap," katanya.
Ia juga menyinggung kondisi fisiknya selama tes. Menurut Marquez, perasaan terbaik justru ia rasakan pada hari pertama, terutama sesi sore.
"Perasaan fisik terbaik saya ada pada hari pertama, sore. Setelah itu, perlahan saya merasa semakin menurun. Hari ini adalah hari yang cukup berat,” ungkapnya.
Buriram Lebih Krusial
Marquez menjelaskan, hujan yang turun sehari sebelumnya membuat agenda hari terakhir menjadi sangat padat. Meski melelahkan, ia menilai timnya tetap mampu memaksimalkan waktu di lintasan.
"Karena kemarin hujan, hari ini jadi sangat sibuk. Kami bekerja dengan baik dan menyelesaikan banyak lap. Saya tahu besok tubuh saya akan terasa lelah, tetapi saya punya waktu untuk memulihkan diri," lanjut mantan rider Honda tersebut.
Pembalap asal Spanyol itu menyebut tes selanjutnya di Buriram, Thailand, akan jauh lebih krusial dibanding Sepang, mengingat balapan pembuka musim hanya berjarak beberapa hari setelahnya.
'Tes Thailand akan sangat penting, bahkan lebih penting dari tes ini karena hanya empat hari setelahnya kami langsung balapan," ujarnya.
Ia juga menilai karakter lintasan Sepang kerap menipu, terutama saat tes digelar di luar jadwal balapan reguler.
"Setiap kali kami datang ke sini pada Oktober, lintasannya terasa seperti sirkuit yang berbeda, dengan karet yang lebih sedikit."
Peningkatan Kecepatan
Meski merasa puas dengan hasil kerja tim selama tiga hari tes, Marquez kembali menekankan bahwa peningkatan kecepatan tetap menjadi prioritas utama.
"Hari ini saya senang, dan tiga hari ini sangat berguna bagi kami. Tetapi, kami harus berkembang karena ada dua atau tiga pembalap yang lebih cepat dari kami," tegasnya.
Dalam tes tersebut, Marquez juga sempat mengalami kecelakaan pertamanya musim ini. Ia terjatuh di Tikungan 1 pada hari ketiga, setelah motornya kehilangan grip.
Marquez menjelaskan insiden itu terjadi saat ia mencoba paket aerodinamika yang berbeda. Perubahan tersebut memengaruhi keseimbangan motor dan membuatnya lengah.
Sumber: Crash