Sinyal Pecco Bagnaia Tinggalkan Ducati Kian Jelas: Peluang Besar di Depan Mata

Francesco "Pecco" Bagnaia beri sinyal tinggalkan Ducati di akhir musim 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 06 Februari 2026, 13:45 WIB
Pembalap MotoGP Italia dari tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, minum di dalam garasi timnya selama hari kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 4 Februari 2026. (Mohd Rasfan/AFP)

Bola.com, Jakarta - Masa depan Francesco Bagnaia di MotoGP mulai diselimuti tanda tanya besar.

Juara dunia dua kali itu mengisyaratkan adanya "peluang-peluang besar" yang terbuka untuk musim 2027, seiring makin kuatnya indikasi bahwa kebersamaannya dengan Ducati mendekati titik akhir.

Advertisement

Bagnaia telah menjadi bagian dari pabrikan Italia tersebut sejak debutnya di kelas utama MotoGP pada 2019 bersama tim Pramac.

Ia kemudian naik ke tim pabrikan Ducati pada 2021 dan mencatatkan periode paling gemilang dalam kariernya dengan meraih gelar juara dunia pada 2022 dan 2023.

Pada musim 2024, Bagnaia hampir mencetak hattrick gelar, meski harus puas finis sebagai runner-up. Padahal, saat itu ia mampu memenangi 11 balapan grand prix.

Namun, musim 2025 menjadi periode yang sulit bagi pembalap asal Italia itu. Bagnaia hanya mampu meraih dua kemenangan dan mengakhiri musim di peringkat kelima klasemen, tertinggal jauh dari rekan setimnya, Marc Marquez, yang tampil dominan dengan motor GP25.


Fokus Utama Ducati

Launching motor Ducati Desmosedici GP26 jelang MotoGP 2026. Tim ini masih diperkuat Pecco Bagnaia dan Marc Marquez. (X/Ducati)

Memasuki musim dingin, Ducati secara terbuka mengakui fokus utama mereka adalah memperpanjang kontrak Marc Marquez. Dalam perencanaan jangka panjang menuju 2027, nama Bagnaia disebut belum menjadi prioritas utama.

Situasi tersebut makin memperkuat spekulasi hengkangnya pembalap yang kerap disapa "Pecco" itu, terlebih setelah muncul laporan bahwa Pedro Acosta telah menyepakati kesepakatan untuk bergabung dengan Ducati dan berduet dengan Marquez.

Bagnaia dikaitkan dengan sejumlah pabrikan lain, termasuk Yamaha dan Aprilia. Ia pun memberi sinyal bahwa keputusan penting terkait masa depannya akan segera diambil, bertepatan dengan rangkaian tes pramusim di Sepang.

"Kami kurang lebih berada di situasi yang sama," kata Bagnaia, merujuk pada pernyataan Alex Marquez yang juga mengaku memiliki beberapa opsi untuk 2027.

"Di atas meja saya ada peluang-peluang besar, dan saya akan segera memutuskan dalam waktu dekat," tambahnya.


Suntikan Percaya Diri

Pembalap Ducati, Pecco Bagnaia pada tes pramusim MotoGP Sepang 2026. (X/Ducati)

Di tengah ketidakpastian tersebut, Bagnaia mendapatkan suntikan kepercayaan diri dari hasil tes di Sepang. Pada hari terakhir, ia menyelesaikan simulasi sprint dengan catatan waktu yang menjanjikan, hanya terpaut tipis dari Alex Marquez yang menjadi pembalap tercepat dengan motor Gresini GP26.

Pembalap Ducati itu mengingatkan bahwa dirinya memenangi sprint Grand Prix Malaysia musim lalu, tetapi secara perasaan justru tampil lebih baik dalam simulasi yang dijalaninya kali ini.

"Musim lalu memang benar saya memenangi sprint, tetapi saya cukup kesulitan di sini," ujar Bagnaia kepada situs resmi MotoGP.

"Saya tersingkir dari Q2 pada hari pertama, lalu mencatat pole position dengan satu lap yang sangat cepat."

"Iya, sprint race-nya memang cepat, tetapi tidak secepat itu. Kali ini saya merasa lebih nyaman dengan motor, berkendara lebih halus, dan lebih mudah menjaga konsistensi waktu putaran," ungkapnya.


Pengujian Aerodinamika

Pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia (c) Ducati Corse

Bagnaia menambahkan bahwa kondisi lintasan makin baik seiring berjalannya waktu.

"Kondisinya luar biasa, dan semakin lama lintasan semakin sempurna. Karena itu, kami memutuskan melakukan simulasi pada momen yang lebih sulit, saat suhu lebih tinggi. Apa pun itu, saya sangat senang dengan pekerjaan yang kami lakukan," kata rider berusia 29 tahun itu.

Terkait pengujian aerodinamika, Bagnaia mengindikasikan dirinya cenderung menggunakan fairing depan spesifikasi 2024 dengan konfigurasi berbeda pada bagian samping motor.

"Ini kombinasi dari fairing baru. Pembaruan dari spesifikasi 2025, tetapi masih mirip," jelasnya.

"Belum sepenuhnya diputuskan, tetapi kalau kami harus balapan besok, saya akan memilih spesifikasi yang saya gunakan saat simulasi, fairing 2024 dengan sayap samping yang berbeda," lanjutnya.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait