Bola.com, Kediri - Pertarungan Persik Kediri kontra Dewa United ibarat etalase para pemain bintang. Aksi mereka bisa disaksikan pada laga pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Sabtu (7-2-2026).
Sejak promosi ke kasta tertinggi pada 2022, Dewa United menjadi kekuatan baru kompetisi di Tanah Air. Klub yang membeli lisensi Liga 2 milik Martapura FC itu memberi warna baru sebagai tim dengan materi mumpuni.
Dewa United menjadi satu di antara klub berstatus tajir. Kekuatan finansial mereka mampu mengontrak pelatih berkaliber internasional dan deretan pemain dengan market value tinggi.
Di tahun sama, 2022, di paruh musim, kepemilikan saham mayoritas Persik juga berpindah ke tangan Arthur Irawan. Namun, cara mengelola Arthur Irawan sebagai mantan pemain yang jadi pelaku utama di lapangan, tak segemerlap Dewa United.
Langkah eks kapten tim Persik yang akrab dipanggil "King" itu lebih terencana dan terukur. Arthur Irawan lebih mengutamakan durasi jangka panjang, bagaimana Persik bisa terus berada di kompetisi teratas.
Arthur Irawan baru benar-benar merogoh kocek dalam jika pemain yang disukainya punya kontribusi besar di dalam tim.
Nah, sekarang mari kita kupas gemerlap bintang Persik dan Dewa United pada bentrokan nanti.
Bintang Baru Versus Bintang Lama
Pada bursa transfer kedua musim ini Persik sangat agresif belanja pemain. Perombakan di tim Macan Putih cukup frontal dan berani.
Gebrakan dimulai kedatangan pelatih asal Spanyol, Marcos Reina, menggantikan Ong Kim Swee yang harus pulang ke Malaysia untuk membangun sepak bola di negaranya.
Lima pemain asing menepi digantikan wajah baru yang sangat kental beraroma Matador. Chechu Meneses dipinjam dari Malut United. Adrian Luna, eks Timnas Uruguay U-20, diterbangkan ke Kediri. Begitu pula Jon Toral, pemain jebolan Akademi La Masia milik Barcelona dan Arsenal, juga dihadirkan.
Lantaran Marcos Reina melihat taring Macan Putih kurang tajam, dia mengundang kompatriotnya, Ernesto Gomez, untuk mendampingi Jose Enrique yang juga berpaspor Spanyol.
Barisan penyerang Persik makin menakutkan dengan kehadiran Rodrigo Dias. Striker asal Brasil ini sudah lama malang melintang di Liga negara-negara Asia Tenggara.
Menantang Kemapanan
Dengan spirit yang masih segar dan membara, para pendatang baru ini akan menantang kemapanan para bintang lama milik Dewa United.
Siapa tak kenal Nick Kuipers, bek garang yang ikut memberi Persib gelar juara musim lalu. Juga Cassio Scheid yang berhasil mengantar Malut United di posisi tiga besar musim lalu.
Di sektor tengah dan depan jangan ditanya lagi. Dewa United berani "membajak" Taisei Marukawa, Alexis Messidoro, dan Hugo Jaja dari PSIS Semarang, Persis Solo, dan Madura United. Sementara Alex Martins berstatus peraih separu emas sebagai top scorer musim lalu.
Promosi Naturalisasi
Arthur Irawan tampaknya sangat respek dan puas dengan kinerja Ezra Walian. Eks winger Timnas Indonesia ini menemukan permainan terbaiknya usai "terbuang" dari Persib.
Ezra Walian menjadi satu-satunya pemain Persik yang mendapat perpanjangan kontrak hingga tahun 2027. Upaya ini bentuk keseriusan Arthur Irawan agar jebolan Jong Ajax ini tidak digaet klub lain.
Dewa United tak mau kalah. Stefano Lilipaly yang menempati di posisi sayap dipinjam dari Borneo FC. Kualitas pemain naturalisasi ini tak perlu diragukan lagi. Leadership, skill, dan spiritnya selalu menonjol di tim yang dibelanya.
Daftar pemain diaspora Dewa United makin bertambah dengan bergabungnya Rafael Struick. Lebih heboh lagi, The Banten Warriors baru meresmikan kerja sama dengan kapten Timnas Indonesia U-22, Ivar Jenner.