Pelatih Timnas Futsal Indonesia Dapat 2 Pelajaran Berharga Setelah Kalah dari Iran di Final Piala Asia 2026: Build Up dan Sistem Menyerang

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mendapatkan pelajaran berharga setelah timnya kalah dramatis dari Timnas Futsal Iran dalam babak final Piala Asia Futsal 2026.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 08 Februari 2026, 13:30 WIB
Pemain Timnas Futsal Indonesia, Ardiansyah Nur (kanan) merayakan gol bersama Israr Megantara dalam laga final Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran yang berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (07/02/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mendapatkan pelajaran berharga setelah timnya kalah dramatis dari Timnas Futsal Iran dalam babak final Piala Asia Futsal 2026.

Timnas Futsal Indonesia takluk 4-5 dari Iran lewat adu tendangan penalti sesudah bermain 5-5 dalam waktu normal plus babak tambahan di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/2/2026).

Advertisement

Iran adalah negara tersukses sepanjang sejarah Piala Asia Futsal dengan 14 gelar juara, termasuk pada tahun ini. Sementara, lolos ke partai puncak adalah pencapaian terbaik Timnas Futsal Indonesia.

Sebelumnya, raihan terjauh Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal ialah menembus perempat final pada 2022 di Kuwait.

"Pertama-tama, saya pikir kami sangat kuat secara mental. Kami adalah tim dengan mental terkuat di turnamen ini," ujar Souto.

"Mungkin karena kemampuan kami untuk menghadapi situasi-situasi sulit yang kami alami selama pertandingan itu sangat tidak mudah. Dan itu adalah hal pertama," jelasnya.


Penjelasan Hector Souto

Timnas Futsal Indonesia saat bertemu Iran pada final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta hari Sabtu (07/02/2026) malam WIB. (Bagaskara Lazuardi/Bola.com)

Souto menilai bahwa Brian Ick dkk. telah menunjukkan penampilan yang terbaik, namun level Iran memang berbeda karena memiliki banyak pemain berkualitas dunia.

"Kemudian, tentu saja kami sudah berusaha sebaik mungkin dalam bertahan, tetapi pada beberapa momen mereka bisa menciptakan keunggulan jumlah karena mereka memiliki kualitas yang luar biasa, dengan pemain-pemain level atas di kancah dunia," tutur Souto.

"Jadi, saya pikir ke depannya kami perlu meningkatkan build up permainan dan sistem menyerang, karena memang benar bahwa di liga kecepatannya satu level, lalu ketika datang ke turnamen seperti ini, di liga kecepatannya satu, di Asia Tenggara sedikit lebih cepat, dan di Asia jauh lebih cepat, seperti yang bisa kalian lihat hari ini," ungkapnya.


Kurangi Kesalahan

Souto tetap puas dengan apa yang ditunjukkan oleh Timnas Futsal Indonesia. Ke depannya, ia akan berusaha untuk memperbaiki kekurangan tim berjulukan Merah Putih tersebut.

"Namun demikian, Iran tampil bagus dan kami bisa bersaing. Jadi, menurut saya, kami perlu meningkatkan serangan, serta mengurangi beberapa kesalahan yang kami lakukan di babak pertama," ucap Souto.

"Yang menciptakan peluang bagi mereka untuk mencetak gol, atau bahkan mencetak gol, dan hal seperti itu tidak boleh terjadi di final melawan Iran karena jika tidak, kami pasti akan kebobolan," jelasnya.

Berita Terkait