Radja Nainggolan Bicara soal Totti dan Penurunan Kualitas Serie A: Saya Masih Bisa Main di Liga Itu

Radja Nainggolan bicara blak-blakan. Serie A menurutnya mengalami penurunan level dan Francesco Totti cocok kembali ke Roma.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 07 Februari 2026, 17:45 WIB
Gelandang Lokeren, Radja Nainggolan (kanan), dan pasangannya berpose untuk foto selama upacara Penghargaan Liga Pro Belgia di Antwerp pada 26 Mei 2025. (DIRK WAEM /Belga/AFP)

Bola.com, Jakarta - Radja Nainggolan berharap Francesco Totti kembali ke AS Roma dan menilai dirinya masih layak tampil di Serie A.

Menurut mantan gelandang Roma, Inter, dan Cagliari itu, level kompetisi tertinggi Italia saat ini sudah menurun dibandingkan beberapa tahun lalu.

Advertisement

Nainggolan menyampaikan pandangannya soal kemungkinan kembalinya Totti ke Stadio Olimpico dalam wawancara dengan Mana Mana Sport, Jumat waktu setempat, yang dikutip Calciomercato.com.

Pernyataan itu muncul setelah Claudio Ranieri mengungkapkan bahwa pemilik Roma sedang mempertimbangkan memberi peran baru kepada legenda klub berjuluk Il Capitano tersebut.

Bagi Nainggolan, kembalinya Totti ke Roma adalah sesuatu yang wajar dan menarik. Ia menilai sosok mantan kapten Roma itu memiliki pemahaman mendalam soal sepak bola dan ikatan emosional yang kuat dengan klub.

"Saya bicara sebagai teman, bukan orang netral. Kalau bicara Roma, pasti bicara Totti," kata Nainggolan.

"Saya pernah di Inter dan melihat Javier Zanetti menjabat sebagai wakil presiden. Kenapa Totti tidak bisa melakukan hal yang sama? Menurut saya itu akan sangat menarik. Dia orang sepak bola dan sangat mencintai Roma. Saya tidak melihat alasan kenapa itu tidak bisa berjalan," tuturnya.


Kualitas Serie A

6 Transformasi Radja Nainggolan dari Kecil Hingga Kini Putuskan Main di Liga 1 Indonesia (IG/radja_nainggolan_I4)

Selain soal Totti, Nainggolan juga menyinggung kondisi Serie A saat ini. Ia menilai kualitas kompetisi sudah menurun, sampai-sampai dirinya merasa masih mampu bersaing di liga level tertinggi Italia tersebut.

"Saya masih bisa bermain di Serie A sekarang. Levelnya sudah turun," ujarnya.

"Lihat saja Roma saat ini, pemain mana yang bisa bermain di era saya dulu? Mungkin hanya Svilar dan Dybala. Ini bukan untuk menyerang pemain Roma, tapi memang begitulah levelnya sekarang," ucap pemain yang pernah gabung Bhayangkara FC itu.

Nainggolan kemudian membandingkan kualitas skuad dan nilai pemain masa kini dengan era sebelumnya. Ia mencontohkan Juventus yang dulu diperkuat Dani Alves, sementara sekarang situasinya sangat berbeda.

"Holm pindah ke Juventus, sementara dulu mereka punya Dani Alves. Itulah kualitas hari ini. Kalau Kone dihargai 60 juta euro, seharusnya nilai saya dulu berapa? 150 juta euro? Saya pindah ke Inter hanya dengan 38 juta euro," lanjutnya.


Jejak Nainggolan

Radja Nainggolan merapat ke Bhayangkara FC. (Bola.com/Dok.AFP/MIGUEL MEDINA).

Kini berusia 37 tahun, Nainggolan kembali berkiprah setelah bergabung dengan Patro Eisden di divisi dua Liga Belgia pada bursa transfer musim dingin Januari.

Sepanjang kariernya, ia memang hanya meraih satu trofi Coppa Italia, tetapi reputasinya sebagai satu di antara gelandang terbaik Serie A dalam satu dekade terakhir sulit dibantah.

Catatan statistiknya pun berbicara. Nainggolan mencetak 48 gol dan 35 assist dalam 367 penampilan di Serie A bersama Cagliari, Roma, dan Inter, angka yang menegaskan pengaruh besarnya di lini tengah sepak bola Italia.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait