Bola.com, Jakarta - Michael Carrick akhirnya memberikan sinyal jelas bahwa ia terbuka untuk melanjutkan perannya sebagai Manajer Manchester United (MU).
Sejak ditunjuk sebagai pengganti sementara Ruben Amorim pada 13 Januari lalu, Michael Carrick terus menghindari pembicaraan soal masa depan jangka panjangnya di Old Trafford.
Sosok yang dikenal kalem itu memang bukan tipe yang gemar mencari sorotan atau membuka isu sensitif ke publik. Namun, jawabannya saat ditanya soal rencana MU di musim panas 2026 dan sejauh mana keterlibatannya dinilai cukup bermakna.
"Tidak ada yang berubah, jujur saja. Saya sepenuhnya sadar dengan peran dan tanggung jawab saya di sini. Kami ingin sukses, dan saya ingin klub ini suksesm bahkan setelah musim ini, entah itu bersama saya atau orang lain," ujar Carrick.
Carrick Berusaha Membumi
Michael Carrick menegaskan fokus utamanya adalah memperkuat tim, bukan memikirkan posisi pribadi. Menurutnya, arah klub tidak seharusnya berubah hanya karena hasil jangka pendek.
"Saya tidak bisa mengontrol itu sekarang. Yang penting adalah membuat Manchester United lebih kuat. Hasil dalam waktu singkat tidak seharusnya mengubah arah. Kalau iya, berarti ada yang salah,” ujarnya.
MU tengah menikmati tren positif dengan tiga kemenangan beruntun sejak Carrick mengambil alih dari Darren Fletcher bulan lalu. Namun, pria berusia 44 tahun itu memilih tetap membumi.
“Saya menikmati pekerjaan ini. Saya merasa seperti di rumah. Tapi saya juga paham situasinya, jadi saya tidak mau terbawa perasaan,” kata Carrick.
Tidak Cari Pelatih yang Tangani Tim di Piala Dunia 2026
Di sisi lain, manajemen MU dikabarkan akan tetap berhati-hati dalam mencari pengganti Amorim.
Yang pasti, sumber yang memahami proses perekrutan pelatih di level klub dan internasional menyebutkan kepada BBC Sport bahwa MU tidak akan memilih pelatih yang menangani tim di Piala Dunia 2026. Hal tersebut dianggap risiko besar, baik dari sisi teknis maupun citra publik.
Sumber: BBC