Chivu Tetap Rendah Hati Usai Inter Hajar Sassuolo 5-0, Fokus Hadapi Juventus

Chivu Tetap Rendah Hati Usai Inter Hajar Sassuolo 5-0: Fokus Hadapi Juventus

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 09 Februari 2026, 06:15 WIB
Penyerang Inter Milan asal Brasil, Luis Henrique, merayakan gol kelima timnya bersama bek Inter Milan asal Italia bernomor punggung 32, Federico Dimarco, setelah mencetak gol pada pertandingan Serie A Italia antara Sassuolo dan Inter Milan di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Italia, pada 8 Februari 2026. (Piero CRUCIATTI / AFP)

Bola.com, Jakarta - Inter Milan tampil perkasa saat menaklukkan Sassuolo dengan skor telak 5-0 pada lanjutan Serie A 2025/2026 di Mapei Stadium, Minggu (8/2/2026).

Namun, kemenangan besar tersebut tidak membuat pelatih Inter, Cristian Chivu, terlena. Ia menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama menjelang laga krusial melawan Juventus.

Advertisement

Lima gol Inter dicetak oleh lima pemain berbeda. Yann Bisseck dan Marcus Thuram membuka keunggulan di babak pertama, sebelum Lautaro Martinez, Manuel Akanji, dan Luis Henrique menambah tiga gol lainnya selepas jeda. Hasil ini semakin menegaskan status Inter sebagai pemuncak klasemen Serie A.

Meski skor akhir menunjukkan dominasi total, Chivu mengakui timnya sempat mengalami kesulitan di awal laga akibat intensitas tinggi yang diperagakan Sassuolo.

“Kami memahami momen yang sedang kami hadapi. Kami sempat menderita karena intensitas mereka. Namun setelah gol dari situasi sepak pojok, soliditas tim menjadi kunci bagaimana kami mengendalikan pertandingan,” ujar Chivu kepada DAZN.


Tunjukkan Kematangan

Selebrasi Yann Bisseck dalam laga Sassuolo vs Inter Milan di Liga Italia, Senin (9/2/2026). (Spada/LaPresse via AP)

Menurut pelatih asal Rumania tersebut, Inter kini menunjukkan kematangan yang lebih baik dalam membaca dan menyesuaikan diri dengan situasi pertandingan.

“Tim ini terlihat lebih dewasa dalam menerima dan beradaptasi pada momen-momen tertentu di dalam laga,” tambahnya.

Dengan keunggulan delapan poin di puncak klasemen setelah 24 pertandingan, Chivu tetap menolak anggapan bahwa Inter sudah berada di jalur aman menuju Scudetto.

“Kami tidak boleh lupa dari mana kami berasal. Tidak ada kesempurnaan dalam sepak bola. Kami masih bisa dan harus terus berkembang,” tegasnya.Ia mengibaratkan perjalanan Serie A musim ini seperti sebuah maraton yang baru setengah jalan.

“Masih ada jalan panjang. Kami harus menjaga kedewasaan dan tetap kompetitif.”


Cadangkan Frattesi

Ekspresi pemain Inter Milan, Davide Frattesi ketika melakukan selebrasi setelah mencetak gol kemenangan ke gawang Hellas Verona pada laga lanjutan Liga Italia 2023/2024 di Giuseppe-Meazza Stadium, Milan, Italia, Sabtu (07/01/2023) dini hari WIB. (AP Photo/Antonio Calanni)

Chivu juga menyinggung soal rotasi pemain, termasuk keputusan kembali mencadangkan Davide Frattesi, meski Inter kehilangan Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu.

“Frattesi, Diouf, Dimarco, seluruh skuad bekerja keras. Kami membutuhkan semua pemain untuk menjaga level permainan agar tetap kompetitif,” jelasnya.Menariknya, ketika ditanya soal peluang Inter menjuarai Serie A musim ini, Chivu menjawab dengan sangat tegas.

“Nol persen bagi saya. Masih ada 14 pertandingan tersisa. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.”


Fokus Hadapi Juventus

Menatap laga besar Derby d’Italia melawan Juventus pekan depan, Chivu memilih bersikap tenang dan fokus pada persiapan tim.

“Ini pertandingan seperti yang lain. Ekspektasi memang selalu tinggi, tapi saya ingin tim tetap menjaga kedewasaan dan kesadaran,” ucapnya.Ia juga menambahkan bahwa pekan ini menjadi momen penting karena Inter akhirnya bisa menjalani empat sesi latihan penuh secara beruntun.

“Kami akan melihat bagaimana kami mempersiapkan diri dan menampilkan performa terbaik di laga tersebut.”

Berita Terkait