Bola.com, Jakarta - Inter Milan tampil perkasa saat menaklukkan Sassuolo dengan skor telak 5-0 pada lanjutan Serie A 2025/2026 di Mapei Stadium, Minggu (8/2/2026).
Namun, kemenangan besar tersebut tidak membuat pelatih Inter, Cristian Chivu, terlena. Ia menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama menjelang laga krusial melawan Juventus.
Lima gol Inter dicetak oleh lima pemain berbeda. Yann Bisseck dan Marcus Thuram membuka keunggulan di babak pertama, sebelum Lautaro Martinez, Manuel Akanji, dan Luis Henrique menambah tiga gol lainnya selepas jeda. Hasil ini semakin menegaskan status Inter sebagai pemuncak klasemen Serie A.
Meski skor akhir menunjukkan dominasi total, Chivu mengakui timnya sempat mengalami kesulitan di awal laga akibat intensitas tinggi yang diperagakan Sassuolo.
“Kami memahami momen yang sedang kami hadapi. Kami sempat menderita karena intensitas mereka. Namun setelah gol dari situasi sepak pojok, soliditas tim menjadi kunci bagaimana kami mengendalikan pertandingan,” ujar Chivu kepada DAZN.
Tunjukkan Kematangan
Menurut pelatih asal Rumania tersebut, Inter kini menunjukkan kematangan yang lebih baik dalam membaca dan menyesuaikan diri dengan situasi pertandingan.
“Tim ini terlihat lebih dewasa dalam menerima dan beradaptasi pada momen-momen tertentu di dalam laga,” tambahnya.
Dengan keunggulan delapan poin di puncak klasemen setelah 24 pertandingan, Chivu tetap menolak anggapan bahwa Inter sudah berada di jalur aman menuju Scudetto.
“Kami tidak boleh lupa dari mana kami berasal. Tidak ada kesempurnaan dalam sepak bola. Kami masih bisa dan harus terus berkembang,” tegasnya.Ia mengibaratkan perjalanan Serie A musim ini seperti sebuah maraton yang baru setengah jalan.
“Masih ada jalan panjang. Kami harus menjaga kedewasaan dan tetap kompetitif.”
Cadangkan Frattesi
Chivu juga menyinggung soal rotasi pemain, termasuk keputusan kembali mencadangkan Davide Frattesi, meski Inter kehilangan Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu.
“Frattesi, Diouf, Dimarco, seluruh skuad bekerja keras. Kami membutuhkan semua pemain untuk menjaga level permainan agar tetap kompetitif,” jelasnya.Menariknya, ketika ditanya soal peluang Inter menjuarai Serie A musim ini, Chivu menjawab dengan sangat tegas.
“Nol persen bagi saya. Masih ada 14 pertandingan tersisa. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.”
Fokus Hadapi Juventus
Menatap laga besar Derby d’Italia melawan Juventus pekan depan, Chivu memilih bersikap tenang dan fokus pada persiapan tim.
“Ini pertandingan seperti yang lain. Ekspektasi memang selalu tinggi, tapi saya ingin tim tetap menjaga kedewasaan dan kesadaran,” ucapnya.Ia juga menambahkan bahwa pekan ini menjadi momen penting karena Inter akhirnya bisa menjalani empat sesi latihan penuh secara beruntun.
“Kami akan melihat bagaimana kami mempersiapkan diri dan menampilkan performa terbaik di laga tersebut.”