Julian Alvarez Jadi Komoditas Politik Jelang Pemilihan Presiden Barcelona

Julian Alvarez disebut-sebut menjadi salah satu isu utama menjelang pemilihan presiden Barcelona yang akan digelar pada 15 Maret.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 10 Februari 2026, 15:30 WIB
Pemain depan Atletico Madrid asal Argentina #19 Julian Alvarez (kiri) merayakan gol pertamanya setelah mengeksekusi penalti dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid vs Club Atletico Madrid di Stadion Santiago Bernabeu pada Minggu, 9 Februari 2025 dini hari WIB. (Thomas COEX / AFP)

Bola.com, Barcelona - Barcelona dipastikan akan menjalani periode panas, bukan hanya di bursa transfer, tetapi juga di level internal klub.

Striker Atletico Madrid, Julián Alvarez, kini disebut-sebut menjadi salah satu isu utama menjelang pemilihan presiden Barcelona yang akan digelar pada 15 Maret.

Advertisement

Para anggota klub Catalan akan menentukan pemimpin baru, sementara para kandidat penantang petahana Joan Laporta mulai menyusun strategi untuk menarik simpati pemilih.

Menurut laporan Marca, nama Alvarez diprediksi akan sering muncul dalam kampanye pemilihan presiden tersebut, seiring upaya salah satu kandidat menjadikannya sebagai ikon proyek baru Barcelona.

Striker asal Argentina itu dinilai berpotensi meninggalkan Atletico Madrid pada musim panas nanti. Meski belum sepenuhnya tampil sesuai ekspektasi musim ini, Alvarez diyakini membutuhkan tantangan dan lingkungan baru untuk menghidupkan kembali performa terbaiknya.


Janji Kampanye

Penyerang Prancis Atletico Madrid, Antoine Griezmann (kiri), dan rekan setimnya, Julian Alvarez, bereaksi pada akhir pertandingan sepak bola Grup B Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 antara Atletico de Madrid dari Spanyol dan Botafogo dari Brasil di stadion Rose Bowl di Los Angeles pada 23 Juni, 2025. Patrick T. Fallon / AFP

Situasi ini dimanfaatkan oleh kubu kandidat presiden Barcelona, yang dikabarkan telah melakukan kontak awal dengan perwakilan sang pemain.

Masuk ke arena pemilihan dengan janji mendatangkan pemain sekelas Álvarez akan menjadi langkah besar dan simbol ambisi kuat. Terlebih, Barcelona diperkirakan akan kehilangan Robert Lewandowski dalam waktu dekat, sehingga kebutuhan akan penyerang anyar menjadi sangat mendesak. Kehadiran Álvarez pun dipandang ideal sebagai tandem bagi Ferran Torres di lini depan.

Isu ini semakin menguatkan kesan bahwa pemilihan presiden Barcelona kali ini tak hanya soal visi manajerial, tetapi juga soal janji-janji transfer besar. Nama Álvarez kini menjadi magnet perhatian, baik bagi para socios maupun pengamat sepak bola Spanyol.

Dengan waktu pemilihan yang kian dekat, spekulasi dipastikan akan terus berkembang. Julián Álvarez bukan hanya sekadar target transfer, melainkan juga simbol arah masa depan Barcelona yang diperebutkan dalam kontestasi politik klub. 


Tawaran dari Inggris

Kemenangan itu turut mengantarkan Atletico menempati peringkat 9 dengan mengoleksi 9 poin. (AFP/Javier Soriano)

Alvarez, yang kini berusia 26 tahun, menjadi salah satu topik hangat di ibu kota Spanyol seiring meningkatnya minat dari klub-klub elite Eropa.

Dua raksasa Premier League, Chelsea dan Arsenal, disebut-sebut sangat serius untuk memboyong sang striker dan siap menggelontorkan dana besar demi mengamankan jasanya.

Menurut laporan media Spanyol, Sport, telah terjadi perkembangan signifikan terkait kemungkinan kembalinya Alvarez ke Inggris. Chelsea dan Arsenal diklaim siap menggelontorkan uang besar untuk meyakinkan Atletico Madrid agar melepas pemain yang tampil konsisten tersebut.

Keduanya menilai Alvarez sebagai sosok ideal untuk memperkuat lini depan, mengingat kemampuannya bermain fleksibel sebagai penyerang tengah maupun second striker.

Berita Terkait