Pelatih Persija Setelah Jarak dari Persib Makin Jauh Menjadi 6 Poin: Kompetisi Masih Panjang

Persija Jakarta membuang kesempatan untuk menempel Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda di papan atas BRI Super League 2025/2026. Penyebabnya karena tim berjulukan Macan Kemayoran itu dihancurkan Arema FC.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 10 Februari 2026, 18:45 WIB
Wasit Ko Hyung-jin memberikan kartu merah kepada pemain Persija Jakarta, Bruno Tubarao setelah melanggar pemain Persib Bandung dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (11/01/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta membuang kesempatan untuk menempel Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda di papan atas BRI Super League 2025/2026. Penyebabnya karena tim berjulukan Macan Kemayoran itu dihancurkan Arema FC.

Persija dipermalukan Arema FC 0-2 dalam pekan ke-20 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Minggu (8/2/2026).

Advertisement

Masih pada pekan ke-20, dua kesebelasan yang berada di atas Persija meraih kemenangan. Persib menaklukkan Malut United 2-0 dan Borneo FC comeback 2-1 atas Bhayangkara FC.

Hasil ini membuat Persija makin jauh tertinggal dari Persib, yang memuncaki klasemen dengan 47 poin dari 20 pertandingan, berselisih enam angka dengan Macan Kemayoran yang menempati posisi ketiga.

Persija juga tertinggal lima angka dari Borneo FC yang menduduki peringkat kedua dengan nilai 46.


Fokus terhadap Tim

Bek Persija Jakarta, Rizky Ridho (nomor 5), gagal membawa timnya meraih kemenangan saat bersua Persib Bandung pada laga pekan ke-17 BRI Super League musim ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (11/1/2026) sore WIB. Dalam duel itu, Persija takluk 0-1 dari Persib. (Bola.com/Abdul Aziz)

Pelatih Persija, Mauricio Souza, lebih memilih berkonsentrasi terhadap apa yang bisa dilakukan Rizky Ridho dkk. Apalagi Macan Kemayoran tidak full team dalam beberapa pertandingan terakhir.

Ketika keok dari Arema FC, misalnya, beberapa pemain baru belum bisa bermain untuk Persija seperti Mauro Zijlstra, Jean Mota, dan Cyrus Margono.

"Terkait keunggulan Persib, kami hanya fokus pada apa yang bisa kami kendalikan. Pertandingan ini sangat penting karena dua tim yang berada di atas kami sama-sama meraih kemenangan. Kompetisi masih panjang," ujar Souza.

"Fokus saya saat ini adalah membimbing para pemain yang baru bergabung. Kami kehilangan delapan pemain dan pada laga ini masih ada tiga pemain yang absen. Mauro Zijlstra, misalnya, baru menjalani satu sesi latihan bersama kami," jelasnya.


Kekurangan Persija

Sejumlah pemain Persija Jakarta melakukan latihan resmi menjelang laga BRI Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (02/01/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Soal kekalahan dari Arema FC, Souza menilai kekurangan Persija adalah kreasi di sepertiga akhir lini pertahanan lawan meski terus-terusan melancarkan gempuran.

"Kami sebenarnya beberapa kali berhasil menembus pertahanan Arema. Yang kurang hanyalah kualitas dan ketenangan pada umpan terakhir," ucap Souza.

"Saya mengubah sistem pressing untuk memaksa Arema membangun serangan dari bawah, tetapi mereka memilih untuk melepaskan bola panjang."

"Perjuangan tidak pernah kurang. Sepanjang pertandingan kami terus mencari gol dan kami akan terus bermain seperti ini, berusaha memberikan peran utama yang memang layak didapatkan Persija," imbuhnya.


Persaingan Musim Ini

Berita Terkait