Baru 114 Hari Menjabat, Sean Dyche Jadi Pelatih Ketiga yang Dipecat Nottingham Forest Musim Ini

Nottingham Forest kembali memecat pelatihnya musim ini. Kali ini, Sean Dyche.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 12 Februari 2026, 09:30 WIB
Pelatih kepala Nottingham Forest asal Inggris, Sean Dyche, memberi isyarat selama pertandingan Premier League Inggris antara Bournemouth dan Nottingham Forest di Stadion Vitality di Bournemouth, Inggris selatan, pada 26 Oktober 2025. (Glyn KIRK/AFP)

Bola.com, Jakarta - Nottingham Forest kembali membuat keputusan besar. Sean Dyche resmi diberhentikan dari jabatan pelatih kepala pada Rabu atau Kamis (12-2-2026) WIB, tak lama setelah timnya bermain imbang 0-0 melawan Wolves yang kini menghuni dasar klasemen Premier League.

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh klub melalui pernyataan resmi.

Advertisement

Hasil imbang tersebut membuat Forest tertahan di posisi ke-17 klasemen, hanya berjarak tiga poin dari zona degradasi.

"Nottingham Forest Football Club dapat mengonfirmasi bahwa Sean Dyche telah dibebastugaskan dari perannya sebagai pelatih kepala," demikian isi pernyataan klub.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Sean dan stafnya atas upaya mereka selama berada di klub dan kami mendoakan yang terbaik untuk mereka di masa depan."

"Kami tidak akan memberikan komentar lebih lanjut saat ini.


Akui Bersikap Adil

Manajer anyar Nottingham Forest, Sean Dyche. (Oli SCARFF / AFP)

Dyche menjadi pelatih ketiga Forest yang kehilangan pekerjaan musim ini. Sebelumnya, Nuno Espirito Santo yang mengawali musim sebagai manajer lebih dulu didepak, disusul penggantinya, Ange Postecoglou, yang juga hanya bertahan singkat.

Pemilik klub, Evangelos Marinakis, yang sebelumnya sempat terlibat perselisihan terbuka dengan Nuno sebelum kepergiannya, hadir di tribune saat laga kontra Wolves.

Seusai pertandingan, Dyche tampak menyadari posisinya berada di ujung tanduk menyusul rangkaian hasil buruk.

"Pemilik klub bersikap adil kepada saya, tanpa diragukan lagi," ujar Dyche.

"Jika seseorang memilih melakukan perubahan di sepak bola sekarang, itu adalah keputusan mereka. Kita semua sudah melihatnya."

"Orang bisa menuntut perubahan, dan kemudian tinggal apakah mereka benar-benar melakukannya atau tidak. Saya hanya bekerja sangat keras. Saya peduli pada klub ini. Saya sudah menjelaskannya. Saya bekerja sangat keras," akunya.

"Jika pemilik ingin membuat perubahan, itu terserah dia, dan memang begitulah sepak bola sekarang, itulah realitasnya," kata Dyche.


Forest Tiga Kali Pecat Pelatih

Manajer Nottingham Forest asal Portugal, Nuno Espirito Santo (tengah), berbicara dengan gelandang Leicester City asal Inggris #22, Oliver Skipp (kiri), dan pemilik Nottingham Forest asal Yunani, Evangelos Marinakis (kanan), di akhir pertandingan Liga Primer Inggris antara Nottingham Forest dan Leicester City di The City Ground di Nottingham, Inggris bagian tengah, pada 11 Mei 2025. Nottingham Forest dan Leicester City menyamakan kedudukan 2-2. (JUSTIN TALLIS/AFP)

Musim lalu, Forest finis di posisi ketujuh Premier League di bawah arahan Nuno. Mereka gagal mengamankan tiket Liga Champions setelah performa menurun di akhir musim, tetapi tetap memastikan tampil di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak musim 1995/96.

Nuno bahkan sempat menandatangani kontrak baru berdurasi tiga tahun di City Ground pada Juni 2025. Namun, ia dipecat pada September setelah hubungan dengan Marinakis memburuk.

Sebagai pengganti, mantan manajer Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, langsung ditunjuk. Akan tetapi, ia hanya bertahan 40 hari.

Marinakis kembali mengambil keputusan cepat dengan memecatnya beberapa menit setelah kekalahan 0-3 dari Chelsea.


Jejak Dyche di Forest

Pelatih kepala Nottingham Forest asal Inggris, Sean Dyche, memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan Liga Inggris antara Nottingham Forest dan Manchester City di The City Ground di Nottingham, Inggris tengah, pada 27 Desember 2025. (Ben STANSALL/AFP)

Dyche, yang tinggal di Nottingham dan pernah menjadi pemain magang di klub tersebut, ditunjuk sebagai pelatih tim utama pada 21 Oktober. Ia didampingi dua mantan pemain Forest, Ian Woan dan Steve Stone, di bangku cadangan.

Awalnya, pergantian itu sempat membawa harapan. Forest mengalahkan Porto dalam laga pertama Dyche sebagai pelatih, lalu meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas juara bertahan Premier League, Liverpool, sebulan kemudian.

Namun, tren positif tersebut tak bertahan lama. Hasil imbang melawan Wolves membuat Forest hanya meraih dua kemenangan dari 10 pertandingan terakhir di liga. Dalam periode yang sama, mereka juga tersingkir dari Piala FA setelah dikalahkan klub Championship, Wrexham.

Dengan performa yang kembali menurun dan jarak ke zona degradasi yang makin tipis, Forest kini kembali harus mencari sosok baru untuk memimpin perjuangan mereka bertahan di kasta tertinggi.

 

Sumber: ESPN

Berita Terkait