Sumardji Serahkan ke Erick Thohir dan Exco terkait Pengganti Manajer di Timnas Indonesia: Yang Saya Alami, Pekerjaannya Sangat Berat

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyerahkan kepada Ketua PSSI, Erick Thohir, dan jajaran Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk menentukan penggantinya sebagai manajer Timnas Indonesia.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 12 Februari 2026, 16:45 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (tengah) berfoto bersama dengan Manajer Timnas Indonesia Sumardji, Waketum PSSI Zainudin Amali, Sekjen PSSI Yunus Nusi, dan Exco Arya Sinulingga pada konferensi pers terkait rencana baru perkembangan Timnas Indonesia yang berlangsung di Menara Danareksa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (06/01/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Tangerang - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyerahkan kepada Ketua PSSI, Erick Thohir, dan jajaran Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk menentukan penggantinya sebagai manajer Timnas Indonesia.

Pada akhir tahun lalu, Sumardji memutuskan untuk meletakkan jabatannya sebagai manajer Timnas Indonesia dan timnas U-23 pasca-kegagalan di SEA Games 2025 Thailand.

Advertisement

Usai tidak lagi menjadi manajer Timnas Indonesia, Sumardji memilih untuk berkonsentrasi sebagai BTN dan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

"Saya masih belum tahu. Itu semua tergantung nanti Pak Ketua PSSI dan mungkin teman-teman Exco seperti apa," ujar Sumardji.


Unek-Unek Sumardji

Di sisi lain, jelang laga krusial kontra Myanmar di Grup C SEA Games 2025, kondisi terkini skuad Timnas Indonesia U-22 dikabarkan menunjukkan tren positif. Manajer tim, Sumardji, memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi bugar dan tidak ada yang mengalami cedera. Tampak dalam foto, pemain Timnas Indonesia U-22 melakukan sesi latihan resmi jelang melawan Myamar pada matchday kedua Grup C SEA Games 2025. (Bola.com/ Bagaskara Lazuardi)

Sumardji menceritakan bahwa tidak mudah menjadi manajer Timnas Indonesia dan U-23. Pria kelahiran Nganjuk, Jawa Timur, pada 12 Februari 1972, itu harus memikul tanggung jawab besar atas performa pemain dan hasil.

"Sebab jujur saja, memang tugas pekerjaan manajer cukup berat. Sekali lagi cukup ebrat. Mungkin orang di luar menganggapnya itu ringan-ringan," ucap Sumardji.

"Jujur, sebenarnya selama ini yang saya alami itu sangat berat. Satu, harus bisa memberikan rasa aman, nyaman, dan sejahtera pemain."

"Yang kedua, tekanan publik juga larinya pasti tertuju kepada manajer. Sehingga ketika itu tidak berhasil, manajer harus berani ngambil sikap dan harus bertanggung jawab," imbuhnya.


Sejak 2019

Sumardji sudah berperan sebagai manajer Timnas Indonesia sejak masih ditangani oleh Simon McMenemy pada 2019. Kepergantian pelatih dan pengurus PSSI tidak berpengaruh terhadap posisinya.

Selain sebagai Ketua BTN dan anggota Exco PSSI, Sumardji juga punya berstatus COO Bhayangkara FC.

Berita Terkait