Bola.com, Kediri - Timnas Indonesia U-17 diprediksi sulit lolos ke Piala Dunia U-17 2026 di Qatar. Mierza Firjatullah dkk. harus melewati ujian berat lebih dulu pada Piala Asia U-17 2026 yang digelar di Arab Saudi, 5-22 Mei mendatang.
Apalagi dari hasil undian yang telah berlangsung di markas AFC, Kuala Lumpur, Kamis (12/2/2026) lalu, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Jepang U-17, China U-17, dan Qatar U-17.
Dari empat grup yang dihuni masing-masing empat tim, hanya kelompok Timnas Indonesia U-17 yang diisi tiga negara yang tahun lalu tampil di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, kecuali China U-17.
Timnas Indonesia U-17 yang akan dipoles Kurniawan Dwi Yulianto telah merasakan kedahsyatan kekuatan China U-17. Pada dua kali uji coba di Stadion Indomilk Arena Tangerang, Tim Garuda Muda kalah dari China U-17 dengan skor 0-7 dan 2-3.
Jika tim kepelatihan Timnas Indonesia U-17 tak memiliki psikolog andal untuk memulihkan kepercayaan diri para pemain, maka mereka sulit menghilangkan trauma kekalahan dari China U-17.
Padahal Timnas Indonesia U-17 masih harus melawan raksasa Asia, Jepang U-17. Negara ini terkenal dengan kemajuan sepak bolanya di segala level usia.
"Harus kerja keras, pakai banget, ini pelatih dan pemain Timnas Indonesia U-17," kata Eduard Tjong singkat padat.
Berat untuk Mengulang Edisi Selanjutnya
Nada khawatir juga dilontarkan Efendi Azis. Mantan gelandang Arema era Galatama ini mengamati dari cara bermain dan hasil akhir buruk yang dialami Timnas Indonesia U-17 saat menghadapi China U-17.
"Kalau lihat uji coba kemarin, berat! Timnas Indonesia U-17 bisa mengulang prestasi seperti di Piala Asia U-17 sebelumnya," ujar Efendi Aziz.
"Timnas Indonesia U-17 saat ini masih banyak kekurangan. Jika diperbaiki harus lewat kerja keras dengan program yang tepat," lanjutnya.
Pada Piala Asia U-17 2025, Timnas Indonesia U-17 asuhan Nova Arianto menjadi juara Grup C dengan nilai sempurna. Putu Panji dkk. berhasil menundukkan Korsel U-17 dengan skor 1-0, Yaman 4-1, dan Afganistan 2-0.