Rio Fahmi Absen, Marcos Santos Siapkan Tiga Opsi Bek Kanan Arema FC

Arema FC kehilangan satu pemain penting pada pekan ke-21 BRI Super League, yakni Rio Fahmi.

BolaCom | Iwan SetiawanDiterbitkan 13 Februari 2026, 22:30 WIB
Gestur memohon maaf kepada para suporter usai pertandingan Persija Jakarta vs Arema FC BRI Super League pekan ke-20 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (8/2/2026) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Arema FC kehilangan satu pemain penting pada pekan ke-21 BRI Super League, yakni Rio Fahmi. Sang pemain harus absen karena akumulasi kartu.

Padahal, Rio menjadi kekuatan tim yang dijuluki Singo Edan tersebut sejak dipinjamkan Persija Jakarta pada awal bulan ini. Tampil dalam dua pertandingan, Rio Fahmi membuat satu assist dan ikut menjaga pertahanan Arema FC.

Advertisement

Berkat kontribusinya, Arema mengukir clean sheet dalam dua pertandingan, saat bersua Persijap Jepara dan Persija Jakarta. Absennya pemain berusia 24 tahun tersebut membuat pelatih Arema FC, Marcos Santos, harus mencari pengganti sepadan.

"Kami harus mencari penggantinya. Ada beberapa tiga opsi," kata pelatih asal Brasil tersebut.

 


Ahmad Alfarizi Isi Pos Bek Kanan

Kapten Arema FC, Ahmad Alfarizi. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Opsi pertama, menggeser Ahmad Alfarizi dari bek kiri menjadi bek kanan. Kapten Arema itu pernah jadi bek kanan pada awal kariernya. Adapun posisi bek kiri diisi pemain muda Iksan Lestaluhu yang performanya sedang meningkat.

"Saya mendapat informasi jika dulunya Alfarizi bermain sebagai bek kanan. Jadi dia bisa main di situ," jelasnya.

Opsi kedua, yakni Bayu Setiawan. Sebelum Rio bergabung, Bayu yang jadi opsi utama di posisi tersebut karena punya kecepatan dan bisa jadi bek sayap modern.

 


Nama Lainnya

Winger pelapis Arema, Bayu Setiawan tampil agresif saat melawan Persita di BRI Liga 1. (Iwan Setiawan/Bola.com)

Bayu Setiawan juga memiliki kemampuan bertahan dan maju membantu serangan. Hanya saja akurasi umpan silangnya kadang kurang terukur.

"Bayu juga bagus di posisi ini. Selain itu, masih ada pemain yang lebih senior, yakni Rifad Marasabessy," ucap Santos.

Opsi lainnya tentu Rifad karena tergolong sarat pengalaman dan punya ketenangan. Hanya saja dari segi tenaga, dia bukan karakter pemain cepat.

Oleh karena itu, Rifad cenderung main lebih bertahan. Jadi, Marcos tinggal menyesuaikan kebutuhan strategi yang akan digunakan pada laga ini.

"Kami akan lihat sampai Minggu nanti. Siapa yang lebih siap untuk bermain," jelas pelatih berusia 46 tahun tersebut.

 


Antisipasi Kecepatan Winger Semen Padang

Untuk memutuskan siapa bek kanan yang akan dipilih, Marcos Santos juga menganalisa permainan winger kiri Semen Padang, lawan yang akan dihadapi pada pekan ke-21 BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/02/2026) sore WIB.

Sayap kiri Semen Padang biasanya diisi Firman Juliansyah, Maicon, atau Irsyad Maulana. Hanya saja, Irsyad kabarnya tidak dibawa dalam away ini. Sehingga yang tersisa adalah Firman dan Maicon.

Kedua pemain tersebut punya karakter yang hampir sama. Punya skill dan kecepatan. Ini yang akan diantisipasi Arema. "Kami tahu Semen Padang punya pemain cepat. Tentu kami harus antisipasi itu," jawabnya.


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait