BRI Super League: PSIM Tahan Persik di Gresik, Jean-Paul van Gastel Sebut Hasil Maksimal

PSIM Yogyakarta harus puas membawa pulang satu poin dari lawatannya ke markas Persik Kediri pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 13 Februari 2026, 19:51 WIB
PSIM Yogyakarta harus puas bermain imbang 2-2 kontra Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur pada pekan ke-21 BRI Super League, Jumat (13/2/2026) sore WIB. (dok. PSIM Yogyakarta)

Bola.com, Gresik - PSIM Yogyakarta harus puas membawa pulang satu poin dari lawatannya ke markas Persik Kediri pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.

Bermain di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026) sore WIB, PSIM mendapat perlawanan sengit dari Persik. Namun akhirnya, kedua tim harus puas bermain sama kuat 2-2.

Advertisement

Persik dua kali memimpin lewat Jon Toral pada menit ke-31 serta penalti Ezra Walian menit ke-57. Namun, PSIM menunjukkan mentalitas pantang menyerah dengan dua gol balasan dari Ezequiel Vidal pada menit ke-37 dan 62'.

Hasil tersebut membuat Laskar Mataram tetap berada di peringkat ketujuh klasemen sementara BRI Super League dengan perolehan 32 poin. Sementara itu, Persik tertahan di posisi ke-11 dengan koleksi 26 poin.

 

 


Pertandingan Taktis dan Sulit

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, saat memimpin timnya menghadapi Persik Kediri pada laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026) sore WIB. Sayangnya, PSIM harus puas bermain imbang 2-2 kontra Persik. (dok. PSIM Yogyakarta)

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menilai laga berjalan sangat taktis. Menurut dia, Tim Macan Putih tampil lebih siap pada awal pertandingan dan membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan.

"Ini adalah pertandingan taktis dari kedua belah pihak. Persik Kediri memulai dengan baik dan kami sedikit kesulitan untuk mendapatkan posisi yang tepat," ujar Jean-Paul van Gastel selepas laga.

"Saya rasa dalam penguasaan bola karena hal ini kami tidak berada di posisi yang baik, jadi saat kami menguasai bola kami tidak sebagus biasanya. Kemudian ya dua kali mereka unggul dalam skor dan tim saya berjuang kembali."

"Jadi saya pikir itu adalah hal positif bagi kami bahwa Anda berjuang kembali setelah tertinggal dua kali. Jadi secara keseluruhan, saya pikir satu poin adalah hasil maksimal bagi kami," lanjutnya.


Sepakat dengan Pelatih

PSIM Yogyakarta resmi menggaet bek asal Belanda, Jop van der Avert, Selasa (03/02/2026) malam WIB. (dok. PSIM Yogyakarta)

Hal senada disampaikan bek anyar PSIM Yogyakarta, Jop van der Avert. Pemain asal Belanda tersebut juga mengakui Persik tampil disiplin secara taktik, terutama pada awal pertandingan.

"Ya, saya setuju dengan apa yang dikatakan pelatih. Saya rasa Persik Kediri melakukan hal-hal taktis yang tepat. Saya rasa di awal kami mengalami beberapa kesulitan, terutama saat menguasai bola untuk membuat pilihan yang tepat," ucapnya.

"Tapi ya hal positif untuk hari ini adalah saya rasa dua kali kami berjuang kembali, jadi setidaknya kami mendapatkan poin," kata Jop van der Avert.

Hasil ini memperpanjang paceklik kemenangan Laskar Mataram di putaran kedua. Tim kebanggaan warga Joga itu belum sekalipun memetik poin penuh dalam empat pertandingan terakhir, perinciannya dua kali kalah dan dua imbang.


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait