Ditahan Imbang PSIM, Persik Disarankan Jangan Main di Gresik Lagi: Stadion GJOS Tidak Bawa Hoki

Gegara diimbangi PSIM dengan skor 2-2, fans Persik meminta agar tim kesayangannya tidak memakai stadion tersebut jika harus jadi musafir lagi. Persik pun disarankan menggunakan stadion di Sidoarjo atau Lamongan.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 14 Februari 2026, 09:30 WIB
Duel Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (13/2/2026). (Bola.com/Gatot Sumitro)

Bola.com, Kediri - Persik Kediri kembali harus menelan hasil pahit ketika harus menjalani laga kandang terusir dan main di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (13/2/2026). Persik gagal meraih kemenangan atas PSIM Yogyakarta di stadion tersebut.

Gegara diimbangi PSIM dengan skor 2-2, fans Persik meminta agar tim kesayangannya tidak memakai stadion tersebut jika harus jadi musafir lagi. Persik pun disarankan menggunakan stadion di Sidoarjo atau Lamongan.

Advertisement

Pada laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 yang digelar, Jumat (13/2/2026), klub berjulukan Macan Putih itu tampil dominan dan mampu menciptakan sejumlah peluang emas.

Namun, faktor keberuntungan yang masih belum berpihak terhadap tim asuhan Marcos Reina tersebut.

Persik dua kali memimpin lewat gol Jon Toral pada menit ke-31 dan eksekusi penalti Ezra Walian menit ke-57. Namun, PSIM menyusul berkat brace yang dilakukan Ezequiel Vidal menit ke-37 dan 62'.

Persik juga sempat punya dua peluang bagus melalui Ernesto Gomez dan Rodrigo Dias, tapi tendangan mereka membentur mistar gawang PSIM Yogyakarta yang dijaga Cahya Supriadi. Di sepak bola ada mitos jika bola membentur gawang sinyal pertandingan akan berakhir imbang.

Ini juga belum termasuk sepakan Imanol Garcia dan Jon Toral yang melenceng tipis dari gawang pada akhir pertandingan.

 
 

Hasil Minor Ketiga di Gresik

PSIM Yogyakarta harus puas bermain imbang 2-2 kontra Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur pada pekan ke-21 BRI Super League, Jumat (13/2/2026) sore WIB. (dok. PSIM Yogyakarta)

 

Hasil imbang kontra PSIM Yogyakarta ini merupakan hasil minor ketiga diraih Ezra Walian dkk. selama merumput di stadion yang akrab disingkat GJOS itu.

Pada putaran pertama, pada dua laga Derbi Jatim, Persik dipermalukan Madura United 1-2 dan ditahan Persebaya 1-1.

"Kami kecewa dengan hasil ini. Kami sudah main bagus dan punya banyak peluang bisa cetak gol. Seharusnya kami layak menang hari ini," kata Marcos Reina, pelatih Persik.


Ada Faktor Hoki

Marcos Reina Torres bakal memulai kariernya di BRI Super League dengan melatih Persik Kediri. (Gatot Sumitro/Bola.com)

 

Arsitek asal Spanyol itu telah membuat perubahan signifikan dari hasil rekrutmen pemain baru yang membuat permainan Persik Kediri makin rancak. Namun, sepak bola memang tak lepas dari faktor hoki.

Saking percaya dengan kualitas dan komposisi pemain yang diturunkan, Marcos Reina tak banyak melakukan pergantian di permainan. Namun, pergantian di akhir laga pun dikritik publik.

"Saya memang tidak mengganti pemain, karena saya lihat pemain yang ada di lapangan punya peluang cetak gol ketiga tapi tak bisa dimaksimalkan," ujar Marcos Reina.

"Ketika ada pergantian, saya harus memastikan pemain yang masuk bisa cetak gol. Namun, itu juga tak terjadi," lanjutnya.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait