Bola.com, Jakarta - Sejak 2002, Brasil tak pernah lagi menjadi yang terkuat di Piala Dunia. Sebuah keironisan, mengingat Brasil tak pernah 'mandul' melahirkan bakat-bakat hebat.
Dalam empat edisi terakhir, pencapaian terbaik Brasil hanya sampai peringkat keempat. Itu tersaji pada 2024, dalam status mereka sebagai tuan rumah. Selebihnya, Selecao terhenti di babak perempatfinal.
Kangen juara, Brasil bertekad menyudahi penantian panjang di edisi 2026. Untuk merealisasikan target, CBF atawa Konfederasi Sepak Bola Brasil, merekrut eks pembesut Real Madrid berkebangsaan Italia, Carlo Ancelotti, sebagai juru taktik anyar menggantikan Dorival Junior.
Demi merealisasikan target bersama Ancelotti, CBF sampai harus menggelontorkan dana yang tak sedikit guna menggaji juru taktik berusia 66 tahun itu.
Bagi Ancelotti sendiri, ini adalah tantangan sekaligus impian. Soalnya, sepanjang kariernya Ancelotti belum pernah menukangi timnas sebagai pelatih kepala. Kariernya di timnas hanya sebatas asisten pelatih Timnas Italia, dari 1992 hingga 1995.
Jika bisa memenangkan Piala Dunia 2026, maka pencapaian Ancelotti sebagai nakhoda terasa lengkap karena di level klub ia sudah memenangkan semua gelar. Baik di kompetisi domestik, juga zona Eropa.
Jadi, berapa besar gaji Ancelotti sebagai pelatih Timnas Brasil? Dilansir Givemesport, berikut lima gaji pelatih timnas di dunia, termasuk Ancelotti:
Fabio Cannavaro (Uzbekistan)
Gaji: £3,5 juta atau sekitar Rp70 miliar per tahun
Sebagai mantan bek kelas dunia dan peraih Ballon d’Or, Fabio Cannavaro melanjutkan kariernya ke dunia kepelatihan setelah pensiun sebagai pemain. Mantan bintang Real Madrid ini sempat menangani berbagai klub di berbagai negara, mulai dari Italia hingga Arab Saudi.
Kini, posisi paling menggiurkan dalam kariernya adalah sebagai pelatih tim nasional Uzbekistan. Diangkat pada Oktober lalu, Cannavaro menerima gaji fantastis sekitar Rp70 miliar per tahun. Federasi sepak bola Uzbekistan berharap pengalaman dan disiplin bertahannya semasa bermain dapat menular ke tim nasional.
Sejauh ini, Cannavaro mencatat tiga kemenangan dan satu kekalahan dari empat laga awalnya.
Julian Nagelsmann (Jerman)
Gaji: £4,2 juta atau sekitar Rp84 miliar per tahun
Julian Nagelsmann mendapat tugas besar untuk mengembalikan kejayaan Germany national football team. Pelatih berusia 38 tahun ini menerima bayaran sekitar Rp84 miliar per tahun.
Setelah meniti karier gemilang di level klub, Nagelsmann beralih ke sepak bola internasional pada September 2023. Hingga kini, ia telah memimpin Jerman dalam 29 pertandingan dengan hasil yang naik-turun.
Dengan talenta muda seperti Jamal Musiala dan Florian Wirtz, Nagelsmann diyakini memiliki masa depan cerah dan peluang besar mencatat sejarah baru bagi sepak bola Jerman.
Mauricio Pochettino (Amerika Serikat)
Gaji: £4,53 juta atau sekitar Rp90,6 miliar per tahun
Mauricio Pochettino, yang lama dikenal di Premier League bersama Chelsea dan Tottenham, kini beralih ke panggung internasional sebagai pelatih tim nasional Amerika Serikat (USMNT).
Ditunjuk pada September 2024, Pochettino mengantongi gaji sekitar Rp90,6 miliar per tahun. Awalnya, ia menghadapi tantangan berat—menang melawan Panama, tetapi kalah dari Meksiko. Meski demikian, ia perlahan mulai membangun fondasi tim menjelang turnamen besar musim panas.
Thomas Tuchel (Inggris)
Gaji: £5,06 juta atau sekitar Rp101,2 miliar per tahun
Setelah kepergian Gareth Southgate, Federasi Sepak Bola Inggris menunjuk Thomas Tuchel sebagai pelatih baru England national football team.
Awalnya menandatangani kontrak senilai sekitar Rp100 miliar per tahun hingga Piala Dunia 2026, Tuchel kemudian mendapat perpanjangan kontrak hingga 2028 setelah performa impresif di kualifikasi. Eks pelatih Chelsea dan Bayern Munich ini diharapkan mampu mengakhiri puasa gelar Inggris.
Carlo Ancelotti (Brasil)
Gaji: £8,28 juta atau sekitar Rp165,6 miliar per tahun
Carlo Ancelotti adalah pelatih dengan bayaran tertinggi di sepak bola internasional saat ini. Menangani tim nasional Brasil, ia menerima gaji luar biasa sebesar Rp165,6 miliar per tahun.
Legenda sepak bola asal Italia ini meninggalkan warisan besar di Real Madrid sebelum memilih tantangan baru bersama Selecao. Dengan pemain seperti Vinícius Jr dan Raphinha, Ancelotti diharapkan mampu membawa Brasil kembali ke puncak kejayaan dunia.
Sumber: Givemesport