Menuju Pintu Keluar Liverpool, Mohamed Salah Disebut Layak Tutup Kisah dengan Trofi

Mantan manajer Aston Villa, Tim Sherwood, meyakini bahwa musim ini akan menjadi bab terakhir Mohamed Salah di Liverpool.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 17 Februari 2026, 22:00 WIB
Penampilan Salah menjadi kunci dalam laga kali ini setelah berhasil mencetak satu gol dan satu assist. (AP Photo/PA/Peter Byrne)

Bola.com, Jakarta - Mantan manajer Aston Villa, Tim Sherwood, meyakini bahwa musim ini akan menjadi bab terakhir Mohamed Salah di Liverpool. Bahkan, menurutnya, The Reds harus mulai bersiap menghadapi kepergian sang megabintang pada musim panas mendatang.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa perwakilan Salah tengah melakukan pembicaraan dengan klub-klub Saudi Pro League, termasuk raksasa Arab Saudi Al-Ittihad, terkait potensi transfer besar di akhir musim.

Advertisement

Sherwood, berbicara kepada Sky Sports, memberikan pandangan yang cukup tegas mengenai situasi tersebut.

“Harus kita akui, dia adalah salah satu pemain asing terbaik yang pernah datang ke Premier League,” ujar Sherwood. “Tidak diragukan lagi performanya sedikit menurun musim ini. Ada juga isu antara dirinya dan manajer, apa pun masalahnya.”


Menunggu Waktu, Layak Pergi dengan Gelar

Pelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot, memeluk striker Mesir nomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Bournemouth di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 15 Agustus 2025. Liverpool menang dengan skor 4-2. (Paul ELLIS/AFP)

Meski begitu, Sherwood yakin kepergian Salah hampir pasti terjadi.

“Saya 100 persen yakin dia akan pergi di musim panas. Saya rasa ini adalah musim perpisahannya,” lanjutnya.

“Menurut saya, dia akan meninggalkan klub dan mendapatkan sambutan luar biasa di akhir musim, entah dengan trofi atau tidak.”

Salah telah menjadi ikon Liverpool sejak kedatangannya pada 2017. Ia mencetak ratusan gol, memecahkan berbagai rekor, dan membantu klub meraih gelar Premier League serta Liga Champions. Kontribusinya membuatnya dianggap sebagai salah satu legenda modern klub.

Sherwood menegaskan bahwa jika benar Salah akan pergi, ia pantas meninggalkan Anfield dengan kepala tegak.

“Dia pantas mendapatkan trofi. Dia benar-benar pantas. Apa pun yang terjadi, dia adalah pelayan yang luar biasa bagi klub,” tambah Sherwood.


Menuju Arab Saudi?

Striker Liverpool, Mohamed Salah, mengapresiasi pendukung The Reds di Anfield setelah timnya meraih kemenangan telak 3-0 atas Brighton di putaran keempat Piala FA 2025/2026, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. (Darren Staples / AFP)

Musim ini memang tidak sepenuhnya mulus bagi Salah. Selain isu performa yang dinilai sedikit menurun dibanding standar tingginya, beredar pula kabar adanya ketegangan dengan manajer tim. Situasi tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa waktunya di Merseyside mungkin sudah mendekati akhir.

Ketertarikan klub-klub Saudi terhadap Salah bukan hal baru. Dalam beberapa musim terakhir, Liga Pro Saudi gencar mendatangkan bintang-bintang Eropa dengan tawaran kontrak fantastis. Salah, sebagai salah satu ikon sepak bola dunia dan figur besar di Timur Tengah, dianggap sebagai target ideal untuk memperkuat citra dan kualitas liga tersebut.

Jika transfer ke Al-Ittihad atau klub Saudi lainnya benar-benar terwujud, maka Liverpool akan kehilangan salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah modern mereka. Namun di sisi lain, transfer tersebut juga berpotensi menghadirkan dana besar yang bisa digunakan untuk membangun ulang skuad.

Sumber: Sky

Berita Terkait