Kasus Francesco Totti Gugur di Pengadilan Roma, Tuduhan Penelantaran Anak Tak Terbukti

Kabar terbaru datang dari Roma yang melibatkan legenda sepak bola Italia, Francesco Totti.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 19 Februari 2026, 14:30 WIB
Francesco Totti resmi mengakhiri karier sebagai pesepak bola dan memulai petualangan baru sebagai Direktur AS Roma. (AS Roma)

Bola.com, Jakarta - Kabar terbaru datang dari Roma yang melibatkan legenda sepak bola Italia, Francesco Totti. Pengadilan Roma pada Rabu waktu setempat resmi menolak perkara pidana terhadap mantan kapten AS Roma tersebut terkait dugaan penelantaran anak.

Kasus ini sempat menjadi sorotan publik Italia karena menyangkut kehidupan pribadi Totti di tengah proses perceraian yang panas dengan presenter televisi Ilary Blasi. Tuduhan muncul setelah Totti disebut meninggalkan tiga anaknya sendirian di rumah selama beberapa jam pada Mei 2023.

Advertisement

Ketiga anak tersebut masih di bawah umur saat kejadian, termasuk seorang putri yang kala itu berusia enam tahun. Laporan itu memicu penyelidikan atas dugaan “penelantaran anak di bawah umur”.

Namun, setelah melalui proses hukum, pengadilan akhirnya menyatakan tidak ada unsur bahaya nyata yang dialami anak-anak tersebut.

 


Pengadilan Nilai Tidak Ada Bahaya Nyata

Francesco Totti. Legenda AS Roma ini berusia 40 tahun, 8 bulan dan 1 hari saat melakoni laga terakhirnya melawan Genoa di Liga Italia, 28 Mei 2017. Selama total 25 musim telah bermain dalam 785 laga dengan mencetak 307 gol dan 184 assist. (AFP/Filippo Monteforte)

Francesco Totti yang dikenal sebagai ikon AS Roma dinyatakan tidak bersalah dalam perkara tersebut. Pengadilan Roma mengabulkan permintaan jaksa untuk menghentikan proses hukum.

Majelis hakim menilai bahwa anak-anak Totti tidak pernah berada dalam situasi berbahaya, sehingga unsur pidana tidak terpenuhi. Dengan keputusan ini, kasus resmi dihentikan.

Perkara tersebut bermula dari laporan yang diajukan oleh istri Totti yang kini tengah berpisah darinya, Ilary Blasi.

 


Proses Cerai Masih Memanas

Penyerang Roma asal Italia, Francesco Totti, menyapa para penggemar sambil menggendong putrinya, Isabel, di samping anak-anak lainnya, Chanel, Cristian, dan istrinya, Ilary, dalam sebuah upacara untuk merayakan pertandingan terakhirnya bersama AS Roma setelah pertandingan Serie A Italia melawan Genoa pada 28 Mei 2017 di Stadion Olimpiade Roma. (Vincenzo PINTO/AFP)

Totti dan Blasi saat ini sedang menyelesaikan proses perceraian yang disebut berlangsung alot dan penuh ketegangan. Konflik hukum terkait anak-anak mereka menjadi bagian dari dinamika tersebut.

Kuasa hukum Totti menyatakan kepuasan atas putusan pengadilan. Mereka menilai keputusan tersebut menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan kliennya.

Di sisi lain, kubu Blasi menyatakan ketidaksetujuan terhadap putusan tersebut. Pengacaranya, Fabio Lattanzi, mengindikasikan kemungkinan langkah hukum lanjutan.

"Saya akan mendiskusikan langkah apa yang akan diambil dengan klien saya. Faktanya, seorang anak perempuan berusia enam tahun ditinggalkan sendirian, dan semuanya dilakukan untuk menyembunyikannya."

"Saya bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika Totti bukanlah tersangkanya."

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa polemik belum sepenuhnya berakhir, meskipun secara hukum perkara pidana telah ditutup.

 


Reputasi Legenda Roma Tetap Terjaga

Francesco Totti bersama istri, Ilary dan anaknya mengucapkan salam perpisahan kepada pendukung AS Roma usai pertandingan terakhirnya melawan Genoa di Stadion Olimpico, Minggu (28/5). Francesco Totti resmi pensiun. (AP Photo/Alessandra Tarantino)

Bagi Totti, keputusan ini menjadi angin segar di tengah situasi pribadi yang rumit. Sebagai legenda hidup Roma dan ikon sepak bola Italia, namanya sempat terseret dalam pemberitaan yang sensitif.

Kini, dengan gugurnya perkara di pengadilan, fokus publik kemungkinan akan kembali pada proses perceraian yang masih berjalan.

Sementara itu, kasus ini sekali lagi memperlihatkan bagaimana kehidupan pribadi figur publik dapat menjadi sorotan tajam, terutama ketika melibatkan keluarga dan anak di bawah umur.

Berita Terkait