Patrick Kluivert Akui Masih Ingin Melatih Timnas Indonesia, tetapi...

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, belum bisa melupakan kenangan indah selama bekerja menangani skuad Garuda.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 19 Februari 2026, 10:00 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengisyaratkan bakal ada kejutan saat anak-anak asuhnya menjamu Chinese Taipei. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, belum bisa melupakan kenangan indah selama bekerja menangani skuad Garuda. Pria berusia 49 tahun itu baru-baru ini mengakui selalu mengingat masa-masa bekerja di Indonesia.

Patrick Kluivert punya kenangan membesut Timnas Indonesia selama kurun waktu 10 bulan, dari Januari 2025 hingga Oktober 2025. Ia direkrut PSSI menggantikan Shin Tae-yong, dengan harapan membawa skuad Garuda lebih moncer, termasuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Advertisement

Sayangnya, Kluivert gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, setelah terhenti langkahnya di putaran keempat Kualifikasi Zona Asia, karena kalah beruntun dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1).

Timnas Indonesia di era Patrick Kluivert meraih hasil 3 kali menang, 1 kali imbang, dan 4 kali kalah. Kemenangan Timnas Indonesia era Kluivert diraih saat menang 1-0 atas Bahrain dan China di putaran ketiga Kualifikasi, serta 6-0 atas Taiwan dalam laga uji coba awal September tahun lalu.

 


Bekerja di Timnas Indonesia Fantastis

Timnas Indonesia - Ilustrasi Patrick Kluivert, calon pelatih Timnas Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

Kegagalan membawa Timnas Indonesia melaju ke putaran final Piala Dunia 2026, membuat PSSI memilih jalan keluar menyudahi kerja sama dengan Kluivert. Menyusul tingginya gelombang tuntutan dari masyarakat agar Kluivert dipecat.

Dua bulan kemudian, Timnas Indonesia punya sosok pelatih baru sebagai penerus Kluivert, yaitu John Herdman. Ia ditunjuk menangani Skuad Garuda pada 3 Januari 2026.

Baru-baru ini, Patrick Kluivert mengenang masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia dengan senyum lebar. Striker legendaris Belanda itu secara jujur, sebenarnya ingin melanjutkan pekerjaan melatih Timnas Indonesia, tetapi mengakui hal itu tidak memungkinkan.

"Bekerja di Timnas Indonesia itu fantastis," jawab Kluivert kepada Voetbal Primeur saat pembukaan Cruyff Court miliknya di Amsterdam-Noord.

"Saya belum pernah bekerja dalam kegilaan seperti ini. Tiga ratus juta orang benar-benar tergila-gila pada sepak bola. Saya bekerja dengan fantastis, tetapi sayangnya, saya tidak mencapai apa yang kami inginkan. Saya ingin sekali melanjutkan, tetapi itu tidak memungkinkan," tegas Kluivert.

 


Isi Kesibukan

Patrick Kluivert bersama empat asistennya yang meliputi Alex Pastoor, Gerald Vanenburg, Denny Landzaat, dan Sjoerd Woudenberg hadir ketika Dewa United menjamu Persija di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (8/2/2025) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Kluivert sudah menganggur sekitar 4 bulan terakhir, dan banyak mengisi waktunya dengan kegiatan lain. Beberapa waktu lalu sempat muncul rumor Patrick Kluivert siap mengambil peran melatih Timnas Tunisia untuk menghadapi Piala Dunia 2026.

Pada Januari 2026, Kluivert ikut bermain laga eksibisi bersama sesama mantan pesepak bola dan pernah bersaing di Piala Dunia, berpartisipasi dalam pertandingan bertajuk FIFA Legends yang digelar di Stadion Monterrey, Meksiko, Minggu (18/1/2026) WIB. Pertandingan Legenda FIFA ini merupakan bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2026 yang tinggal lima bulan lagi digelar.

Patrick Kluivert tergabung dalam tim Internasional Legend, yang dihuni nama-nama seperti: Dida, Carles Puyol, Cafu, Christian Vieri, Alessandro Del Piero, Francesco Totti, Xavi, hingga kiper legendaris Kolombia, Rene Higuita.

Di kubu Legenda Meksiko diisi legenda mereka termasuk Andres Guardado dan striker fenomenal di masanya, Jared Borgetti. Skor sama kuat 5-5 di waktu normal, dan tim Legenda Meksiko keluar sebagai pemenangnya setelah unggul melalui adu penalti dengan skor 3-2.

 


Bikin Gol dan Assist

Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert saat laga FIFA Matchday melawan Chinese Taipei di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (05/09/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Kluivert memulai pertandingan eksibisi ini dari bangku cadangan dan baru tampil di babak kedua. Salah satu aksi gemilang Patrick Kluivert adalah mencetak gol dan memberi assist untuk gol yang dicetak Cafu.

Gol Kluivert pada laga ini dicetak pada menit ke-43, memanfaatkan umpan Wesley Sneijder. Sesaat kemudian ia giliran memberikan assist untuk gol Cafu yang membukukan brace di pertandingan ini.

Kluivert mengaku berkesan bisa kembali berkumpul satu lapangan dengan pemain-pemain seangkatannya.

"Senang bisa kembali ke lapangan lagi dengan mantan kolega dan teman-teman," tulis Kluivert dalam unggahannya di Instagram, Senin (19/1/2026).

Sumber: Voetbal Primeur

Berita Terkait