Bola.com, Jakarta - Masa depan Michael Carrick di Manchester United masih menjadi tanda tanya. Meski mencatat start apik di Old Trafford sebagai manajer interim, tetapi belum ada jaminan apa pun.
Namun, belakangan ada kabar Carrick masuk daftar kandidat untuk menangani Manchester United. Ia masih harus melewati sejumlah rintangan dan ada beberapa pertandingan yang dapat menentukan bagaimana nasibnya ke depan.
Petinggi Setan Merah kabarnya tidak mau terburu-buru mengambil keputusan soal posisi manajer permanen.
Sejauh ini, Carrick menjadi unggulan untuk mempertahankan jabatan, sementara beberapa pesaingnya telah tersingkir dari persaingan (Thomas Tuchel) atau mengalami penurunan reputasi pada momen krusial (Oliver Glasner, Roberto De Zerbi).
Namun, dengan masih tersisa sekitar selusin pertandingan musim ini serta pekerjaan yang harus diselesaikan untuk memastikan kembalinya MU ke Liga Champions, laga-laga inilah yang masih bisa menjadi penentu berhasil atau gagalnya Carrick.
Everton (Tandang), 23 February 2026
Perjalanan pertama MU ke Hill Dickinson Stadium akan menghadirkan tantangan serupa dengan laga melawan West Ham. Tim asuhan Nuno Espirito Santo bermain sangat dalam, menutup ruang, dan menyulitkan tim Carrick untuk menciptakan peluang.
Hal itu menyisakan beberapa pertanyaan yang belum terjawab mengenai kemampuan membongkar pertahanan rendah dan tim yang bermain rapat. Mampukah Carrick dan staf pelatihnya menemukan solusi dalam jeda 13 hari antarpertandingan?
Jika United menampilkan performa menyerang yang lebih baik, serta menunjukkan rencana taktik untuk membuka pertahanan rendah, maka itu akan dianggap sebagai keberhasilan besar bagi Carrick.
Newcastle United (Tandang), 4 Maret 2026
Intensitas dan agresivitas permainan Newcastle sulit diatasi oleh MU dalam beberapa musim terakhir, dan sejujurnya mereka cukup beruntung bisa memenangkan pertemuan sebelumnya di Old Trafford pada Boxing Day.
MU telah kalah dalam tiga lawatan terakhir ke St James’ Park dengan agregat skor 7-1. Newcastle juga unggul dalam jumlah tembakan 57 berbanding 23 pada pertandingan-pertandingan tersebut, yang menunjukkan dominasi satu arah.
Terakhir kali Manchester United menang di sana terjadi di depan stadion tanpa penonton pada Oktober 2020.
Jadi, seperti apa performa yang akan ditampilkan tim asuhan Carrick? Fakta bahwa ini merupakan satu-satunya laga tengah pekan yang tersisa, diapit oleh dua pertandingan akhir pekan, menjadikannya ujian tersendiri, terutama karena minimnya waktu latihan di lapangan untuk mempersiapkan diri menghadapi pertarungan yang intens.
Bournemouth (Tandang), 20 Maret 2026
Carrick memiliki beberapa peluang untuk mengungguli para pesaing potensial dalam perebutan jabatan musim panas ini. Ia akan menghadapi Crystal Palace asuhan Glasner pada 1 Maret di Old Trafford, lalu di bulan yang sama bertemu Bournemouth besutan Andoni Iraola di pesisir selatan.
Gaya sepak bola pelatih asal Basque tersebut dinilai lebih mudah diterapkan di level yang lebih tinggi, dan rekornya melawan United sangat baik. Bournemouth adalah tim yang bermain dengan tempo tinggi sepanjang pertandingan dan akan benar-benar menguji MU.
Tiga kunjungan terakhir Bournemouth ke Old Trafford berakhir dengan dua kemenangan 3-0 dan satu hasil imbang 4-4. Secara keseluruhan, mereka tak terkalahkan dalam lima pertemuan melawan United.
Bournemouth juga mulai menemukan kembali performa terbaiknya, sehingga laga ini bisa menjadi ujian penentu bagi Carrick melawan salah satu pelatih terbaik di Premier League yang tengah mengincar pekerjaan besar pada musim panas nanti.
Liverpool (Kandang), 2 Mei 2026
Dalam rentang tiga pertandingan pada akhir April, Manchester United akan menghadapi Chelsea di kandang lawan dan Liverpool di kandang sendiri, jelas menjadi periode krusial dalam perebutan tiket Liga Champions.
Masih ada kemungkinan ketiga tim tersebut mengejar Aston Villa. Namun, untuk saat ini persaingan menuju Liga Champions tampak seperti persamaan sederhana, dua dari tiga tim raksasa tradisional Premier League akan lolos ke kompetisi elite Eropa tersebut.
Hasil pertemuan langsung di antara mereka akan sangat menentukan. Lawatan ke Stamford Bridge tentu tidak mudah, sementara saat ini Liverpool berada di posisi yang tertinggal.
Setiap kemenangan atas mereka selalu berarti besar bagi pelatih United, dan jika Carrick mampu mengalahkan Arne Slot di Old Trafford dalam laga yang berpotensi menentukan perebutan tiket Eropa, itu akan menjadi momen yang sangat penting.
Brighton (Tandang), 24 Mei 2026
Ini adalah hari terakhir musim dan kita hanya bisa menebak di posisi mana MU akan berada saat itu. Bisa saja di peringkat ketiga, yang hampir pasti membuat Carrick mengamankan jabatan tersebut. Peringkat keempat pun kemungkinan sudah cukup.
Mungkin saja mereka masih membutuhkan hasil positif di Amex Stadium.
Perlu diingat kembali ketika Ole Gunnar Solskjaer datang sebagai manajer interim, mengawali dengan sangat gemilang, tetapi kemudian melihat hasil tim merosot tajam. Ia memang telah diberi pekerjaan itu secara permanen pada Maret, namun jika United menunggu hingga akhir musim, kemungkinan mereka akan membuat keputusan yang berbeda.
Tidak satu pun dari enam pertandingan terakhir musim tersebut berakhir dengan kemenangan, dan hanya dua dari 12 laga terakhir yang menghasilkan kemenangan. Itu mungkin menjadi pertanda akan apa yang terjadi kemudian. Michael Carrick telah memulai dengan sangat baik, tetapi ia juga harus mengakhiri musim dengan gemilang untuk memastikan perpanjangan kontrak.
Sumber: Manchester Evening News