Arsenal Menjalani Derbi London Utara usai Ditahan Wolves, Mikel Arteta: Bercermin!

Apalagi posisi Arsenal di puncak klasemen Premier League kini dalam ancaman Man City setelah The Gunners dua kali beruntun kehilangan poin.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 21 Februari 2026, 13:45 WIB
Arsenal kembali meraih hasil kurang maksimal di Liga Inggris saat bertandang ke markas Wolverhapton, Rabu (18/02/2026) waktu setempat. (AP Photo/Dave Shopland)

Bola.com, Jakarta - Arsenal menghadapi salah satu pekan terpenting musim ini. The Gunners akan melakoni derbi London Utara melawan Tottenham Hotspur, Minggu (22/2/2026) malam WIB.

Apalagi posisi Arsenal di puncak klasemen Premier League kini dalam ancaman Man City setelah The Gunners dua kali beruntun kehilangan poin.

Advertisement

Hasil imbang 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers, usai kebobolan gol penyeimbang pada menit ke-94, membuka peluang bagi Man City untuk memangkas jarak menjadi hanya dua poin.

The Gunners baru akan bermain pada Minggu sore, dan jika City meraih kemenangan lebih dulu, maka laga derby akan berubah menjadi partai wajib menang.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, meminta timnya memanfaatkan rasa sakit dari hasil imbang tersebut sebagai bahan bakar dalam perburuan gelar.

"Kami harus melalui rasa sakit itu dan menghadapinya dengan bercermin, memahami apa yang dibutuhkan pertandingan sekarang dan bahwa aksi berikutnya adalah hari Minggu,” ujar Mikel Arteta.

“Kami harus menyimpan semua itu di dalam diri kami untuk ditunjukkan pada hari Minggu,” lanjut manajer Arsenal itu.

 
 

Prediksi Masa Depan Arteta Jika Gagal Juara

Hasil ini membuat selisih poin skuad asuhan Mikel Arteta sebagai pemuncak klasemen Liga Inggris 2025/2026 semakin menipis. Mereka kini hanya terpaut lima poin dari Manchester City yang belum memainkan laga ke-27 mereka. (AP Photo/Dave Shopland)

Legenda Inggris, Alan Shearer, melontarkan prediksi berani terkait masa depan Arteta. Menurutnya, pelatih asal Spanyol itu bisa saja meninggalkan Arsenal jika gagal mempersembahkan gelar liga musim ini.

Berbicara dalam podcast The Rest Is Football, Shearer mengatakan: "Mereka mungkin masih akan memenangkannya, tapi tipis."

"Saya tidak pernah mengira Arsenal akan melakukannya dengan mudah, saya selalu tahu akan ada hambatan dan masa-masa menegangkan."

"Orang-orang akan melemparkan pertanyaan dan tekanan, dan Anda harus melewatinya. Saya memang memperkirakan ini akan terjadi. Mari kita lihat dari apa mereka sebenarnya terbuat,” lanjut legenda Timnas Inggris itu.

Namun, andaikan Arsenal kembali gagal menjadi juara Premier League pada musim ini, Shearer bahkan memberi sebuah peringatan keras.

"Jika dia tidak memenangkan liga, dia mungkin tidak akan berada di Arsenal. Setelah peluang yang mereka miliki untuk memenangkannya dan finis kedua, dengan uang yang telah mereka keluarkan untuk para pemain serta posisi yang mereka miliki, mereka harus memenangkannya,” ujar Shearer.


Derbi Datang di Waktu yang Tepat?

Jadwal Premier League Pekan ke-27 antara Tottenham vs Arsenal Eksklusif hanya di Vidio

Meski penuh tekanan, Alan Shearer justru menilai derbi London Utara melawan Tottenham Hotspur bisa menjadi momentum kebangkitan Arsenal.

"Saya pikir jika Anda membutuhkan pertandingan setelah apa yang terjadi, maka tidak buruk jika itu melawan rival sekota Anda," ujar Shearer.

"Saya tahu mereka memiliki manajer baru dan pertandingan berlangsung tandang, tetapi akan menjadi respons yang luar biasa jika mereka pergi ke Tottenham dan menang pada akhir pekan ini," lanjutnya.

Kemenangan di kandang Tottenham Hotspur tentu akan menjadi pernyataan kuat bahwa mental juara Arsenal belum runtuh.


Eberechi Eze: Arteta Sosok Jujur dan Terbuka

Pemain Arsenal, Eberechi Eze, berjalan meninggalkan lapangan usai pertandingan Liga Premier melawan Tottenham di London, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Frank Augstein)

Di tengah sorotan terhadap Mikel Arteta, gelandang berusia 27 tahun, Eberechi Eze, memberikan penilaian jujur tentang pelatihnya.

Eze mengaku tidak merasa gugup saat kembali ke Arsenal pada musim panas lalu karena sudah mengenal karakter Arteta.

"Saya sudah berbicara dengannya sebelumnya jadi saya sudah tahu seperti apa karakternya dan itu sangat menyenangkan. Jadi saya tahu itu adalah tipe percakapan yang bisa saya lakukan," ujar Eze.

"Dia orang yang jujur, terus terang, mengatakan apa adanya. Sejujurnya, saya tidak terlalu gugup," lanjutnya.

Arsenal tentu berharap Eze bisa meningkatkan kontribusinya dalam sisa perburuan gelar. Sejak kembali, ia baru mencetak empat gol dan dua assist dalam 21 penampilan liga.

Dengan tekanan yang semakin besar, kontribusi setiap pemain akan sangat menentukan apakah The Gunners mampu mempertahankan posisi puncak hingga akhir musim.

Sumber: Mirror


Persaingan di Premier League

Berita Terkait