Bola.com, Jakarta - Komite Olimpiade Internasional (IOC) memastikan tidak akan mengambil tindakan terhadap satu di antara anggotanya, Gianni Infantino, terkait dugaan pelanggaran prinsip netralitas politik setelah ia menyelaraskan FIFA dengan Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dalam pernyataan resminya pada hari Sabtu, IOC menyebut masalah tersebut telah dianggap selesai.
IOC juga menyatakan bahwa kegiatan pengembangan FIFA di Gaza "sepenuhnya sejalan dengan peran federasi olahraga internasional".
Sebelumnya, Trump menjadi tuan rumah acara Board of Peace pada Kamis di Washington, D.C.
Dalam kesempatan itu, Infantino menandatangani sebuah kesepakatan atas nama FIFA yang berpotensi mengalokasikan dana hingga 75 juta dolar AS untuk diinvestasikan di Gaza.
Sehari sebelumnya, Presiden IOC, Kirsty Coventry, sempat menyatakan akan meninjau kemungkinan pelanggaran aturan netralitas.
IOC Tak Ambil Tindakan
Sumpah anggota IOC memang mengharuskan mereka untuk "selalu bertindak secara independen dari … kepentingan politik".
Coventry dan Infantino termasuk di antara 107 anggota IOC yang saat ini diundang secara aktif. Keanggotaan tersebut meliputi para pemimpin olahraga, mantan atlet Olimpiade, anggota keluarga kerajaan Asia dan Eropa, mantan pemimpin politik dan diplomat, hingga tokoh bisnis serta budaya.
Rapat anggota IOC berlangsung Minggu pagi waktu setempat di Milan. Dalam pertemuan itu, dua anggota baru dari kalangan atlet, yang terpilih pada Olimpiade Musim Dingin, akan resmi disambut.
Kehadiran dalam pertemuan tersebut tidak bersifat wajib. Belum dapat dipastikan apakah Infantino akan kembali hadir, mengingat ia telah menghabiskan beberapa hari di kota tersebut untuk mengikuti agenda IOC menjelang upacara pembukaan 6 Februari lalu.
Sumber: ESPN