Bola.com, Jakarta - Striker Chelsea asal Brasil, Joao Pedro, merasakan emosi campur aduk usai The Blues hanya bermain imbang melawan Burnley, Sabtu (21/2/2026) malam WIB.
Mencetak gol pembuka yang menjadi torehan terbaiknya dalam satu musim di Inggris, Pedro tak berada dalam suasana merayakan.
The Blues gagal mempertahankan keunggulan setelah kebobolan di masa injury time melalui Zian Flemming.
Situasi makin sulit karena Chelsea harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu kuning kedua untuk Wesley Fofana akibat pelanggaran terhadap James Ward-Prowse, yang kemudian memberikan assist lewat sepak pojok akurat untuk gol penyeimbang.
Hasil ini membuat Pedro kecewa, terlebih karena Chelsea kembali kehilangan poin dari posisi unggul.
"Kami sangat frustrasi dengan hasil ini, terutama karena kami melakukan hal yang sama di pertandingan terakhir," ujar Joao Pedro mengungkit laga Premier League melawan Leeds United.
Gagal Mengunci Kemenangan
Joao Pedro menilai Chelsea sebenarnya sudah melakukan cukup banyak hal untuk mengamankan kemenangan. Namun, kegagalan mencetak gol kedua menjadi titik krusial yang membuat Burnley mampu bangkit.
"Kami sudah melakukan cukup untuk memenangkan pertandingan, tetapi kami tidak bisa menemukan gol kedua yang kami butuhkan. Kami harus menemukan solusi dalam pertandingan seperti ini, karena harus meraih poin di Premier League," ujar Pedro.
"Kami harus memenangkan pertandingan seperti ini, dan kami sangat frustrasi karena tidak mampu mengamankan laga," lanjutnya.
Joao Pedro juga menyoroti dampak kartu merah terhadap jalannya pertandingan.
"Saya pikir kartu merah membuat segalanya menjadi sulit, tetapi kami masih punya cukup kemampuan untuk menang. Sebelum kartu merah, kami seharusnya sudah memastikan kemenangan," ujar pemain bernomor punggung 20 itu.
"Ketika bermain dengan satu pemain lebih sedikit, tentu segalanya menjadi lebih sulit. Saya tidak melihat insiden itu dengan jelas, tetapi kami harus belajar mengelola pertandingan dalam situasi seperti itu, karena terlepas dari kekurangan satu pemain, kami adalah Chelsea dan pertandingan seperti ini di kandang harus kami menangkan,” lanjutnya.
Tetap Tajam dan Semakin Nyaman
Di balik kekecewaan itu, Pedro tetap bangga dengan kontribusi pribadinya. Gol ke gawang Burnley menjadi yang ke-14 di semua kompetisi musim ini sejak kepindahannya dari Brighton dan Hove Albion pada musim panas 2025.
Ia mengisyaratkan pemahaman yang semakin baik dengan rekan setim menjadi salah satu kunci ketajamannya.
"Seperti yang saya katakan, saya selalu senang mencetak gol. Hanya saja terasa frustrasi ketika gol itu tidak diiringi dengan poin," ujar Pedro.
"Namun, saya sangat bahagia di Chelsea. Tim memahami bagaimana saya ingin bermain, dan saya merasa sangat nyaman karena memiliki pemahaman yang sangat baik dengan rekan-rekan setim di sini."
"Setiap kali saya bermain, pertama saya selalu berusaha membantu rekan-rekan setim, dan jika saya bisa mencetak gol untuk membantu tim, maka saya sangat senang."
"Saya sangat senang bisa mencetak gol, tetapi itu tidak cukup dan kami frustrasi karena tidak mendapatkan tiga poin bersamaan dengan gol tersebut," lanjutnya.
Hasil imbang ini kembali menjadi pelajaran pahit bagi Chelsea. Ketajaman Joao Pedro memang menjanjikan, tetapi tanpa kemampuan mengunci kemenangan, gol-gol tersebut belum cukup membawa The Blues ke posisi yang mereka inginkan.
Sumber: Chelsea FC