Malaysia Belum Kapok Naturalisasi Pemain: Striker Brasil dan Bek Australia Segera Diberikan Paspor, Termasuk Bergson yang Cetak 177 Gol

Timnas Malaysia belum kapok menaturalisasi pemain.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 23 Februari 2026, 19:15 WIB
Striker Johor Darul Ta'zim (JDT), Bergson da Silva. (Bola.com/Dok.Instagram Bergson da Silva).

Bola.com, Kuala Lumpur - Timnas Malaysia belum kapok menaturalisasi pemain. Tim berjulukan Harimau Malaya itu segera mendapatkan striker asal Brasil dan bek berkebangsaan Australia.

Media Malaysia, New Straits Times atau NST, mengabarkan bahwa bintang Johor Darul Ta'zim (JDT), Bergson da Silva, dan pilar Kuala Lumpur City, Giancarlo Gallifuoco, selangkah lagi mendapatkan paspor Malaysia.

Advertisement

Keduanya diproyeksikan dapat membela Malaysia melawan tuan rumah Timnas Vietnam dalam matchday terakhir Grup F putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 di pada 31 Maret 2026.

"Dia adalah senjata berbahaya. Da Silva akan tersedia sebelum pemusatan latihan," ujar pelatih Malaysia, Peter Cklamovski, yang dinukil NST dari Time Sport.


Statistik Menyeramkan Bergson

Pemain Johor Darul Ta'zim, Bergson da Silva, dari Malaysia berusaha menggiring bola melewati pemain Pohang Steelers dari Korea Selatan, Jeon Min-Gwang (Kanan), selama pertandingan Grup G Liga Champions AFC di Stadion Rajamangala di Bangkok. (Thananuwat Srirasant / KONFEDERASI SEPAKBOLA ASIA / AFP)

Bergson lahir di Alegrete, Brasil, pada 9 Februari 1991. Bomber berusia 35 tahun itu telah bermain di Malaysia sejak Maret 2021 setelah bergabung dengan JDT dari Fortaleza.

Bergson punya catatan yang luar biasa dari JDT. Dalam 175 pertandingan, pemain jebolan Serie A Brasil itu mampu mengemas 177 gol dan 32 assist.

"Saya sudah berbicara dengannya. Dia lapar. Dia ingin masuk ke tim nasional dan melakukan sesuatu yang istimewa," tutur Cklamovski.


Jalur Naturalisasi

Malaysia menaturalisasi Bergson melalui jalur tinggal di Negeri Jiran selama lima tahun berturut-turut karena ia tidak punya darah Malaysia.

"Dia telah membuktikan selama lima tahun terakhir betapa tangguhnya dia di kawasan ini," ungkap Cklamovski.

"Mencetak gol ke mana pun dia pergi... Saya melihatnya sebagai senjata berbahaya yang akan bisa kami manfaatkan dengan cara yang benar-benar ampuh," terangnya.


Rekam Jejak Bek Australia

Sementara, Gallifuoco lahir di Sydney, Australia, pada 12 Januari 1994. Dia telah berkarier di Malaysia sejak 2021 ketika hijrah ke Kuala Lumpir City dari Melbourne United.

Palang pintu berusia 32 tahun itu pernah menimba ilmu di tim junior Tottenham Hotspur dan Swansea City. Total bersama Kuala Lumpur City, ia merangkum 132 penampilan.

Sumber: New Straits Times