Banyak Stok Pemain Keturunan Potensial, Damian van Dijk Samakan Timnas Indonesia dengan Manchester City

Rencana PSSI yang masih terus memburu pemain keturunan di luar negeri, khususnya Eropa, disambut gembira oleh Damian Van Dijk.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 26 Februari 2026, 09:00 WIB
Pemain keturunan Indonesia, Damian Van Dijk (putih) saat memperkuat Telstar. (Instagram/damian.vandijk)

Bola.com, Jakarta - Rencana PSSI yang masih terus memburu pemain keturunan di luar negeri, khususnya Eropa, disambut gembira oleh Damian Van Dijk.

Pemain berdarah Belanda - Indonesia siap memperkuat Timnas Indonesia jika PSSI membuka kran naturalisasi.

Advertisement

Saat ini, Damian Van Dijk bermain untuk tim Divisi 2 Belanda, FC Den Bosch U-21. Dengan postur menjulang 195 cm, pemain kelahiran 19 Maret 2004 terlihat mencolok dibandingkan koleganya setim.

Lewat kanal YouTube Yussa Nugraha, Damian Van Dijk mengatakan kalau dirinya belum lama bergabung dengan klubnya sekarang. Sebelum merapat ke FC Den Bosch U-21 pada Juli 2025, ia memperkuat Telstar U-18.

Ia juga menyatakan keinginannya untuk memperkuat Timnas Indonesia sudah ia sampaikan langsung kepada PSSI via komunukasi jarak jauh.

Menurut bek serba bisa ini, PSSI punya banyak stok pemain diaspora yang belum dinaturalisasi. Jika dinaturalisasi, Skuad Garuda bisa seperti Manchester City yang melimpah amunisi di setiap lini. Wow!

"Saya setengah Belanda, setengan Indonesia. Saat ini saya bermain dengan SC Den Bosch di Divisi 2 Belanda. Itu updatenya untuk saat ini," kata Damian van Dijk.


9 Kali di Tim Senior

Pemain keturunan Indonesia-Belanda, Damian Van Dijk

Meski di U-21, Damian van Dijk sudah sembilan kali mendapat kesempatan tampil bareng tim senior.

"Di mix, melihat di mana saya bisa melengkapi tim. Tapi sekarang sudah bermain dalam sembilan pertandingan dengan tim senior. Itu lebih banyak daripada dengan Telstar. Jadi menurutku itu hal yang lebih baik," ujarnya.

"Sekarang kami berada di peringkat kesembilan. Aku sekarang merasa sangat berbeda dari Telstar. Di timku sekarang lebih banyak pemain-pemain yang bagus secara individu. Sangat menyenangkan bisa bermain dengan mereka. Aku juga bisa banyak belajar," imbuhnya.

Keputusan pindah sejauh ini berdampak positif. Damian van Dijk juga merasa nyaman dan kian termotivasi untuk mengeluarkan semua kemampuan terbaik.

"Secara teknik dan invididu menurutkan lebih baik di tim ini. Secara tim menurutkan juga lebih bagus. Pemain-pemainnya sangat baik semua. Jadi kita ingin memberikan yang terbaik," tuturnya.


Kebugaran Oke

Pemain keturunan Indonesia, Damian Van Dijk (putih) saat memperkuat Telstar. (Instagram/damian.vandijk)

Meski sempat dibekap cedera dan absen dalam beberapa laga, kebugaran Damian van Dijk kini sudah oke.

"Musim lalu aku mengalami cedera. Aku terus melihat perkembangan dari latihan ke latihan bagaimana progresnya. Juga dalam pertandingan. Karena itu saya sudah lama tidak bermain. Tapi saat ini kabarku semua positif. Aku sangat fit dan bertambah tinggi. Sekarang tinggiku 195 cm," tukasnya sembari menambahkan kalau ia sudah melakukan komunikasi dengan PSSI.

"Untuk situasinya saat ini, aku sudah mengontak mereka. Jadi sudah ada komunikasi," ujarnya.

Lebih jauh Damian van Dijk menuturkan, PSSI punya banyak kesempatan untuk merekrut banyak pemain keturuan potensial di luar negeri. Dengan demikian, persaingan di level Asia masih bisa dimenangkan. Meski harus berhadapan dengan China dan Jepang sekali pun.

"Aku pikir masih banyak sekali pemain diaspora yang potensial dibadingkan dengan negara Asia lainnya. Kita seharusnya menang jauh dan tentu di tingkat dunia lebih sulit. Tapi di Asia kita bisa bersaing dengan negara-negara lain seperti China dan Jepang," tanadasnya.


Aset Masa Depan

Jika PSSI bisa mewujudkannya, maka Timnas Indonesia akan kuat seperti Manchester City karena melimpah stok di setiap lini.

"Untuk mencapai level itu kita butuh lebih banyak pemain-pemain potensial dan ya, aku pikir masih banyak pemain diaspora yang potensial karena tim seperti Manchester City punya tiga pemain yang bagus di setiap posisi. Jadi kamu enggak tahu akan selalu bermain karena permainan akan sangat ketat," tuturnya.

"Kamu juga harus kerja keras setiap saat dan ya kalau Timnas Indonesia seperti itu maka pemain-pemain di setiap posisi akan bekerja lebih keras lagi," pungkas Damian van Dijk.