Anggap Duel Kontra Persela seperti Final, Pelatih PSS: Harus Siap Mental dan Kerja Keras

PSS Sleman mematok target kemenangan saat bertandang ke markas Persela Lamongan pada pekan ke-21 Pegadaian Championship.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 01 Maret 2026, 10:30 WIB
PSS Sleman harus puas bermain imbang 1-1 kontra Persela Lamongan pada laga pekan ke-16 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Minggu (18/1/2026) sore WIB. (dok. PSS Sleman)

Bola.com, Lamongan - PSS Sleman mematok target kemenangan saat bertandang ke markas Persela Lamongan pada pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Surajaya, Minggu (1/3/2026) pukul 20.30 WIB.

Tim Super Elang Jawa datang dengan kepercayaan diri tinggi. Saat ini, PSS nyaman di puncak klasemen sementara Grup Timur dengan koleksi 42 poin. Adapun Persela tertahan di peringkat keenam dengan angka 30.

Advertisement

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan timnya sudah siap tempur. Juru taktik berusia 55 tahun itu menyebut pertandingan kontra Laskar Joko Tingkir layaknya partai final bagi timnya.

"Secara kolektivitas semua siap, karena ini merupakan pertandingan final buat kami. Tim harus bersiap diri dengan kondisi yang baik, kerja keras dan fokus. Kita tahu Persela cukup bagus timnya, apalagi ditangani pelatih Bima Sakti," ujar Ansyari saat sesi konferensi pers jelang laga, Sabtu (28/2/2026).

 


Misi Patahkan Catatan Buruk

Pelatis PSS Sleman, Ansyari Lubis. (dok. PSS Sleman)

Musim ini, PSS belum mampu meraih kemenangan dalam dua pertemuan sebelumnya melawan Persela. Mereka mencatatkan sekali hasil imbang dan kekalahan.

"Setiap kami berhadapan dengan tim, pasti targetnya menang ya. Dan kita tahu, kita dua kali pertemuan tidak bisa memenangkan pertandingan, cuma sekali seri dan sekali kalah. Jadi ini menjadi catatan buat kita," kata Ansyari.

"Ditambah lagi ini kan kejar-kejaran poin cukup ketat di liga ini. Kami datang ke sini ya berharap semua pemain punya tekad yang sama untuk dapat memenangkan pertandingan. Tetapi saya kira, tim yang bermain baik, pasti dia akan memenangkan pertandingan," lanjutnya.

Memasuki putaran ketiga, Ansyari melihat adanya perubahan peta kekuatan antartim. Pergerakan di bursa transfer membikin sejumlah klub mengalami peningkatan, meski tak sedikit pula yang kesulitan.

"Dengan perputaran pemain baru saya kira ada yang berhasil, ada yang tidak karena tidak gampang untuk mencari chemistry di tengah kompetisi. Di situlah peranan masing-masing pelatih bagaimana meramu tim itu," ulasnya.

 


Tanpa Tocantins, Pemain Lain Harus Membuktikan Diri

Penyerang PSS Sleman, Gustavo Tocantins, mencetak gol sekaligus menyelamatkan timnya dari kekalahan kontra PSM Makassar pada laga pekan ke-14 BRI Liga 1 di Stadion Batakan, Balikpapan, Jumat (13/12/2024) sore WIB. Berkat gol Tocantis, PSS bermain imbang 1-1 kontra PSM. (dok. PSS Sleman)  

Pada laga ini, PSS tidak bisa memainkan penyerang andalan Gustavo Tocantins yang absen akibat akumulasi kartu. Meskipun tanpa sang mesin gol, Ansyari Lubis tak risau.

"Kami ada satu pemain absen, Gustavo Tocantins. Dia terkena akumulasi kartu. Sekarang yang membuktikan pemain-pemain yang menggantikan. Jadi kami tidak hanya bergantung kepada satu pemain. Bisa enggak mereka membuktikan," ucapnya.

Sementara itu, gelandang PSS Sleman, Figo Dennis, memastikan kondisi tim dalam keadaan prima meski harus bertanding pada Ramadan. Tiga poin diharapkan menjadi milik Laskar Sembada.

"Persiapan kami pastinya sudah sangat matang dan kami sangat siap untuk pertandingan besok. Kami juga bisa menyesuaikan diri di bulan puasa ini. Semoga besok menjadi pertandingan yang menarik dan bisa menghibur," harap Figo.

Berita Terkait