Bola.com, Jakarta - Manchester City (Man City) sepanjang musim ini kerap dituding terlalu bergantung pada gol-gol Erling Haaland. Namun belakangan muncul tanda-tanda bahwa ketergantungan itu mulai berkurang.
Kemenangan 1-0 yang diraih Man City atas Leeds United di Elland Road menjadi bukti terbaru. Tanpa Erling Haaland yang cedera, The Citizens tetap mampu meraih tiga poin berkat gol tunggal Antoine Semenyo, sekaligus memangkas jarak menjadi dua poin dari pemuncak klasemen Arsenal di Premier League.
Sejak didatangkan dari Bournemouth pada Januari dengan nilai transfer 62,5 juta paun, Antoine Semenyo langsung memberi dampak besar.
Ia sudah mencetak enam gol dalam sebelas penampilan dan menjadi top scorer Man City sepanjang tahun 2026. Tidak bisa dimungkiri, kehadirannya membantu meringankan beban Erling Haaland, yang sebelumnya menyumbang proporsi gol, tembakan, dan expected goals (xG) Man City dalam angka yang sangat dominan.
"Itu berarti segalanya,” kata Semenyo. "Kami hanya perlu memenangkan pertandingan kami dan melihat apa yang terjadi dengan Arsenal. Kami harus mengontrol apa yang bisa kami kontrol," lanjut pemain berusia 26 tahun itu.
Semenyo Bungkam Anggapan Man City Terlalu Andalkan Haaland
Gol Antoine Semenyo ke gawang Leeds lahir dari naluri predator di kotak penalti, menyambar umpan silang Rayan Ait-Nouri dengan penyelesaian tenang.
Secara statistik, kontribusi Semenyo juga impresif. Total 18 keterlibatan golnya musim ini hanya kalah dari Haaland (29) dan Igor Thiago di liga.
Bahkan sejak bergabung dengan Man City, kontribusi gol Semenyo di Premier League (empat gol dan satu assist) hanya kalah dari duo Chelsea, Cole Palmer dan Joao Pedro.
Jika pada akhir November Haaland menyumbang 58 persen gol City di semua kompetisi, kini distribusi gol mulai lebih merata.
Meski torehan 29 gol Haaland masih memimpin, kontribusi Semenyo dan pemain lain membantu membungkam anggapan bahwa City hanya hidup dari ketajaman striker Norwegia tersebut.
Tekanan Arsenal
Empat kemenangan liga beruntun serta hanya satu kekalahan dalam tujuh laga terakhir menunjukkan performa tim asuhan Pep Guardiola semakin solid.
Dengan Arsenal dan Man City dijadwalkan bertemu pada April, tekanan kini benar-benar terasa bagi The Gunners.
Pep Guardiola memuji reaksi timnya dan menyebut kemenangan atas Leeds sebagai pertandingan sempurna di tempat yang sangat sulit, dengan 10 pertandingan tersisa yang akan sangat menentukan.