Perjalanan Aurelien Tchouameni di Real Madrid: Awalnya Diragukan Jadi Penerus Casemiro, Kini Penentu Kemenangan

Ketika Casemiro hengkang ke Manchester United (MU), menggantikan sosok sebesar dirinya jelas bukan tugas mudah. Aurelien Tchouameni langsung memikul beban perbandingan yang berat di Real Madrid.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 01 Maret 2026, 20:30 WIB
Pemain Real Madrid, Aurelien Tchouameni, merayakan gol pembuka timnya dalam leg kedua play-off Liga Champions melawan Benfica di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Bola.com, Jakarta - Dalam skuad di klub sebesar Real Madrid, ada pemain yang bersinar lewat aksi-aksi penuh gaya, dan ada pula pemain yang membangun kemenangan secara diam-diam.

Aurelien Tchouameni termasuk dalam kategori kedua. Perannya kerap tidak terlalu mencolok, tetapi sangat vital. Bukti paling nyata terlihat dalam dua laga Liga Champions melawan Benfica, ketika ia terpilih sebagai pemain terbaik.

Advertisement

Penghargaan itu menjadi pengakuan atas kerja keras “tak terlihat” tetapi krusial yang diberikannya bagi Real Madrid di kompetisi tersebut.

Namun, semua itu tidak datang secara instan. Dibutuhkan waktu. Tiga musim penuh, tepatnya.


Bayang-Bayang Casemiro dan Tekanan Besar

Kemenangan atas Real Madrid mengantar Osasuna naik ke peringkat ke-9 dengan koleksi 33 poin. Sementara, Real Madrid tetap di puncak klasemen dengan 60 poin dari 25 laga. Tampak dalam foto, reaksi gelandang Real Madrid asal Prancis, Aurelien Tchouameni terhadap gol kedua Osasuna yang dicetak oleh Raul Garcia selama pertandingan pekan ke-25 La Liga 2025/2026 di Stadion El Sadar, Pamplona pada Sabtu 21 Februari 2026 waktu setempat atau Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. (ANDER GILLENEA/AFP)

Ketika Casemiro hengkang ke Manchester United (MU), menggantikan sosok sebesar dirinya jelas bukan tugas mudah. Aurelien Tchouameni langsung memikul beban perbandingan yang berat di Real Madrid.

Performa gelandang asal Prancis itu di Real Madrid memang mengalami pasang surut, yang membuat para pengamat netral kebingungan.

Satu sisi, ia pernah mendapat cemoohan dari fans. Namun, tak sedikit yang menyebutnya sebagai gelandang paling vital di dalam skuad.

Bab paling sulit terjadi pada Januari 2025. Setelah kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, frustrasi di Santiago Bernabeu memuncak.

Saat Madrid memainkan laga berikutnya, sebagian suporter bersiul ketika namanya diumumkan dan kembali melakukannya saat pemanasan, dan jelas itu momen yang menyakitkan. Alih-alih terpuruk, Tchouameni merespons dengan cara terbaik.


Kini Tanpa Perdebatan

Aurelien Tchouameni. Thomas COEX / AFP

Sejak momen tersebut, Tchouameni tumbuh menjadi salah satu figur paling dapat diandalkan dalam tim. Secara statistik, ia adalah satu-satunya pemain Real Madrid yang menjadi starter di seluruh 10 pertandingan Liga Champions musim ini.

Sepanjang musim, ia hanya absen dalam empat laga, satu karena skorsing, dua akibat cedera, dan satu untuk rotasi istirahat. Jika ia tersedia, ia bermain. Tanpa perdebatan.

Fleksibilitasnya pun terbukti menentukan. Dalam periode sulit, ia bahkan mengisi posisi bek tengah untuk membantu menstabilkan lini pertahanan.


Investasi 80 Juta Euro yang Terbayar

Pemain Manchester City, Matheus Nunes (kiri), berebut bola dengan pemain Real Madrid Aurelien Tchouameni dalam laga Liga Champions di Madrid, Spanyol, Kamis, (11/12/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Tiga tahun setelah investasi sebesar 80 juta euro, penilaiannya kini jelas. Tchouameni tak hanya menghapus bayang-bayang Casemiro, tetapi membangun warisannya sendiri di Real Madrid.

Dari siulan hingga menjadi penentu kemenangan, Tchouameni telah membuktikan bahwa dirinya lebih dari sekadar penerus. Ia adalah fondasi baru di lini tengah Los Blancos: tenang, kuat, dan semakin tak tergantikan.

Sumber: Madrid Universal


Persaingan di La Liga Spanyol

Berita Terkait