Bola.com, Jakarta - Piala Dunia merupakan mimpi terbesar bagi semua pesepakbola sejagat. Beraksi di panggung terakbar empat tahunan besutan FIFA jelas kebangaan tersendiri, terlebih jika bisa membawa tim nasional menorehkan catatan sensasional.
Seperti edisi-edisi sebelumnya, Piala Dunia 2026 yang rencananya akan dilangsungkan di tiga negara yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dari 11 Juni hingga 19 Juli membuat semua pemain harap-harap cemas apakah masuk skuad atau tidak.
Tak ada kepastian, apakah pemain, termasuk yang berstatus bintang, akan masuk daftar pilihan pelatih. Soalnya, pemantauan dan penilaian masih terus berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.
Bisa saja seorang pemain bernasib sial lantaran cedera, performa yang tak membaik, atau sedikit menit bermain di klub. Tak menutup kemungkinan pula, si pemainlah yang justru menampik panggilan ke timnas lantaran masalah kebugaran.
Bahkan, sejumlah nama beken yang selama ini menjadi superstar di level juga belum ada jaminan apakah akan mendapat satu tempat di timnasnya masing-masing.
Tak percaya? Dilansir Planetfootball, berikut lima bintang besar yang masih harus bersaing untuk masuk Piala Dunia 2026:
Harry Maguire
Salah satu ikon era Gareth Southgate yang sempat jadi andalan di jantung pertahanan, Harry Maguire perlahan terlupakan seiring masuknya Inggris ke era baru. Bek yang dijuluki Si Kepala Lembing itu hanya sekali tampil dalam beberapa tahun terakhir, yakni saat menang 2-0 atas Republik Irlandia pada September 2024 di bawah asuhan Lee Carsley.
Sejak Thomas Tuchel mengambil alih, nama Maguire belum juga masuk daftar skuad. Bahkan, peluangnya tampil di Piala Dunia musim panas nanti sempat dianggap tertutup.
Namun, Maguire berhasil memanfaatkan momentum kebangkitan Manchester United di bawah arahan Michael Carrick. Performanya yang membaik membuat Tuchel mengakui bahwa Maguire, bersama Luke Shaw dan Kobbie Mainoo, kini kembali dalam pertimbangan timnas, terutama di tengah krisis dan cedera yang melanda lini belakang Inggris.
Neymar
Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil belum juga tampil untuk Selecao di bawah asuhan Carlo Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu selalu membuka pintu bagi sang penyerang bintang untuk kembali ke tim.
“Dia harus dalam kondisi 100%,” katanya kepada Esporte Record ketika ditanya tentang Neymar akhir tahun lalu.
“Saya pikir dia adalah talenta hebat. Dia kurang beruntung karena cedera. Dia tidak bisa dalam kondisi fisik yang baik karena cedera yang dialaminya.”
Jika Neymar terus menunjukkan performa seperti ini, mungkin dia akan mendapatkan kesempatan terakhirnya di Piala Dunia yang selama ini diimpikannya.
Lionel Messi
Lionel Scaloni akan memanggil Lionel Messi bahkan jika ia hanya bermain dengan satu kaki, yang seharusnya memang demikian mengingat semua yang telah ia berikan untuk tim nasional dan peran utamanya di Piala Dunia terakhir.
Namun kita masih belum tahu apakah kapten legendaris Argentina itu akan hadir. Messi telah berkali-kali menyatakan bahwa ia hanya akan menerima panggilan jika merasa dalam kondisi fisik yang baik dan masih bisa memberikan kontribusi. Dengan usia 39 tahun di musim panas, hal itu jauh dari terjamin.
Faktor tersebut menambah daya tarik tersendiri bagi penampilan Inter Miami dalam beberapa minggu dan bulan mendatang. Mereka tidak memulai dengan baik dalam upaya mempertahankan gelar MLS mereka.
Paul Pogba
Peluang Paul Pogba untuk kembali ke timnas Prancis saat ini memang terlihat sangat kecil. Namun dalam sepak bola, tak ada yang benar-benar mustahil.
Salah satu bintang utama saat France national football team menjuarai FIFA World Cup 2018 itu kini tak lagi masuk radar. Ia sempat menjalani comeback setelah larangan doping yang kontroversial, tetapi masalah kebugaran dan cedera berulang membuat menit bermainnya bersama AS Monaco sangat terbatas.
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, menegaskan bahwa peluang tersebut bergantung sepenuhnya pada Pogba. “Itu tergantung padanya. Saya tidak ragu dia menginginkannya. Tapi langkah berikutnya adalah kembali bermain reguler bersama Monaco, lalu kita lihat nanti,” ujarnya.
Deschamps dikenal setia pada pemain kepercayaannya dan tak ragu membuat kejutan, seperti saat memanggil N'Golo Kanté ke Euro 2024. Pogba masih punya peluang untuk comeback sensasional, tetapi waktu terus berjalan dan ia harus segera membuktikan diri.
Federico Chiesa
Italia masih harus melewati dua laga play-off berat sebelum benar-benar bisa berbicara soal tampil di Piala Dunia. Status mereka pun belum aman, mengingat kegagalan lolos ke dua edisi terakhir.
Di tengah paceklik tersebut, Federico Chiesa sempat menjadi cahaya terang saat membawa Italy national football team menjuarai UEFA Euro 2020. Namun kini situasinya berbeda.
Bersama Liverpool, Chiesa hanya menunjukkan kilasan performa terbaiknya dalam beberapa penampilan singkat. Pelatih Arne Slot tampaknya belum sepenuhnya mempercayainya sebagai starter, dan posisinya di timnas pun mulai tidak pasti.
Padahal, dalam kondisi prima, Chiesa bisa menjadi pembeda bagi ambisi Italia di Piala Dunia. Sayangnya, ia belum lagi membela negaranya sejak kekalahan mengejutkan dari Swiss di Euro 2024.
Sumber: Planetfootball