5 Bintang Besar yang Bersaing Masuk Piala Dunia 2026: Membayangkan Argentina Minus Lionel Messi

5 Bintang Besar yang Bersaing untuk Masuk Piala Dunia 2026: Membayangkan Argentina Minus Lionel Messi

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 03 Maret 2026, 09:30 WIB
Lionel Messi berhasil mengukir brace saat Timnas Argentina membungkam Venezuela dengan skor 3-0, pada laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL di Estadio Monumental, Buenos Aires, Jumat (5/9/2025) pagi WIB. Duel itu sekaligus menjadi partai terakhir Messi bersama Argentina di kandang sendiri. (AFP/Luis ROBAYO)

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia merupakan mimpi terbesar bagi semua pesepakbola sejagat. Beraksi di panggung terakbar empat tahunan besutan FIFA jelas kebangaan tersendiri, terlebih jika bisa membawa tim nasional menorehkan catatan sensasional.

Seperti edisi-edisi sebelumnya, Piala Dunia 2026 yang rencananya akan dilangsungkan di tiga negara yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dari 11 Juni hingga 19 Juli membuat semua pemain harap-harap cemas apakah masuk skuad atau tidak.

Advertisement

Tak ada kepastian, apakah pemain, termasuk yang berstatus bintang, akan masuk daftar pilihan pelatih. Soalnya, pemantauan dan penilaian masih terus berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.

Bisa saja seorang pemain bernasib sial lantaran cedera, performa yang tak membaik, atau sedikit menit bermain di klub. Tak menutup kemungkinan pula, si pemainlah yang justru menampik panggilan ke timnas lantaran masalah kebugaran.

Bahkan, sejumlah nama beken yang selama ini menjadi superstar di level juga belum ada jaminan apakah akan mendapat satu tempat di timnasnya masing-masing.

Tak percaya? Dilansir Planetfootball, berikut lima bintang besar yang masih harus bersaing untuk masuk Piala Dunia 2026:


Harry Maguire

Pemain Inggris, Harry Maguire, berusaha menghalau bola saat melawan Makedonia Utara dalam duel matchday 10 Kualifikasi Euro 2024 Grup C di National Arena Todor Proeski, Makedonia Utara, Selasa (21/11/2023). The Three Lions bermain imbang 1-1. (AP Photo/Darko Vojinovic)

Salah satu ikon era Gareth Southgate yang sempat jadi andalan di jantung pertahanan, Harry Maguire perlahan terlupakan seiring masuknya Inggris ke era baru. Bek yang dijuluki Si Kepala Lembing itu hanya sekali tampil dalam beberapa tahun terakhir, yakni saat menang 2-0 atas Republik Irlandia pada September 2024 di bawah asuhan Lee Carsley.

Sejak Thomas Tuchel mengambil alih, nama Maguire belum juga masuk daftar skuad. Bahkan, peluangnya tampil di Piala Dunia musim panas nanti sempat dianggap tertutup.

Namun, Maguire berhasil memanfaatkan momentum kebangkitan Manchester United di bawah arahan Michael Carrick. Performanya yang membaik membuat Tuchel mengakui bahwa Maguire, bersama Luke Shaw dan Kobbie Mainoo, kini kembali dalam pertimbangan timnas, terutama di tengah krisis dan cedera yang melanda lini belakang Inggris.


Neymar

Selebrasi striker Timnas Brasil, Neymar bersama rekan-rekannya setelah mencetak gol keempat timnya ke gawang Bolivia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol di Mangueirao Stadium, Belem, Brasil, Sabtu (9/9/2023) pagi WIB. (AP Photo/Bruna Prado)

Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil belum juga tampil untuk Selecao di bawah asuhan Carlo Ancelotti.

Pelatih asal Italia itu selalu membuka pintu bagi sang penyerang bintang untuk kembali ke tim.

“Dia harus dalam kondisi 100%,” katanya kepada Esporte Record ketika ditanya tentang Neymar akhir tahun lalu.

“Saya pikir dia adalah talenta hebat. Dia kurang beruntung karena cedera. Dia tidak bisa dalam kondisi fisik yang baik karena cedera yang dialaminya.”

Jika Neymar terus menunjukkan performa seperti ini, mungkin dia akan mendapatkan kesempatan terakhirnya di Piala Dunia yang selama ini diimpikannya.


Lionel Messi

Lionel Messi tampil memukau saat membawa Timnas Argentina berhadapan dengan Timnas Bolivia pada matchday ke-10 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona CONMEBOL. La Pulga memborong tiga gol. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Lionel Scaloni akan memanggil Lionel Messi bahkan jika ia hanya bermain dengan satu kaki, yang seharusnya memang demikian mengingat semua yang telah ia berikan untuk tim nasional dan peran utamanya di Piala Dunia terakhir.

Namun kita masih belum tahu apakah kapten legendaris Argentina itu akan hadir. Messi telah berkali-kali menyatakan bahwa ia hanya akan menerima panggilan jika merasa dalam kondisi fisik yang baik dan masih bisa memberikan kontribusi. Dengan usia 39 tahun di musim panas, hal itu jauh dari terjamin.

Faktor tersebut menambah daya tarik tersendiri bagi penampilan Inter Miami dalam beberapa minggu dan bulan mendatang. Mereka tidak memulai dengan baik dalam upaya mempertahankan gelar MLS mereka.


Paul Pogba

Pemain Prancis Paul Pogba berbicara kepada pelatih Didier Deschamps dalam laga melawan Swiss pada babak 16 besar Euro 2020 di Stadion National Arena di Bucharest, Rumania, Selasa, 29 Juni 2021. (AP Photo/Vadim Ghirda, Kolam)

Peluang Paul Pogba untuk kembali ke timnas Prancis saat ini memang terlihat sangat kecil. Namun dalam sepak bola, tak ada yang benar-benar mustahil.

Salah satu bintang utama saat France national football team menjuarai FIFA World Cup 2018 itu kini tak lagi masuk radar. Ia sempat menjalani comeback setelah larangan doping yang kontroversial, tetapi masalah kebugaran dan cedera berulang membuat menit bermainnya bersama AS Monaco sangat terbatas.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, menegaskan bahwa peluang tersebut bergantung sepenuhnya pada Pogba. “Itu tergantung padanya. Saya tidak ragu dia menginginkannya. Tapi langkah berikutnya adalah kembali bermain reguler bersama Monaco, lalu kita lihat nanti,” ujarnya.

Deschamps dikenal setia pada pemain kepercayaannya dan tak ragu membuat kejutan, seperti saat memanggil N'Golo Kanté ke Euro 2024. Pogba masih punya peluang untuk comeback sensasional, tetapi waktu terus berjalan dan ia harus segera membuktikan diri.   

 


Federico Chiesa

Pemain Timnas Italia, Federico Chiesa di laga pembuka Euro 2024 kontra Albania. (KENZO TRIBOUILLARD / AFP)

Italia masih harus melewati dua laga play-off berat sebelum benar-benar bisa berbicara soal tampil di Piala Dunia. Status mereka pun belum aman, mengingat kegagalan lolos ke dua edisi terakhir.

Di tengah paceklik tersebut, Federico Chiesa sempat menjadi cahaya terang saat membawa Italy national football team menjuarai UEFA Euro 2020. Namun kini situasinya berbeda.

Bersama Liverpool, Chiesa hanya menunjukkan kilasan performa terbaiknya dalam beberapa penampilan singkat. Pelatih Arne Slot tampaknya belum sepenuhnya mempercayainya sebagai starter, dan posisinya di timnas pun mulai tidak pasti.

Padahal, dalam kondisi prima, Chiesa bisa menjadi pembeda bagi ambisi Italia di Piala Dunia. Sayangnya, ia belum lagi membela negaranya sejak kekalahan mengejutkan dari Swiss di Euro 2024.   

Sumber: Planetfootball

Berita Terkait