Prediksi Como Vs Inter Milan di Semifinal Coppa Italia: Ancaman Keganasan Tim Kuda Hitam

Pertarungan menarik tersaji pada leg pertama semifinal Coppa Italia saat Como 1907 menjamu Inter Milan di Stadio Sinigaglia, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 03 Maret 2026, 07:30 WIB
Logo Coppa Italia.

Bola.com, Jakarta - Pertarungan menarik tersaji pada leg pertama semifinal Coppa Italia saat Como 1907 menjamu Inter Milan di Stadio Sinigaglia, Rabu (4/3/2026) dini hari WIB.

Inter Milan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah hampir mengunci Scudetto, sementara Como sedang menikmati musim terbaik dalam sejarah modern klub.

Advertisement

Pemenang agregat dua leg bakal menghadapi salah satu dari Lazio atau Atalanta di partai puncak.

Musim Inter memang sempat ternoda setelah tersingkir di fase gugur Liga Champions oleh Bodo/Glimt. Namun di Serie A, pasukan Cristian Chivu melaju tanpa ampun.

Tak terkalahkan dalam 15 laga liga dan menyapu bersih delapan pertandingan terakhir, Nerazzurri kini tinggal selangkah lagi memastikan gelar.

Akhir pekan lalu mereka menundukkan Genoa berkat gol Federico Dimarco dan penalti dingin Hakan Calhanoglu.

Dengan Scudetto nyaris dalam genggaman, Coppa Italia jadi target berikutnya. Inter terakhir menjuarai turnamen ini pada 2023. Mereka tentu tak ingin mengulang kegagalan musim lalu saat disingkirkan rival sekota.

 


Como, Kuda Hitam Penuh Percaya Diri

Bek Como asal Jerman Marc Oliver Kempf merayakan gol pertamanya bersama rekan satu timnya dalam pertandingan Serie A Italia antara Como dan Juventus di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada 19 Oktober 2025. (Piero CRUCIATTI / AFP)

Di sisi lain, Como bukan lagi sekadar tim promosi. Di bawah komando pelatih muda ambisius Cesc Fabregas, mereka tampil mengejutkan.

Dua kemenangan beruntun, termasuk menaklukkan Juventus dua kali musim ini, membuktikan Como layak diperhitungkan.

Di Coppa Italia, perjalanan mereka luar biasa. Setelah menyingkirkan Sudtirol dan Sassuolo, Como membuat kejutan besar dengan menundukkan Napoli lewat adu penalti dramatis 7-6. Kiper Jean Butez jadi pahlawan setelah menggagalkan eksekusi Stanislav Lobotka.

Meski sempat dihajar Inter 0-4 di San Siro pada Desember lalu, Como kini jauh lebih matang dan siap memberi perlawanan.

 


Head to Head & Taktik

Pemain Inter Milan Hakan Calhanoglu merayakan gol kedua timnya melalui titik penalti pada laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Genoa di Milan, Italia, Sabtu, 28 Februari 2026. (AP Photo/Antonio Calanni)

Fabregas dikenal dengan filosofi penguasaan bola. Artinya, Como tak akan sekadar bertahan total.

Mereka kemungkinan tetap bermain terbuka dan mencoba mendikte tempo, meski risiko serangan balik Inter sangat mematikan.

Sementara itu, Inter punya kedalaman skuad dan pengalaman besar di laga-laga krusial. Kematangan lini belakang serta efektivitas bola mati bisa jadi pembeda.

Sumber: Sportmole

Berita Terkait