Roy Keane Dituding Sebagai Perundung dan Munafik oleh Eks Fisioterapis MU

Pernyataan kontroversial Roy Keane picu amarah mantan fisioterapis MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 04 Maret 2026, 04:45 WIB
Tokoh lainnya adalah Roy Keane. Menurutnya, Liga Super Eropa hanya bergantung kepada uang dan keserakahan dan berharap FIFA dapat menghentikannya. (AFP/Nick Potts/Pool)

Bola.com, Jakarta - Legenda Roy Keane kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya soal staf klub memicu reaksi keras dari mantan fisioterapis Manchester United, Rod Thornley.

Pria yang bekerja selama 19 tahun di MU itu menuding Keane sebagai perundung dan munafik, menyusul komentar pedas sang mantan kapten yang menyebut sebagian staf sebagai "pemulung di ruang ganti".

Advertisement

Sebelumnya, Keane melontarkan kritik tajam terhadap sejumlah staf klub, khususnya tukang pijat dan fisioterapis. Ia menilai ada di antara mereka yang merasa terlalu percaya diri hingga seolah-olah "mengatur segalanya" di klub.

Keane, yang dikenal memegang teguh nilai-nilai lama dan standar tinggi selama menjadi kapten di era kepelatihan Sir Alex Ferguson, tak pernah ragu berbicara blak-blakan demi kepentingan tim.

 


Ucapan Kontroversial

Roy Keane (Dailymail)

Namun, dalam komentarnya pada Juni 2024, ia terdengar sangat keras terhadap staf pendukung.

"Apa yang dulu membuat saya kesal adalah para tukang pijat itu, mereka jadi agak sombong. Mereka sudah lama di klub lalu merasa seperti mengatur segalanya, memutar musik, dan ketika tim menang sesuatu, semua tukang pijat ada di lapangan," ujar Keane, ketika itu.

"Kami pergi keluar malam, bar gratis, lalu mereka datang dengan semua teman-temannya. Mereka memakai headphone seolah-olah pemain ketika turun dari bus. 'Ada yang mau jual mobil?', mereka mencoba membeli mobil pemain dengan harga murah."

"Mereka berkeliaran dan mengambil sepatu pemain. Akhirnya mereka punya banyak sepatu dan sneakers pemain, pemulung di ruang ganti," ucap Keane.

 


Serangan Pribadi

1. Roy Keane - Pemain yang pernah membela Manchester United ini begitu ditakuti karena permainannya yang mengerikan. Salah satu tekel mengerikan Roy Keane dilakukan pada Alf Inge Haaland dan terpaksa membuat pemain tersebut pensiun dini akibat cidera tekel. (AP Photo/Jon Super)

Pernyataan itu rupanya tak diterima dengan baik oleh Thornley. Dalam podcast "The Busby Way", ia menegaskan bahwa komentar Keane terasa sebagai serangan pribadi, terlebih hubungan keduanya memang sempat merenggang.

"Saya menyaksikan dia (Keane) merundung orang berkali-kali," kata Thornley.

Ia juga menyoroti tudingan soal staf yang membeli mobil pemain dengan harga murah. Thornley menilai Keane bersikap tidak konsisten.

"Dia berbicara soal tukang pijat membeli mobil pemain. Dia sendiri menjual mobilnya kepada petugas kebersihan di Manchester United. Jadi, saya tidak boleh membeli dari pemain, tapi Anda boleh menjualnya ke staf?" sentilnya.

 


Omong Kosong Menyakitkan

Mantan gelandang Manchester United dan Republik Irlandia, Roy Keane, yang bekerja untuk ITV, menyaksikan pertandingan putaran kelima Piala FA Inggris antara Aston Villa dan Cardiff City di Villa Park, Birmingham, Inggris tengah, pada 28 Februari 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Thornley bahkan menyebut pernyataan Keane sebagai omong kosong yang menyakitkan.

"Semua yang dia katakan itu hanya omong kosong, hanya ditujukan untuk menyakiti saya. Setelah itu saya mendapat banyak sekali pelecehan secara online dan itu berdampak pada kondisi mental saya. Itu benar-benar mengerikan. Itu memang tipikal dia, merundung seseorang. Itulah Roy Keane dalam banyak kesempatan," ujar Thornley.

Tak berhenti di situ, Thornley juga melabeli Keane sebagai munafik karena mengizinkan putrinya, Caragh, tampil di podcast "The Overlap" untuk mempromosikan merek sereal sarapannya.

 

Sumber: Express

Berita Terkait