Bola.com, Jakarta - Maarten Paes masih harus menghadapi badai kritik yang ditujukan kepadanya. Sejauh ini Paes baru mencatatkan dua penampilan bersama Ajax Amsterdam di Eredivisie 2025/2026.
Maarten Paes menjadi andalan Ajax setelah digaet dari FC Dallas pada jendela transfer Januari kemarin.
Ia tak butuh waktu lama jadi kiper utama lantaran Vitezslav Jaros mengalami cedera parah. Paes diprediksi jadi kiper utama, setidaknya sampai berakhirnya musim ini, yang tinggal sembilan pertandingan lagi.
Maarten Paes mencatatkan debutnya pada laga kontra NEC Nijmegen di kandang sendiri, dua pekan lalu, yang berakhir dengan skor sama kuat 1-1.
Disusul penampilan keduanya terjadi pada Minggu (1-3-2026) dalam laga tandang menghadapi PEC Zwolle. Akan tetapi Ajax lagi-lagi bermain draw, kali ini 0-0.
Kritik Tajam
Dalam dua penampilan tersebut, Maarten Paes masih menuai kritik terutama dari para pundit Belanda. Sebuah komentar dilontarkan oleh Rene van der Gijp, seorang analis sepak bola Belanda.
Rene van der Gijp belum memiliki pendapat yang baik tentang Maarten Paes. Menurutnya, kedatangan Paes tidak membuat keadaan di lini belakang Ajax menjadi lebih baik.
"Bagaimana Anda bisa memiliki kiper seperti Paes? Dia tidak membuat keadaan di lini belakang menjadi lebih mudah, bukan?" kata Van der Gijp kepada Vandaag Inside via Voetbal Transfer.
Analis lainnya, Valentijn Driessen bahkan melontarkan komentar lebih tajam. Menurutnya, Ajax telah salah dalam merekrut pemain.
"Mengapa orang-orang ini dibayar? Untuk menunjukkan hal ini. Ini benar-benar mengerikan," cetus Driessen.
Selain mengkritik Paes, Driessen menyebut penampilan Ajax memang buruk musim ini, dan kemungkinan kehilangan tiket tampil di Liga Champions musim depan.
Persaingan Zona Liga Champions
Belanda hanya punya dua jatah Liga Champions, membuat persaingan dalam memperebutkan tiket Liga Champions menyita perhatian.
Buat Ajax, hasil imbang kontra NEC dan Zwolle, hanya menambah dua poin menjadikan posisi mereka ada di peringkat ketiga dengan koleksi poin 44.
Dua pesaing Ajax bersaing menduduki posisi kedua adalah Feyenoord dan NEC Nijmegen.
Dengan kompetisi masih menyisakan sembilan pertandingan musim ini, sangat mungkin bagi ketiga tim itu finis di posisi kedua.
Sementara PSV Eindhoven kukuh di puncak klasemen dengan poin 65 dan bahkan dan di ambang meraih gelar juara untuk ketiga musim beruntun.
Lalu, Feyenoord berada di peringkat dua dengan poin 48. Artinya, ada jarak empat poin yang harus diperjuangkan Ajax untuk mengambil alih posisi runner-up.
Ajax akan menantang tuan rumah Groningen di Euroborg Stadium, Sabtu (7-3-2026) malam. Kemenangan akan membuat Ajax makin punya kans finis di peringkat kedua pada klasemen akhir.
Sumber: Voetbal Primeur