Maarten Paes Sebut Indonesia Gila Sepak Bola: 80 Ribu Orang Bikin Bising Stadion, Mirip di Argentina

Maarten Paes masih takjub setiap kali bermain di Timnas Indonesia di kandang sendiri.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 07 Maret 2026, 18:15 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes harus rela merasakan kebobolan lima kali saat bermain di kandang Timnas Australia dalam laga ketujuh Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025). (AFP/David Gray)

Bola.com, Jakarta - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, sedang menikmati pekerjaannya di Ajax Amsterdam. Ya, kllub besar dan punya sejarah panjang di sepak bola Belanda dan Eropa itu kini menjadi pelabuhan baru bagi Maarten Paes.

Paes diboyong dari FC Dallas pada bursa transfer Januari lalu. Ia diikat kontrak hingga 3,5 musim ke depan.

Advertisement

Kariernya melesat dengan langsung memainkan dua pertandingan sejak tiba di Amsterdam. 

Ia menjalani laga debut pada pertandingan kontra NEC Nijmegen (22-2-2026) dan dilanjutkan partai kedua, melawan PEC Zwolle (1-3-2026). Dua pertandingan itu berakhir imbang, masing-masing dengan skor 1-1 dan 0-0.

Paes juga akan kembali dipercaya mengawal mistar gawang Ajax saat bertandang ke markas Groningen pada laga pekan ke-26 Eredivisie di Stadion Euroborg, Sabtu (7-3-2026) malam nanti.


Bangga Bela Timnas Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes berhasil menepis eksekusi penalti pemain Arab Saudi, Salem Al Dawsari pada laga matchday pertama putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (6/9/2024) dini hari WIB. (Instagram PSSI)

Belum lama ini media sosial Ajax membagikan video wawancara Maarten Paes. Satu di antara yang disampaikan sang kiper adalah mengenai kegilaan orang-orang Indonesia terhadap sepak bola.

"Ini sebuah kehormatan besar. Sudah sekitar 18 bulan, sejak debut saya melawan Arab Saudi. Sejak saat itu, saya bisa membuat banyak kenangan indah. Juga banyak jam penerbangan dari Amerika," kata Maarten Paes.

Dari 10 penampilannya bersama Timnas Indonesia, tiga laga di antaranya dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Masing-masing laga melawan Australia, Jepang, dan Bahrain.


Selalu Takjub

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, saat melawan Australia pada laga kedua Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Selasa (10/9/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kiper berusia 27 tahun itu mengaku takjub setiap kali bermain di SUGBK dan ditonton puluhan ribut suporter. Aksi-aksi suporter, seperti koreografi hingga nyanyian yang menggema sepanjang laga, membuat Paes merinding.

Itu adalah hal yang akan senantiasa dikenang Paes.

"Jakarta selalu menyenangkan, tapi budaya sepak bola mereka sangat diremehkan. Saya mengajak semua orang untuk datang dan melihatnya karena luar biasa, sedikit seperti orang Argentina dalam hal kegilaan mereka terhadap sepak bola," kata Paes.

"Sangat luar biasa. Pertandingan kandang dengan 80 ribu penonton. Mereka membuat lebih banyak suara daripada yang bisa Anda bayangkan, gila," imbuh Paes.

Berita Terkait