Mascherano Kecewa Kunjungan Inter Miami ke Gedung Putih, Mengira Hanya Akan Bicara Sepak Bola

Kunjungan tersebut digelar untuk merayakan keberhasilan Inter Miami menjuarai Major League Soccer atau MLS Cup 2025.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 07 Maret 2026, 21:05 WIB
Lionel Messi bersama skuad Inter Miami bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Gedung Putih, Washington, D.C., Kamis (5/3/2026) waktu setempat. Pertemuan itu sebagai penghormatan kepada Inter Miami karena sukses menjuarai MLS Cup 2025. (AP Photo/Julia Demaree Nikhinson)

Bola.com, Jakarta - Kunjungan tersebut digelar untuk merayakan keberhasilan Inter Miami menjuarai Major League Soccer atau MLS Cup 2025. Tradisi menyambut tim juara ke Gedung Putih memang sudah lama menjadi bagian dari budaya olahraga di Amerika Serikat.

Seluruh skuad Inter Miami hadir dalam acara tersebut, termasuk megabintang Argentina Lionel Messi dan penyerang Uruguay Luis Suarez. Para pemain bahkan berdiri di atas panggung ketika Presiden Trump memberikan sambutan kepada media dan tamu undangan.

Advertisement

Dalam momen tersebut, Trump memuji Messi secara terbuka. Ia bahkan sempat berkelakar bahwa legenda Argentina itu mungkin lebih hebat daripada Pele.

“Leo mungkin lebih baik daripada Pele,” kata Trump dalam acara tersebut.

Trump juga menyebut putranya, Barron, sebagai penggemar berat Messi sekaligus bintang Portugal Cristiano Ronaldo.

“Dia pikir Anda adalah sosok yang luar biasa. Dia penggemar besar Anda, dan juga seorang pria bernama Ronaldo,” ujar Trump.

 


Acara Berubah Menjadi Pembahasan Politik

Presiden Donald Trump tiba bersama pemilik Inter Miami CF, Jorge Mas Santos (kiri), dan Lionel Messi untuk sebuah acara penghargaan bagi juara Major League Soccer 2025, Inter Miami CF, di Ruang Timur Gedung Putih, Kamis, 5 Maret 2026, di Washington. (AP Photo/Alex Brandon)

Namun suasana acara ternyata tidak sepenuhnya berfokus pada sepak bola seperti yang dibayangkan oleh skuad Inter Miami.

Tak lama setelah para pemain tiba, mereka berdiri di panggung saat Trump menyampaikan berbagai isu politik dan internasional di hadapan media. Ia sempat membahas konflik yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Selain itu, Trump juga menyinggung sejumlah topik lain seperti kondisi pasar saham Dow Jones, situasi politik di Venezuela, hingga legenda baseball Alex Rodriguez.

Presiden AS tersebut bahkan kembali mengulang klaim kontroversialnya terkait pemilu Amerika Serikat tahun 2020 yang menurutnya “dicurangi dan dicuri”.

Pidato yang meluas ke berbagai isu politik itu membuat kunjungan yang semula bersifat seremonial olahraga berubah menjadi perbincangan yang jauh lebih luas dari sekadar sepak bola.

 


Mascherano Mengira Hanya Akan Membahas Sepak Bola

Javier Mascherano, pelatih Inter Miami. (Bola.com/Intermiamicf)

Dalam konferensi pers menjelang pertandingan Inter Miami di Washington, Mascherano mengaku cukup terkejut dengan arah pembicaraan dalam acara tersebut.

Ia menyebut bahwa sebelumnya pihak tim diberi informasi bahwa acara itu hanya akan menjadi pertemuan singkat untuk membicarakan sepak bola dan merayakan gelar juara.

“Saya pikir kami akan berbicara tentang sepak bola,” ujar Mascherano.

“Kami hanya mengikuti protokol yang memang sudah menjadi tradisi, yaitu datang ke Gedung Putih sebagai tim juara. Kunjungan ini sebenarnya sudah direncanakan cukup lama, bahkan sebelum kami bermain di Washington,” lanjutnya.

Mascherano juga menjelaskan bahwa jadwal kunjungan tersebut telah disusun sekitar satu setengah hingga dua bulan sebelumnya. Artinya, agenda itu dibuat jauh sebelum situasi geopolitik terbaru memanas.

“Kami berada di sana hanya beberapa jam. Kami sempat melihat sedikit bagian dari Gedung Putih, meskipun tidak banyak.”

“Kontak kami dengan Presiden Trump hanya seperti yang terlihat di televisi, tidak lebih dari itu.”

Sumber: SportBible

Berita Terkait