Statistik Menarik Jelang Derby della Madonnina di Liga Italia, Kelemahan AC Milan adalah Kekuatan Inter Milan

Duel panas antara AC Milan dan Inter Milan dalam laga Derby della Madonnina diprediksi bisa ditentukan oleh situasi bola mati.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 08 Maret 2026, 17:30 WIB
Bek AC Milan asal Jerman Malick Thiaw (kiri) dan gelandang Inter Milan asal Italia Davide Frattesi melompat untuk merebut bola selama pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Coppa Italia antara Inter Milan dan AC Milan di stadion San Siro di Milan pada tanggal 23 April 2025.Piero CRUCIATTI / AFP

Bola.com, Jakarta - Duel panas antara AC Milan dan Inter Milan dalam laga Derby della Madonnina diprediksi bisa ditentukan oleh situasi bola mati.

Statistik terbaru menunjukkan adanya perbedaan statistik mencolok antara kekuatan Inter Milan dan kelemahan AC Milan dalam aspek tersebut.

Advertisement

Pertandingan giornata ke-28 Serie A 2025/2026 ini berlangsung hari Senin dini hari WIB. Laga ini bukan hanya soal gengsi kota Milan tetapi juga berpotensi menentukan arah perebutan gelar Serie A musim ini.

Saat ini Inter Milan memimpin klasemen, sementara AC Milan berada di posisi kedua dengan selisih 10 poin.

Menariknya, perolehan poin Milan sebenarnya identik dengan musim 2021/2022. Saat itu Rossoneri mengoleksi 57 poin setelah 27 pertandingan dan akhirnya berhasil meraih gelar juara.

Namun situasinya berbeda kali ini. Pada musim tersebut, 57 poin cukup membuat Milan berbagi posisi puncak dengan Napoli dan unggul dua poin atas Inter. Kini jumlah poin yang sama justru membuat mereka tertinggal cukup jauh dari rival sekotanya.

 

 

 


Kekuatan Inter, Kelemahan Milan

Rafael Leao dari AC Milan berduel dengan Manuel Akanji dari Inter Milan dalam laga Serie A di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Jika melihat data statistik musim ini, ada pola yang bisa menjadi faktor penentu dalam Derby della Madonnina. Ya, Inter Milan sangat berbahaya dalam situasi bola mati.

Tim asuhan Simone Inzaghi telah mencetak 21 gol di Serie A dari skema set-piece, termasuk 15 gol dari tendangan sudut.

Catatan tersebut menjadikan Inter sebagai salah satu tim paling efektif dari bola mati di lima liga top Eropa musim ini. Bahkan hanya Arsenal FC yang memiliki catatan lebih baik dalam situasi tersebut.

Di sisi lain, statistik itu justru menjadi titik lemah Milan yang kini dilatih oleh Massimiliano Allegri.

 

 

 

 


50 Persen Rapor Kebobolan AC Milan Lahir dari Set-piece

Data statistik menuliskan dari total 20 gol yang kebobolan AC Milan dalam 27 pertandingan, sebanyak 10 gol atau 50 persen berasal dari situasi bola mati, termasuk lima gol dari sepak pojok.

Artinya, kekuatan utama Inter Milan secara langsung bertemu dengan kelemahan terbesar Milan.

Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin satu momen bola mati akan menjadi penentu hasil akhir dalam Derby della Madonnina yang sarat gengsi sekaligus berpotensi mempengaruhi perebutan Scudetto musim ini.


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait