Andriy Shevchenko: Andai Jungkalkan Inter, AC Milan Bakal Hidupkan Lagi Perburuan Scudetto

Legenda AC Milan, Andriy Shevchenko, menilai peluang I Rossoneri dalam perburuan gelar juara Serie A musim ini belum sepenuhnya tertutup.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 08 Maret 2026, 20:15 WIB
Bek AC Milan asal Jerman Malick Thiaw (kiri) dan gelandang Inter Milan asal Italia Davide Frattesi melompat untuk merebut bola selama pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Coppa Italia antara Inter Milan dan AC Milan di stadion San Siro di Milan pada tanggal 23 April 2025.Piero CRUCIATTI / AFP

Bola.com, Milan - Legenda AC Milan, Andriy Shevchenko, menilai peluang I Rossoneri dalam perburuan gelar juara Serie A musim ini belum sepenuhnya tertutup. Dia yakin kemenangan atas Inter Milan pada Derby della Madonnina bisa menghidupkan kembali persaingan menuju Scudetto.

Milan akan menjamu Inter di San Siro pada laga pekan ke-28 Serie A, Senin (9/03/2026) dini hari WIB. Bertindak sebagai tuan rumah, AC Milan bertekad memetik kemenangan dan memangkas jarak dari I Nerazzurri.

Advertisement

Saat ini, Milan berada di urutan kedua klasemen sementara Serie A dengan nilai 57. Pasukan Massimiliano Allegri tersebut tertinggal hingga 10 poin dari Inter Milan yang menempati posisi teratas.

Menurut Andriy Shevchenko, selisih 10 poin di klasemen bukanlah sesuatu yang mustahil untuk dikejar. Andai mampu merengkuh angka tiga, AC Milan bakal memangkas jarak dari Inter.

"Selisih 10 poin di klasemen tidak terlalu berarti. Jika Milan menang, persaingan gelar akan terbuka lagi. Derbi bisa mengubah nasib sebuah tim, terutama pada fase krusial seperti sekarang," kata Shevchenko.

 


Allegri Dianggap Mengubah Milan

Massimiliano Allegri memberikan instruksi pada skuad AC Milan di laga lawan Napoli di semifinal Supercoppa Italiana di Stadion Universitas King Saud, Riyadh, Arab Saudi, Jumat (19/12/2025). (AP Photo/Altaf Qadri)

Dalam kesempatan yang sama, eks penyerang AC Milan tersebut juga memuji kinerja pelatih Massimiliano Allegri yang dinilainya sukses membentuk I Rossoneri menjadi tim yang lebih kompetitif.

"Max Allegri adalah jaminan. Dia telah mengubah Milan. Dia memberikan daya saing kepada tim dan membuat para pemain berkembang," ucap Shevchenko.

"Allegri punya pengalaman dan karakter yang jelas sebagai pelatih. Dia membangun tim dengan ide-idenya sendiri dan itu membuatnya menjadi manajer yang luar biasa," sambungnya.

 


Rafael Leao Dianggap Semakin Dewasa

Pemain AC Milan, Rafael Leao, merayakan gol dalam pertandingan Serie A melawan Lazio di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Pada laga kontra Inter Milan, Rafael Leao diperkirakan akan berduet dengan Christian Pulisic di lini serang AC Milan. Shevchenko melihat perkembangan signifikan dalam permainan Leao, terutama dalam hal kedewasaan dan fleksibilitas posisi.

"Rafa menunjukkan dia semakin matang. Dia mencoba memberikan yang terbaik bahkan ketika dimainkan di posisi yang bukan posisi alaminya, demi mengikuti kebutuhan pelatih," ujarnya.

"Dia memang bukan penyerang tengah. Tetapi, dia bisa menjalankan tugasnya dengan baik, menyerang ruang kosong, dan selalu siap memanfaatkan momen."

"Dalam skema serangan balik cepat, sprint Rafa bisa menjadi faktor penentu. Namun, Anda tidak bisa berharap dia menahan bola atau bermain seperti nomor 9 klasik seperti Zlatan Ibrahimovic, karena karakter permainannya berbeda," sambung Andriy Shevchenko.

Sumber: Football Italia


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait