Prediksi Lazio Vs Sassuolo di Liga Italia: Peluang Jay Idzes Cs Manfaatkan Krisis Tuan Rumah

Laga menarik akan tersaji di Stadio Olimpico pada Senin mendatang ketika Lazio menjamu Sassuolo dalam lanjutan Serie A. Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan kondisi yang sangat bertolak belakang.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 09 Maret 2026, 03:15 WIB
Cover prediksi Lazio vs Sassuolo - Liga Italia. (Bola.com/Gregah Nurikhsani)

Bola.com, Jakarta - Laga menarik akan tersaji di Stadio Olimpico pada Senin mendatang ketika Lazio menjamu Sassuolo dalam lanjutan Serie A. Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan kondisi yang sangat bertolak belakang.

Lazio tengah terjebak dalam periode sulit. Klub ibu kota Italia itu belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, sebuah tren yang membuat tekanan terhadap tim asuhan Maurizio Sarri semakin besar.

Advertisement

Sebaliknya, Sassuolo justru sedang menikmati performa impresif. Klub berjuluk Neroverdi itu memenangi empat dari lima laga terakhirnya di Serie A dan berhasil merangkak naik ke papan tengah klasemen.

Kontras performa tersebut membuat pertandingan di Olimpico diprediksi berlangsung menarik. Lazio membutuhkan kemenangan untuk menghentikan tren buruk, sementara Sassuolo datang dengan kepercayaan diri tinggi untuk melanjutkan momentum positif.

 


Lazio Terpuruk, Tekanan pada Maurizio Sarri Meningkat

Namun petaka terjadi saat ia melatih Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan. Meski berhasil membawa Juventus memenangkan Serie A pada musim 2019/2020 namun Sarri dipecat lantaran gagal di Liga Champions. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Musim 2026 sejauh ini berjalan berat bagi Lazio. Rata-rata mereka hanya mengumpulkan satu poin per pertandingan sepanjang tahun ini, sebuah catatan yang membuat posisi mereka merosot ke paruh bawah klasemen Serie A.

Kekalahan 0-2 dari Torino pada pekan lalu semakin memperburuk situasi. Lazio bahkan sudah melewati 313 menit pertandingan tanpa mampu mencetak gol di liga, memperlihatkan betapa tumpulnya lini serang mereka dalam beberapa pekan terakhir.

Secara keseluruhan, tim asuhan Maurizio Sarri hanya mencatat satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir di Serie A. Disiplin juga menjadi masalah serius, dengan tujuh kartu merah sudah mereka terima sepanjang musim ini.

Performa di kandang pun tidak membantu. Lazio hanya menang sekali dalam tujuh pertandingan liga terakhir di Olimpico, bahkan kebobolan setidaknya dua gol dalam lima laga kandang terbaru.

Situasi tersebut membuat suasana di sekitar klub semakin panas. Protes suporter kerap terjadi di Roma, sementara hubungan antara Sarri dan presiden klub Claudio Lotito juga memanas sejak musim panas lalu.

Ketegangan itu memicu spekulasi mengenai masa depan Sarri sebagai pelatih Lazio. Dengan performa yang belum membaik, tekanan terhadap sang pelatih terus meningkat dari pekan ke pekan.

 


Coppa Italia Jadi Harapan Terakhir

Kiper Cremonese, Emil Audero Mulyadi melakukan penyelamatan hebat saat bertandang ke markas Lazio dalam lanjutan Serie A 2025/2026 di Stadion Olimpico Roma, Minggu (12/12/2025) dini hari WIB. (AFP/Andreas Solaro)

Di tengah kesulitan di liga, Lazio masih memiliki satu peluang untuk menyelamatkan musim mereka, yakni melalui ajang Coppa Italia.

Namun, jalan menuju final juga tidak mudah. Pada leg pertama semifinal melawan Atalanta, Lazio hanya mampu bermain imbang 2-2 di kandang sendiri setelah dua kali kehilangan keunggulan.

Hasil tersebut kembali menunjukkan rapuhnya permainan mereka, terutama ketika menghadapi tekanan dari lawan. Catatan buruk di Olimpico pun kembali berlanjut, menambah kekhawatiran para pendukung.

Meski secara historis Lazio cukup dominan ketika menjamu Sassuolo di ibu kota Italia, situasi saat ini membuat rekor tersebut tidak lagi menjadi jaminan.

Dari 11 pertemuan liga di Roma, Lazio memang memenangi tujuh di antaranya. Namun performa terkini kedua tim menunjukkan cerita yang sangat berbeda.

 


Sassuolo Datang dengan Percaya Diri Tinggi

Pemain Sassuolo, Jay Idzes (kanan) berebut bola dengan pemain Inter Milan, Ange-Yoan Bonny dalam laga lanjutan Liga Italia 2025/2026 di Mapei Stadium, Minggu (08/02/2026) waktu setempat. (AFP/Piero Cruciatti)

Sementara Lazio terpuruk, Sassuolo justru tampil menanjak dalam beberapa pekan terakhir. Klub asal Emilia itu memenangi lima dari enam pertandingan terakhir mereka di Serie A.

Satu-satunya kekalahan dalam periode tersebut terjadi saat menghadapi pemuncak klasemen Inter Milan. Di luar itu, Sassuolo menunjukkan konsistensi yang membuat mereka mampu menembus papan tengah.

Kemenangan 1-0 pada pertemuan pertama melawan Lazio pada September lalu memberi peluang bagi Sassuolo untuk mencatatkan double atas Biancocelesti. Jika berhasil, itu akan menjadi kali kedua dalam sejarah mereka menaklukkan Lazio dua kali dalam satu musim liga.

Tim asuhan Fabio Grosso juga baru saja meraih kemenangan penting atas Atalanta pada awal Maret. Laga tersebut menjadi bukti karakter kuat mereka.

Dalam pertandingan itu, striker andalan Andrea Pinamonti menerima kartu merah setelah baru 16 menit bermain. Meski bermain dengan 10 orang, Sassuolo tetap mampu mencetak dua gol dan bertahan dari gempuran tanpa henti Atalanta.

 


Bidik Finis 10 Besar

Kebangkitan Sassuolo musim ini juga terasa istimewa mengingat mereka baru promosi kembali ke Serie A pada musim panas lalu.

Namun di bawah arahan Fabio Grosso, Neroverdi tampil solid dan kini berada di jalur aman untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Bahkan, target mereka kini mulai bergeser. Dengan performa yang stabil, Sassuolo berpeluang membidik posisi 10 besar pada akhir musim.

Setelah meraih kemenangan tandang di Pisa dan Udine, Sassuolo kini memiliki peluang mencatat tiga kemenangan tandang beruntun di Serie A.

Jika berhasil, itu akan menjadi pertama kalinya sejak era Roberto De Zerbi pada 2021 mereka meraih catatan tersebut.

Dengan momentum positif yang sedang mereka miliki, Sassuolo datang ke Olimpico bukan sekadar untuk bertahan. Mereka siap memanfaatkan krisis Lazio dan membawa pulang poin penting dari ibu kota Italia.


Prakiraan Susunan Pemain dan Prediksi Bola.com

  • Lazio (4-3-3): Provedel; Marusic, Gila, Romagnoli, Tavares; Dele-Bashiru, Cataldi, Taylor; Isaksen, Maldini, Zaccagni
  • Sassuolo (4-3-3): Muric; Walukiewicz, Muharemovic, Idzes, Garcia; Thorstvedt, Matic, Kone; Berardi, Nzola, Lauriente

Prediksi Bola.com: Lazio 50-50 Sassuolo


Persaingan di Liga Italia

Berita Terkait