Elkan Baggot Kembali Dipanggil Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026, Marc Klok: Dia Aset Besar!

Elkan Baggott menjadi salah satu dari 40 pemain yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk menjalani pemusatan latihan (TC) di Jakarta.

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 15 Maret 2026, 15:30 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott saat menghadapi Burundi pada laga pertama persahabatan FIFA Matchday di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (25/3/2023) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, menyambut positif kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia. Bek muda itu kembali dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi FIFA Series 2026.

Elkan Baggott menjadi salah satu dari 40 pemain yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk menjalani pemusatan latihan (TC) di Jakarta.

Advertisement

Pemanggilan ini menandai kembalinya bek naturalisasi itu setelah sempat absen lama dari skuad Garuda.

Marc Klok mengaku sangat senang melihat rekannya itu kembali mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia. Apalagi menurutnya, Elkan Baggot merupakan pemain yang berkualitas.

“Saya sangat happy buat dia. Ini teman baik saya. Sudah cukup lama kami tidak bertemu, tapi kami tetap berkomunikasi," ujar Marc Klok.

"Memang sebelumnya ada beberapa insiden yang membuat dia tidak ada di sini, tapi sekarang saya senang dia kembali," lanjut gelandang Persib Bandung itu sebelum bertolak ke Samarinda.

Menurut Marc Klok, Elkan Baggott merupakan pemain dengan potensi besar yang masih memiliki masa depan panjang di Timnas Indonesia.

“Semoga dia bisa memberikan yang terbaik lagi untuk negara. Dia pemain hebat dengan potensi yang besar dan masih muda. Jadi ini tentu menjadi aset penting bagi Indonesia,” ucap Marc Klok.

 
 

Optimistis Berikan yang Terbaik untuk Timnas Indonesia

Aksi gelandang Timnas Indonesia Marc Klok saat berhadapan dengan Burundi, Sabtu (25/3/2023) malam WIB. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Sementara di sisi lain, Marc Klok juga tetap optimistis bisa memberikan kontribusi bagi Timnas Indonesia. Namun, ia menyadari dari 40 pemain yang dipanggil, nantinya hanya 23 pemain yang akan masuk dalam skuad final.

“Saya lihat di media sosial banyak yang membicarakan pemanggilan pemain. Namun, sekarang masih ada 40 pemain dan nanti hanya 23 yang dipilih. Ini masih skuad sementara, jadi kita lihat nanti siapa yang masuk skuad final. Semoga saya ada di dalamnya,” harap Klok.

Pemain naturalisasi kelahiran Belanda itu juga menyadari setiap pemanggilan pemain Timnas Indonesia sering memicu perdebatan di kalangan suporter.

Menurutnya, perbedaan pendapat itu hal yang biasa, namun yang terpenting adalah semua pemain berjuang untuk negara.

“Saya tahu di sini selalu ada kontroversi. Orang-orang punya opini masing-masing, apalagi kalau pemain Persib yang dipanggil sering ada pandangan berbeda," ujar Klok.

"Namun, yang perlu diingat, kami bermain untuk negara, bukan untuk klub. Pada akhirnya pelatih yang menentukan,” jelasnya.


Dukung Siapa pun yang Terpilih untuk Timnas Indonesia

Marc Klok, pemain Timnas Indonesia, dilaporkan oleh Bola.net/Bagaskara Lazuardi.

Marc Klok mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan penuh kepada siapa pun pemain yang terpilih membela Timnas Indonesia di bawah polesan John Herdman asal Inggris.

“Kami butuh dukungan untuk tim dan untuk negara. Kami semua di sana berjuang untuk Garuda di dada. Kami memberikan segalanya di lapangan,” imbuh Klok.

“Siapa pun pemainnya harus didukung. Bagus atau buruk, kita semua ingin ke Piala Dunia dan meraih trofi. Namun, yang terpenting kami berjuang untuk negara."

"Dari klub mana pun pemain itu berasal, mau dari Persija, Persib, Borneo atau lainnya, yang penting dukung Timnas Indonesia,” lanjutnya.

Terkait rekan setimnya di Persib, Teja Paku Alam, yang tidak masuk dalam daftar panggilan, Klok menegaskan keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan pelatih.

“Seperti yang saya bilang, ini pilihan pelatih. Siapa pun kiper yang ada di Timnas Indonesia nanti, mau Cahya, Nadeo atau siapa pun, kita harus dukung mereka agar bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” tutur Klok sambil mengakhiri.

Berita Terkait