Bola.com, Jakarta - Kekalahan dari Lazio membuat AC Milan semakin tertinggal dari Inter Milan dalam perburuan gelar juara Serie A musim ini. Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, menyebut target realistis timnya saat ini adalah finis di zona Liga Champions, bukan lagi Scudetto.
Milan bertandang ke markas Lazio, Stadio Olimpico, pada laga pekan ke-29 Serie A, Senin (16/03/2026) dini hari WIB. Meski bermain di markas lawan, I Rossoneri berinisiatif menyerang sejak bola digulirkan.
AC Milan mencatatkan 59 persen penguasaan bola, berbanding 41 persen milik I Biancocelesti. Milan juga tampil trengginas dengan melepaskan 17 tembakan yang tiga di antaranya mengarah ke gawang.
Di sisi lain, Lazio hanya memperoleh dua peluang bagus dari tujuh kesempatan. Meski bermain dominan, AC Milan dibuat tak berkutik dan akhirnya menelan kekalahan 0-1 dari Lazio.
Gol tunggal kemenangan Tim Elang Ibu Kota dicetak Gustav Isaksen pada menit ke-26, setelah memanfaatkan umpan dari Adam Marusic.
Semakin Tertinggal dari Inter Milan
Kekalahan dari Lazio membuat AC Milan gagal memangkas jarak dari Inter Milan di klasemen sementara Serie A.
Milan masih menghuni peringkat kedua dengan 60 poin, tertinggal delapan angka dari Inter yang menghuni puncak klasemen. Sementara itu, Lazio menempati peringkat kesembilan dengan torehan 40 poin.
Dengan pertandingan musim ini yang menyisakan sembilan laga lagi, kans AC Milan untuk menyalip Inter Milan di klasemen masih terbuka. Namun begitu, pelatih Massimiliano Allegri memilih realististis untuk target timnya.
Finis di Zona Liga Champions
Mantan pelatih Juventus tersebut mengungkapkan jika AC Milan kini mengincar finis di zona Liga Champions, bukan lagi meraih titel juara. Padahal sebelumnya, Milan masih memiliki asa untuk menjadi juara, setelah berhasil mengalahkan Inter Milan dengan skor 1-0 dalam laga pekan ke-28.
"Kami harus menekan tombol reset. Setelah menang atas Inter, banyak yang membicarakan Scudetto, tetapi dalam hidup kita harus realistis," tegas Allegri.
"Target kami adalah lolos ke Liga Champions musim depan. Jika tidak, kami berisiko menghancurkan semua yang sudah kami bangun dalam enam bulan terakhir," lanjutnya.
Sumber: Football Italia