Statistik 5 Kiper Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026, Siapa Pilihan Utama John Herdman?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memanggil lima kiper untuk persiapan FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 27 dan 30 Maret 2026.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 18 Maret 2026, 18:00 WIB
Timnas Indonesia - Emil Audero Vs Maarten Paes (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memanggil lima kiper untuk persiapan FIFA Series 2026 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 27 dan 30 Maret 2026.

Kelimanya adalah Emil Audero dari Cremonese yang bermain di Serie A, Maarten Paes dari AFC Ajax di Eredivisie, Nadeo Argawinata dari Borneo FC Samarinda, Ernando Ari Sutaryadi dari Persebaya Surabaya, dan Cahya Supriadi dari PSIM Yogyakarta.

Advertisement

Bagaimana statistik lima penjaga gawang Timnas Indonesia itu? Audero mencatatkan 28 penampilan untuk Cremonese di musim ini dengan 37 kali kebobolan dan delapan clean sheet.

Khusus untuk di Serie A, kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 18 Januari 1997 itu mengemas 103 penyelamatan dan mendulang rating 6,91 per pertandingan berdasarkan data dari Fotmob.


Nadeo Argawinata dan Ernando Ari

Kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, tampil impresif saat timnya membungkam Persija Jakarta dengan skor 3-1 di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Minggu (28/9/2025) malam WIB. (dok. Nadeo Argawinata)

Sementara, Maarten Paes baru bergabung dengan Ajax Amsterdam pada awal tahun ini. Dari empat pertandingan yang dijalaninya, ia kemasukan empat kali dan nirbobol dua kali.

Fotmob merangkum Paes membukukan 13 saves dan nilai 7,18 per laga.

Beralih ke Nadeo Argawinata. Kiper Borneo FC berusia 29 tahun itu tampil dalam 25 partai di BRI Super League dengan 25 kebobolan dan delapan clean sheet.

Per Lapang Bola, Nadeo menjadi kiper lokal dengan jumlah saves terbanyak di BRI Super League musim ini dengan 92 penyelamatan, hanya kalah dari penjaga gawang Bali United, Mike Hauptmeijer dan PSBS Biak, Kadu.


Cahya Supriadi

Pemain PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi saat timnya bertanding melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari, punya catatan yang mirip dengan Nadeo. Beraksi dalam 23 pertandingan, ia kemasukan 27 kali dan tujuh kali nirbobol.

Ernando memiliki 82 penyelamatan dan menjadi kiper keempat dengan saves terbanyak di BRI Super League, satu strip di bawah Nadeo.

Terakhir, kiper PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi, tampil 23 kali di musim ini dengan 30 kali kebobolan dan delapan kali tidak kemasukan. Dia melengkapi pencapaiannya itu dengan memproduksi 75 penyelamatan.

Berita Terkait