BRI Super League: Milomir Seslija Kirim Pesan Khusus ke Skuad Persis, Harus Disiplin Jalankan Taktik

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, berharap anak asuhnya bisa mempertahankan salah satu perkembangan positif yang telah diperlihatkan ketika menumbangkan Bali United

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 18 Maret 2026, 20:45 WIB
Milomir Seslija, pelatih Persis Solo di BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Solo - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, berharap anak asuhnya bisa mempertahankan salah satu perkembangan positif yang telah diperlihatkan ketika menumbangkan Bali United pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026.

Hal yang dimaksud Milomir Seslija ialah kedisiplinan pemainnya dalam menjalankan taktik yang diberikan. Menurutnya, Persis terkadang bisa tampil sangat baik pada babak pertama, tetapi justru terlihat mengendur ketika sudah memasuki babak kedua.

Advertisement

Ketika melawan Bali United, misalnya, Laskar Sambernyawa bisa mencetak dua gol melalui Dejan Tumbas (32’) dan Bruno Gomes (41’). Dalam periode ini, kata Milo, anak asuhnya memang memiliki intensitas permainan yang baik sehingga bisa menghasilkan gol.

“Para pemain terkadang masih tidak mengikuti taktik yang saya berikan. Kami terlalu banyak menarik garis pertahanan ke belakang. Padahal, itu adalah momen saat kami seharusnya masuk ke depan,” ujar Milomir Seslija, Rabu (18/3/2026). 

“Itulah yang menjadi masalah. Pada 10 menit terakhir babak pertama melawan Bali United, kami bermain sangat baik karena semua pemain memperlihatkan semangat yang besar untuk bisa mencetak gol,” imbuhnya.

 


Masalah Persis Solo

Para pemain Persis Solo merayakan gol yang dicetak ke gawang Bali United dalam laga pekan 25 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/3/2026) malam WIB. (Dok. Persis Solo)

Namun, setelah memasuki babak kedua, terjadi penurunan intensitas permainan yang membuat lawan bisa bangkit. Menurut Milomir Seslija, masalah seperti inilah yang rentan membuat anaknya bisa dikejar lawan saat sudah unggul.

Sebab, pengalaman yang sama sebetulnya sempat mereka rasakan pada pekan ke-22 saat menghadapi PSBS. Ketika itu, Laskar Sambernyawa sudah bisa unggul pada babak kedua, tetapi akhirnya kecolongan gol pada 10 menit menjelang berakhirnya babak kedua.

“Namun, setelah itu, pada babak kedua, kami malah turun ke belakang dan justru bertahan. Padahal, kami sering gagal mempertahankan kemenangan karena hal-hal seperti ini. Saat menghadapi PSBS Biak dan sudah unggul satu gol, kami justru kecolongan dan skornya jadi 1-1,” kata Milo.

 

 


Harus Bisa Berbenah

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mulai mendapatkan tawaran dan godaan dari klub lainnya. Namun, juru taktik asal Bosnia-Herzegovina itu masih memprioritaskan bertahan bersama Laskar Sambernyawa. (Bola.com/Radifa Arsa)   

Juru taktik asal Bosnia-Herzegovina itu sebetulnya sudah menekankan kepada para pemainnya untuk bisa mengejar gol berikutnya meski sudah unggul dua gol menghadapi Bali United. Sebab, jika tidak bisa menyegel gol itu, mereka bisa dikejar. 

“Saya sudah bilang kepada pemain, setelah mencetak gol pertama dan kedua, saya ingin mereka bisa mencetak gol ketiga melawan Bali United. Itu jadi poin utama yang saya bicarakan ketika berada di ruang ganti,” katanya.

Milo juga tak ingin anak asuhnya memberikan ruang gerak terlalu longgar kepada tim lawan ketika sudah unggul. Situasi semacam ini justru memberikan kesempatan bagi lawan untuk berkembang di lapangan.

“Kami harus mulai menata permainan dan bermain lebih baik. Di saat yang bersamaan, kami tidak bisa memberi ruang yang longgar bagi lawan sehingga ini membuat tim lawan leluasa untuk mengembangkan permainan,” imbuh dia.


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait