Menatap Sisa Laga BRI Super League, Persib Diminta Tidak Takabur dan Fokus demi Gelar

Umuh Muchtar menegaskan jalan Persib menuju gelar BRI Super League masih penuh tantangan.

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 19 Maret 2026, 05:15 WIB
Pemain Persija Jakarta, Hanif Sjahbandi (tengah) berusaha melewati penjagaan pemain Persib Bandung dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (11/01/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Bandung - Asa juara kian membara di tubuh Persib Bandung. Di tengah peluang besar yang terbuka lebar, manajemen tim mengingatkan seluruh elemen untuk tetap fokus dan tidak terlena.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menegaskan bahwa jalan menuju gelar masih penuh tantangan.

Advertisement

Menurut Umuh Muchtar peluang Persib untuk meraih trofi musim ini memang sangat besar. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga sikap dan tidak jumawa. Salah satu laga krusial yang menjadi sorotan adalah duel melawan rival klasik, Persija Jakarta.

“Kalau Persib bisa mengatasi Persija, minimal imbang saja sudah bagus. Tapi tentu harapannya tetap meraih poin penuh,” tegas Umuh Muchtar saat ditemui dikediamannya, kemarin.

Ia juga mengingatkan bahwa setelah laga tersebut, masih ada sejumlah pertandingan berat yang menanti, termasuk menghadapi Dewa United dan Semen Padang FC.

Dengan sembilan laga tersisa, konsistensi menjadi kunci utama untuk bisa mencapai target hattrick juara.


Target Juara Tak Bisa Ditawar Lagi

Pemain Persib Bandung, Beckham Putra (kanan) berebut bola dengan pemain Persija Jakarta, Allano De Souza Lima dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (11/01/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Umuh menegaskan, target tim tidak bisa ditawar lagi. Persib harus meraih kemenangan di hampir semua laga tersisa, dengan toleransi maksimal hanya satu hasil imbang.

“Jangan sampai kita kehilangan fokus. Semua pertandingan harus disapu bersih dengan kemenangan agar posisi di puncak tetap kokoh,” imbuh manajer Persib ini.

Di sisi lain, Umuh juga menyoroti pentingnya menjaga keharmonisan tim. Ia mengaku selalu berusaha merangkul seluruh pemain, baik lokal maupun asing, termasuk mereka yang minim menit bermain.

“Ya, saya selalu bilang ke pemain yang jarang main untuk bersabar. Yang penting tim menang. Soal siapa yang bermain, itu sepenuhnya wewenang pelatih Bojan,” jelas Umuh.

 


Menegangkan

Gelandang Borneo FC Samarinda, Juan Villa mencoba mengecoh gelandang Persib Bandung, Luciano Guaycochea dalam laga tunda pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026) malam. (Dok. Borneo FC Samarinda)

Umuh menegaskan dirinya tidak pernah mencampuri keputusan teknis pelatih kepala, Bojan Hodak. Justru, ia mengaku memiliki hubungan yang sangat baik dengan pelatih asal Kroasia tersebut.

“Saya senang dengan Bojan. Hubungan kami sangat baik dan bersahabat, berbeda dengan beberapa pelatih sebelumnya,” ungkap sosok berusia 76 tahun ini.

Persaingan musim ini pun disebut Umuh jauh lebih menegangkan dibanding musim lalu. Ia menyebut jarak poin antar tim papan atas sangat tipis, termasuk dengan Borneo FC yang menjadi pesaing terdekat.

“Sekarang memang lebih tegang. Selisih poin sangat dekat, cuma empat sampai enam poin. Ini yang membuat persaingan jadi lebih menarik sekaligus menegangkan,” tutur Umuh.


Tak Boleh Takabur

Meski laga melawan Persija kerap dianggap sebagai penentu, Umuh tetap memilih bersikap realistis dan tidak berlebihan dalam menilai.

“Kita tidak boleh takabur. Berdoa saja, mudah-mudahan Persib bisa juara. Tapi kalau lawan Persija, ya tetap targetnya bawa pulang poin penuh,” selorohnya sambil tersenyum.

Persib masih berada di puncak klasemen sementara BRI Super League musim ini dengan poin 58 setelah melewati 25 pertandingan.

Tim berjulukan Maung Bandung rencananya akan kembali menjalani latihan rutin pada 25 Maret 2026 sebagai persiapan tandang ke markas Semen Padang FC pada 5 April 2026 mendatang.

Berita Terkait